By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Bitcoin Bukan Prioritas Utama Bagi Anak Muda, Grant Cardone Ungkap Kunci Membangun Kekayaan dari Nol
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Bitcoin Bukan Prioritas Utama Bagi Anak Muda, Grant Cardone Ungkap Kunci Membangun Kekayaan dari Nol

Ekonomi

Bitcoin Bukan Prioritas Utama Bagi Anak Muda, Grant Cardone Ungkap Kunci Membangun Kekayaan dari Nol

Jack
By
Jack
10 months ago
Share
6 Min Read
Bitcoin
SHARE

INVERSI.ID – Bitcoin bukan prioritas utama bagi anak muda yang ingin membangun kekayaan dari nol. Pesan ini disampaikan miliarder properti dan motivator bisnis Grant Cardone, yang memiliki portofolio bisnis senilai US\$4 miliar atau sekitar Rp64,7 triliun. Menurutnya, fokus awal generasi muda seharusnya bukan pada aset kripto, melainkan pada pengembangan diri, personal branding, dan membangun bisnis yang mampu menghasilkan arus kas stabil.

Contents
Pentingnya Personal BrandingPandangan Terhadap Aset KriptoRelevansi Bagi Anak Muda Indonesia

Berbicara dalam acara TheStreet Roundtable bersama pembawa acara Scott Melker, Cardone menegaskan bahwa langkah pertama dalam perjalanan finansial adalah investasi pada diri sendiri.

“Kamu adalah bisnisnya. Mau kamu sadar atau tidak, kamu sedang menjalankan bisnis bernama ‘kamu’. Kalau orang tidak melihat kamu sebagai sosok yang konsisten, bisa diandalkan, dan berorientasi solusi, uang tidak akan datang. Kesempatan tidak akan datang,” ujarnya, mengutip The Street.

Menurut Cardone, Bitcoin bukan prioritas utama ketika fondasi keuangan belum terbentuk. Ia menyarankan agar anak muda lebih dulu membangun satu sumber pendapatan yang jelas dan konsisten sebelum menyebarkan modal ke berbagai instrumen investasi. Fokus ini, kata dia, akan membuat mereka lebih tangguh menghadapi risiko keuangan.

Dalam pandangan Cardone, membangun kekayaan adalah proses bertahap. Bitcoin bukan prioritas utama bukan berarti ia menolak kripto sepenuhnya, melainkan menempatkannya pada urutan yang tepat dalam strategi keuangan pribadi.

“Mulailah dari sesuatu yang memberi arus kas, lalu konversi arus kas itu ke Bitcoin. Karena kalau Bitcoin jatuh, kamu tetap punya sumber untuk bayar tagihan. Saya tidak bisa makan Bitcoin,” jelasnya.

Pernyataan ini menjadi pengingat bahwa volatilitas aset digital seperti Bitcoin dapat menjadi risiko tinggi, terutama bagi mereka yang belum memiliki fondasi finansial kuat. Tanpa arus kas yang stabil, investor muda bisa terjebak dalam kerugian besar jika harga kripto anjlok.

Pentingnya Personal Branding

Grant Cardone menekankan bahwa sebelum memikirkan diversifikasi aset, anak muda perlu membangun personal brand yang kuat.

“Kalau orang tidak mengenal kamu, mereka tidak akan membeli produkmu atau mempercayaimu,” ujarnya.

Baca Juga :

Tiara Andini Rilis Album ‘Edelweiss’, Simbol Perjalanan dan Keabadian Cinta dalam Musik
Tips Kuat Berpuasa Ramadhan, Bisa Bikin Berat Badan Turun

Personal branding tidak hanya soal citra di media sosial, tetapi juga reputasi dalam hal profesionalisme, keandalan, dan keahlian.

Personal branding yang solid membuka peluang kerja sama, kemitraan bisnis, hingga pendanaan. Dalam era digital saat ini, membangun citra positif bisa dilakukan melalui konten edukasi, partisipasi aktif di komunitas, atau menunjukkan keahlian melalui proyek nyata.

