By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Capaian Setahun, Prabowo Klaim MBG Beri Makan 49 Juta Orang Per Hari
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Capaian Setahun, Prabowo Klaim MBG Beri Makan 49 Juta Orang Per Hari

MBGTerkini

Capaian Setahun, Prabowo Klaim MBG Beri Makan 49 Juta Orang Per Hari

Jack
By
Jack
7 months ago
Share
5 Min Read
Presiden Prabowo saat memberikan sambutan di HUT Golkar. (Foto : Antara)
Presiden Prabowo saat memberikan sambutan di HUT Golkar. (Foto: Antara)
SHARE

INVERSI.ID – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah menunjukkan capaian besar dalam satu tahun pelaksanaan. Dalam pidatonya pada puncak peringatan HUT Ke-61 Partai Golkar di Jakarta, Presiden menyampaikan bahwa jumlah penerima manfaat yang menikmati program tersebut telah mencapai 49 juta orang setiap hari. Menurutnya, angka ini sekaligus menjadi jawaban atas berbagai pihak yang meragukan keberhasilan program unggulan pemerintah tersebut.

Contents
Pemerintah Klaim Mampu Jalankan Operasi Logistik Terbesar di IndonesiaDampak Sosial dan Dimensi Politik Pelaksanaan Program MBGTantangan ke Depan dan Penguatan Kualitas Implementasi

“Ada profesor-profesor, ada orang-orang pintar yang mengatakan dalam siaran-siaran mereka MBG pasti gagal. Saudara-saudara, hari ini sudah 49 juta makanan tiap hari, mulut 49 juta penerima manfaat tiap hari,” kata Prabowo dalam sambutannya.

Pernyataan Presiden menjadi sorotan penting, terutama karena program MBG sejak awal dikritik sebagai program yang dianggap sulit direalisasikan dalam waktu singkat. Namun, data yang dipaparkan menunjukkan sebaliknya. Menurut Prabowo, pemerintah tidak hanya mampu menjalankan program tersebut, tetapi bahkan melakukannya dengan cakupan yang sangat luas.

Pemerintah Klaim Mampu Jalankan Operasi Logistik Terbesar di Indonesia

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menggambarkan pencapaian penyaluran 49 juta porsi makanan per hari sebagai keberhasilan logistik skala nasional. Ia menilai kemampuan pemerintah dalam menjangkau berbagai wilayah, termasuk daerah-daerah terpencil, menunjukkan kualitas manajemen distribusi yang tidak dapat dianggap remeh.

Menurut Presiden, operasi ini setara dengan memberikan makanan kepada populasi yang jumlahnya lebih dari tujuh kali lipat penduduk Singapura setiap hari. Pernyataan tersebut digunakan untuk menggambarkan betapa besarnya skala program MBG jika dibandingkan dengan kondisi negara lain.

Presiden kemudian menyinggung perbandingan dengan Brasil, negara yang menurutnya telah menjalankan program bantuan pangan secara luas dalam kurun waktu lebih dari satu dekade.

“Brasil berhasil mencapai 40 juta penerima manfaat dalam 11 tahun, kita mencapai dalam 12 bulan, tidak sampai, 49 juta,” katanya.

Perbandingan tersebut disampaikan sebagai gambaran bahwa Indonesia mampu melakukan percepatan program sosial dalam waktu lebih singkat. Selain itu, Presiden menyebut pencapaian tersebut tidak bisa dilepaskan dari kerja bersama seluruh kementerian, lembaga, pemerintah daerah, dan para pelaksana di lapangan.

Ia menekankan bahwa program ini bukan sekadar pencapaian administratif, tetapi merupakan implementasi kebijakan yang berdampak langsung terhadap masyarakat yang membutuhkan. Presiden juga memaparkan bahwa evaluasi berkala terus dilakukan untuk memastikan kualitas makanan, ketepatan sasaran, serta kelancaran distribusi.

Baca Juga :

Pidato Menpora Erick Thohir: Olahraga Harus Jadi Pemersatu Bukan Pemecah
Abdul Mu’ti: Sekolah Elite dan Sederhana Harus Sama-Sama Bermutu

Dampak Sosial dan Dimensi Politik Pelaksanaan Program MBG

Selain menguraikan capaian operasional, Presiden Prabowo juga berbicara mengenai dampak sosial dari program MBG. Ia menilai bahwa salah satu indikator keberhasilan paling terlihat adalah perubahan kondisi anak-anak yang selama ini menghadapi keterbatasan akses terhadap makanan bergizi.

