By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Cara Praktis Tingkatkan Self-Esteem Remaja di Rumah dan Sekolah
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Cara Praktis Tingkatkan Self-Esteem Remaja di Rumah dan Sekolah

LifeStyle

Cara Praktis Tingkatkan Self-Esteem Remaja di Rumah dan Sekolah

Syahrul Munir
By
Syahrul Munir
BySyahrul Munir
Jurnalist
"Setiap kesalahan adalah pelajaran berharga, bukan alasan untuk menyerah. Bangkitlah dengan kebijaksanaan yang baru"
8 months ago
Share
2 Min Read
SHARE

Psikolog anak dan remaja Vera Itabiliana (Universitas Indonesia) menekankan bahwa kepercayaan diri remaja dapat ditumbuhkan dengan menguatkan fokus pada diri sendiri dan merawat diri melalui kebiasaan hidup sehat. Menurutnya, banyak remaja yang merasa “berbeda” atau sulit bergaul lalu menilai dirinya lebih negatif daripada realitasnya.

Contents
Mulai dari Apa yang Sudah AdaPeran Gaya Hidup SehatLingkungan Aman bagi RemajaPanduan Ringkas untuk Orang Tua & Sekolah

Mulai dari Apa yang Sudah Ada

Vera menyarankan remaja untuk menyoroti kekuatan pribadi—bukan kekurangan.

  • Catat hal-hal kecil yang bisa dibanggakan: ketekunan, kesabaran, kepedulian, kemauan belajar.
  • Ikuti aktivitas positif atau komunitas sesuai minat agar jejaring pertemanan tumbuh tanpa tekanan.
  • Latih keberanian sosial bertahap: menyapa lebih dulu, memberi apresiasi sederhana, ikut diskusi ringan.
  • Hentikan kebiasaan membandingkan diri. Setiap orang punya ritme tumbuh yang berbeda.

Peran Gaya Hidup Sehat

Perawatan diri bukan soal penampilan semata, melainkan pondasi suasana hati dan rasa percaya diri:

  • Tidur cukup agar emosi lebih stabil.
  • Makan bergizi seimbang untuk energi dan konsentrasi.
  • Aktivitas fisik teratur (jalan cepat, olahraga favorit) untuk memperbaiki mood dan citra diri.

Intinya, ketika tubuh dirawat, pikiran dan emosi pun lebih siap menghadapi tantangan sosial.

Lingkungan Aman bagi Remaja

KPAI mendorong sejumlah langkah preventif—mulai deteksi dini, dukungan psikososial di sekolah, hingga penguatan regulasi dan prosedur penanganan kekerasan—sebagai upaya mencegah paparan paham ekstrem pada anak.
Komisioner KPAI Aris Adi Leksono menyampaikan keprihatinan atas insiden ledakan yang diduga berasal dari rakitan bahan peledak di SMAN 72 Jakarta dan melibatkan seorang peserta didik. Peristiwa tersebut menjadi alarm penting untuk membangun budaya sekolah yang ramah anak dan anti-kekerasan.

Panduan Ringkas untuk Orang Tua & Sekolah

  • Validasi perasaan remaja: dengarkan tanpa menghakimi, bantu menamai emosi mereka.
  • Bangun rutinitas sehat: jam tidur, waktu belajar, jeda digital, dan olahraga ringan.
  • Ciptakan ruang aman di rumah/sekolah: tempat bercerita, konseling, dan peer support.
  • Literasi digital: ajari memilah informasi serta menghadapi perundungan daring.
  • Kolaborasi berkelanjutan: guru, konselor, orang tua, dan komunitas bekerja bersama.

You Might Also Like

Wisata Indonesia Makin Bergairah, Kunjungan Turis Asing dan Wisnus Kompak Meningkat
Komdigi: Akun Influencer Daerah Jadi Target Utama Spam Judi Online di Media Sosial
WhatsApp Bakal Hadirkan Fitur Username, Chat Tanpa Perlu Bagikan Nomor Telepon
Indonesia Kejar Posisi Teratas GMTI 2026, Kemenpar Perkuat Promosi Wisata Halal
Pemerintah Jepang Resmi Usulkan Sistem Dua Ibu Kota untuk Kurangi Sentralisasi Tokyo
TAGGED:Gaya Hidup Sehatkesejahteraan mentalKPAIpencegahan kekerasanpercaya diri remajapsikolog anaksekolah ramah anak
Share This Article
Facebook Email Print
Share
BySyahrul Munir
Jurnalist
"Setiap kesalahan adalah pelajaran berharga, bukan alasan untuk menyerah. Bangkitlah dengan kebijaksanaan yang baru"
Previous Article Psikolog UGM Sarankan ‘Ruang Jeda’ di Sekolah untuk Redakan Trauma Siswa
Next Article Remaja Perlu Melek Emosi, Ini Saran Psikolog untuk Masa Depan yang Lebih Terarah
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo

Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Travel

Kebijakan Bebas Visa Dinilai Jadi Kunci Tingkatkan Daya Saing Pariwisata Indonesia

3 weeks ago
Travel

Target Wisman Naik Tajam, Kemenpar Optimistis Indonesia Dikunjungi 19,1 Juta Turis Asing pada 2027

4 weeks ago
Travel

Bandara Soekarno-Hatta Tambah Rute Baru ke Tiongkok, Spring Airlines Resmi Terbang ke Jakarta

4 weeks ago
LifeStyleTerkini

Pamer Liburan, Tapi Keluhkan Pertamax? Fenomena yang Memicu Perdebatan di Medsos

4 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index