By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Cara Unik Gen Z Nikmati Liburan, Dari Pengalaman Autentik hingga ‘Coolcations’
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Cara Unik Gen Z Nikmati Liburan, Dari Pengalaman Autentik hingga ‘Coolcations’

LifeStyle

Cara Unik Gen Z Nikmati Liburan, Dari Pengalaman Autentik hingga ‘Coolcations’

Natio
By
Natio
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Follow:
1 year ago
Share
2 Min Read
SHARE

inversi.id – Generasi Z, yang lahir antara pertengahan 1990-an hingga awal 2010-an, kini menjadi kekuatan dominan dalam industri pariwisata. Berbeda dengan generasi sebelumnya, Gen Z memiliki preferensi unik dalam memilih destinasi liburan. Mereka cenderung menghindari tempat-tempat yang terlalu ramai dan mainstream, lebih memilih pengalaman yang autentik dan mendalam.

Gaery Undarsa, Co-founder dan Chief Marketing Officer tiket.com, mengamati bahwa Gen Z sangat mengutamakan pengalaman lokal yang otentik. Mereka tertarik pada konsep ‘local immersion’, di mana mereka dapat merasakan budaya setempat secara langsung, daripada sekadar mengunjungi destinasi wisata yang populer dan turistik. “Gen Z itu yang kita perhatiin, mereka lebih mengutamakan sebenarnya pengalaman authentic experience di sana itu apa. Jadi mungkin bahasa kerennya itu adalah local immersion,” ujar Gaery dalam sebuah konferensi pers di Jakarta pada 18 Februari 2025.

Selain mencari pengalaman yang unik, Gen Z juga tertarik pada konsep ‘coolcations’. Istilah ini merujuk pada perjalanan ke destinasi yang dianggap ‘keren’ dan seringkali merupakan ‘hidden gem’ atau tempat yang belum banyak diketahui orang. Tren ini menunjukkan bahwa Gen Z memiliki keinginan untuk menemukan dan mengeksplorasi tempat-tempat baru yang menawarkan pengalaman berbeda dari yang biasa.

Fenomena ini mencerminkan perubahan paradigma dalam industri pariwisata, di mana pengalaman personal dan autentik menjadi lebih berharga daripada sekadar mengunjungi tempat-tempat terkenal. Bagi Gen Z, perjalanan adalah tentang penemuan diri dan koneksi mendalam dengan budaya lokal, bukan hanya tentang destinasi akhir, tetapi juga tentang perjalanan itu sendiri.

Dengan memahami preferensi ini, pelaku industri pariwisata dapat menyesuaikan penawaran mereka untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan Gen Z, menciptakan pengalaman yang lebih bermakna dan berkesan bagi generasi yang selalu mencari hal baru dan otentik.

You Might Also Like

Wisata Indonesia Makin Bergairah, Kunjungan Turis Asing dan Wisnus Kompak Meningkat
Komdigi: Akun Influencer Daerah Jadi Target Utama Spam Judi Online di Media Sosial
WhatsApp Bakal Hadirkan Fitur Username, Chat Tanpa Perlu Bagikan Nomor Telepon
Indonesia Kejar Posisi Teratas GMTI 2026, Kemenpar Perkuat Promosi Wisata Halal
Pemerintah Jepang Resmi Usulkan Sistem Dua Ibu Kota untuk Kurangi Sentralisasi Tokyo
TAGGED:GenzLiburan
Share This Article
Facebook Email Print
Share
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Follow:
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Previous Article Seni Memikat Audiens di Era Digital
Next Article ‘Ne Zha 2’ Geser ‘Inside Out 2’ sebagai Film Animasi Terlaris Sepanjang Masa
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo

Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Travel

Kebijakan Bebas Visa Dinilai Jadi Kunci Tingkatkan Daya Saing Pariwisata Indonesia

3 weeks ago
Travel

Target Wisman Naik Tajam, Kemenpar Optimistis Indonesia Dikunjungi 19,1 Juta Turis Asing pada 2027

4 weeks ago
Travel

Bandara Soekarno-Hatta Tambah Rute Baru ke Tiongkok, Spring Airlines Resmi Terbang ke Jakarta

4 weeks ago
LifeStyleTerkini

Pamer Liburan, Tapi Keluhkan Pertamax? Fenomena yang Memicu Perdebatan di Medsos

4 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index