“Bagi orang yang tidak pernah melihat anak-anak lapar, dia tidak merasakan, dan orang-orang yang selalu berpikir keuntungan politik. Padahal politik sebenarnya adalah kehendak memperbaiki kehidupan rakyat yang susah, itu arti politik yang sebenarnya,” kata Prabowo.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa program MBG tidak hanya dipandang sebagai kebijakan teknis, melainkan memiliki dimensi politik yang lebih luas. Menurut Presiden, keberadaan MBG mencerminkan orientasi pemerintah terhadap isu kerentanan sosial, terutama yang berkaitan dengan masa depan generasi muda.

Prabowo menyampaikan bahwa politik pada esensinya bukan tentang persaingan atau retorika, melainkan upaya konkret untuk memperbaiki kehidupan rakyat. Ia menyindir bahwa masih ada pihak-pihak yang lebih fokus pada pencitraan ketimbang menghadirkan kontribusi nyata.

Di sisi lain, Presiden menegaskan bahwa keberhasilan program MBG juga menjadi cerminan kapasitas birokrasi pemerintah dalam menjalankan program nasional yang kompleks. Dengan jangkauan hingga ke pelosok daerah, program tersebut dinilai dapat menjadi model baru bagi pelaksanaan kebijakan sosial berskala besar di Indonesia.

Tantangan ke Depan dan Penguatan Kualitas Implementasi

Walaupun Presiden menyoroti capaian positif, berbagai kalangan menilai pentingnya menjaga kualitas implementasi dalam jangka panjang. Pemerintah diharapkan tidak hanya fokus memperluas jangkauan, tetapi juga memastikan keberlanjutan anggaran, standar gizi, dan kualitas pelaksanaan di lapangan.

Presiden menegaskan bahwa capaian selama setahun kepemimpinan bukanlah akhir, tetapi fondasi untuk program yang lebih matang di masa depan. Ia juga menggarisbawahi bahwa kebijakan publik yang menyentuh hajat hidup masyarakat membutuhkan konsistensi dan pengawalan dari seluruh pemangku kepentingan.

Pemerintah disebut terus melakukan penyempurnaan mekanisme penyaluran, memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, serta meningkatkan sistem pengawasan. Ini dilakukan untuk memastikan setiap penerima manfaat benar-benar mendapatkan makanan bergizi sesuai standar yang ditetapkan.

Dalam konteks politik nasional, program MBG juga menguatkan posisi pemerintah terkait agenda pemerataan pembangunan. Dengan menjadikan kebutuhan dasar masyarakat sebagai prioritas, pemerintah berupaya menekan ketimpangan dan meningkatkan kualitas hidup generasi muda, terutama mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu.

You Might Also Like

LRT Velodrome–Manggarai Segera Beroperasi, Tapi Siapkah Manggarai Tampung Lonjakan Penumpang
PT Timah Bantu Bangun Sumur Bor, SMPN 3 Simpang Katis Segera Nikmati Akses Air Bersih
Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo
Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!
Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Aktivitas Belajar di SMAN 72 Pulih 94 Persen, Pendampingan Psikologis Masih Berjalan
Next Article Di Tengah Target SEA Games 2025, Olahraga Indonesia Kompak Bergerak untuk Sumatera
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Hadapi Musim Kemarau, Pemerintah Pastikan Stok Pangan Nasional Tetap Aman

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

Pat Gulipat Hasil Korupsi? Polri Geledah 12 Lokasi dari Kafe, Money Changer hingga Rumah Mewah

Lolos dari Selat Hormuz! Pertamina Jaga Pasokan 2 Juta Barel Minyak Bagi Ketahanan Energi RI

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Argentina Terlalu Tangguh untuk Swiss, Jadi Penyelamat Amerika Latin di Piala Dunia 2026

2 days ago
Pildun 2026Terkini

Inggris Tunjukkan Mental Juara, Singkirkan Norwegia dan Melaju ke Semifinal

2 days ago
Internasional

Konflik AS-Iran Memanas, PBB Ingatkan Ancaman bagi Stabilitas Dunia

4 days ago
Internasional

Cuaca Ekstrem Melanda Korea Selatan, Pemerintah Tetapkan Siaga Gelombang Panas Level Peringatan

4 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index