Halo Inversi! Suasana Lapangan Andi Djemma Belopa pagi itu terasa berbeda. Udara segar Luwu berpadu dengan semangat para pemuda yang memenuhi lapangan untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-97 Tahun 2025.
Dengan penuh khidmat, Bupati Luwu, H. Patahudding, memimpin upacara sebagai Inspektur Upacara, dihadiri jajaran Forkopimda, ASN, pelajar, serta berbagai organisasi kepemudaan.
Momentum bersejarah ini menjadi ajang refleksi sekaligus pengingat akan api perjuangan para pemuda tahun 1928 yang telah menyatukan bangsa. Upacara semakin berwarna ketika siswa-siswi perwakilan sekolah tampil membacakan naskah Sumpah Pemuda dalam busana adat Nusantara.
Pemandangan itu seolah menggambarkan keberagaman Indonesia yang menyatu dalam satu semangat “Bertanah air satu, berbangsa satu, berbahasa satu: Indonesia.”
Dalam sambutannya yang membacakan pesan Menteri Pemuda dan Olahraga, Bupati Patahudding mengajak seluruh generasi muda untuk terus meneladani semangat para pemuda 1928 yang berani bermimpi dan bertindak untuk persatuan bangsa.
“Saudara-saudaraku sebangsa dan setanah air, hari ini kita berdiri di bawah langit merah putih yang sama dengan mereka di tahun 1928. Mereka tidak banyak bicara, tapi berani bersumpah dan menepatinya dengan darah dan nyawa,” ujar Bupati dengan suara bergetar penuh makna.
Namun, ia menegaskan bahwa semangat perjuangan masa kini harus diwujudkan dalam bentuk baru bukan lagi dengan bambu runcing, tapi dengan ilmu, integritas, dan kerja keras.
“Hari ini tugas kita berbeda. Kita tak lagi berjuang dengan senjata, tapi dengan semangat belajar, kejujuran, dan inovasi. Namun, semangatnya tetap sama: Indonesia tidak boleh kalah,” tegasnya.
Dalam orasinya yang penuh energi, Bupati juga mengingatkan pentingnya kejujuran, ketangguhan, dan empati sebagai fondasi kekuatan bangsa.
“Kita hidup di zaman yang serba cepat. Tapi di setiap kampung, di setiap kota, masih ada anak muda Indonesia yang jujur, tangguh, dan berani. Mereka adalah harapan bangsa,” ucapnya penuh optimisme.
Menutup sambutan, Bupati mengutip pesan Presiden yang menyalakan semangat seluruh peserta upacara.
“Jangan takut bermimpi besar, jangan takut gagal. Kalian bukan pelengkap sejarah, tapi penentu sejarah berikutnya,” katanya disambut tepuk tangan meriah dari para pelajar.
Selain refleksi perjuangan, upacara ini juga jadi momen apresiasi bagi para pegawai dan pelajar berprestasi. Bupati Patahudding menyerahkan Surat Keputusan (SK) Kenaikan Pangkat kepada 163 ASN lingkup Pemkab Luwu periode TMT 1 Oktober 2025 bentuk penghargaan atas dedikasi dan kinerja mereka.
Tak kalah inspiratif, Bupati juga menyerahkan sertifikat penghargaan kepada pelajar berprestasi yang berhasil mengharumkan nama daerah di ajang Open Tournament UNHAS Cup Tingkat Nasional 2025.
- Mereka adalah:
Raida Fakhira Lamania (SDN 20 Cimpu) – Juara 2 Kyorugi Under 28 Kg Pra Cadet C Prestasi Putri. - Muhammad Fathan Viqra (MTsN 1 Luwu) – Juara 3 Kyorugi Under 49 Kg Cadet Putra.
- Axelia Nurzhaqyla Aljain (SMPN 1 Sampeang) – Juara 2 Kyorugi Under 44 Kg Cadet Putri.
Momen itu jadi simbol nyata bahwa semangat Sumpah Pemuda masih hidup di dada generasi muda Luwu — bukan hanya lewat kata-kata, tapi lewat aksi, prestasi, dan keberanian untuk bermimpi besar demi Indonesia Emas 2045.