Grant Cardone adalah pendiri Cardone Capital, perusahaan investasi properti yang mengelola miliaran dolar aset di sektor hunian multifamily di Amerika Serikat. Selain dunia properti, ia membangun merek global lewat buku-buku motivasi bisnis, program pelatihan penjualan, dan konferensi berskala besar.

Pria kelahiran 21 Maret 1958 ini dikenal dengan filosofi “10X Rule” – menetapkan target 10 kali lebih besar dari biasanya dan mengambil aksi masif untuk mencapainya. Pendekatan ini membuatnya menjadi sosok yang disegani, meski juga menuai kritik karena gaya komunikasi yang blak-blakan dan strategi bisnis yang agresif.

Pandangan Terhadap Aset Kripto

Bitcoin.

Cardone tidak menutup mata terhadap potensi Bitcoin dan aset kripto lainnya. Namun, ia menempatkan kripto sebagai langkah lanjutan, bukan awal. Baginya, investasi harus dimulai dari aset yang menghasilkan pendapatan berulang, seperti properti, bisnis, atau usaha berbasis layanan.

Menurut Cardone, Bitcoin bisa menjadi alat lindung nilai terhadap inflasi atau pelemahan mata uang, tetapi hanya jika digunakan sebagai bagian dari strategi diversifikasi.

“Kalau kamu sudah punya cash flow yang aman, barulah masuk ke Bitcoin. Jangan kebalik,” katanya.

Pendapat Cardone ini mendapat tanggapan beragam. Sebagian setuju bahwa anak muda perlu membangun fondasi keuangan terlebih dahulu sebelum berinvestasi di aset berisiko tinggi. Namun, ada juga yang menilai pendekatan tersebut terlalu konservatif, mengingat potensi pertumbuhan nilai Bitcoin yang besar dalam jangka panjang.

Meski begitu, rekam jejak Cardone di dunia bisnis membuat sarannya patut dipertimbangkan. Ia membangun kekayaan dari nol, memulai dari industri penjualan mobil, lalu merambah ke properti, pelatihan bisnis, hingga menjadi figur publik internasional.

Relevansi Bagi Anak Muda Indonesia

Bagi anak muda di Indonesia, pesan Bitcoin bukan prioritas utama relevan di tengah tren investasi yang kian populer. Data dari berbagai platform menunjukkan lonjakan pengguna muda di pasar kripto dalam tiga tahun terakhir. Meski ini menandakan minat yang tinggi, risiko kerugian tetap besar jika dilakukan tanpa perencanaan matang.

Langkah realistis yang bisa diambil antara lain:

  1. Mengembangkan keterampilan yang bisa mendatangkan penghasilan.
  2. Membangun jaringan profesional untuk memperluas peluang kerja dan bisnis.
  3. Mengelola keuangan pribadi dengan disiplin, termasuk menyiapkan dana darurat.
  4. Berinvestasi di instrumen berisiko rendah hingga menengah sebelum mencoba kripto.

Pesan Grant Cardone bahwa Bitcoin bukan prioritas utama adalah pengingat penting bagi generasi muda yang ingin membangun kekayaan dari nol. Investasi terbaik di awal karier adalah pada diri sendiri, mengasah keterampilan, membangun personal brand, dan menciptakan arus kas yang stabil. Setelah fondasi kokoh, barulah aset seperti Bitcoin bisa menjadi bagian dari strategi investasi jangka panjang.

Dengan pendekatan ini, anak muda tidak hanya mengejar keuntungan instan, tetapi juga membangun kekuatan finansial yang tahan uji dalam jangka panjang.

You Might Also Like

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat
Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite
Bahlil Gelontorkan Rp10 Triliun! Ribuan Desa Siap Keluar dari Gelap
Program BPBL Bahlil Terangi 220 Ribu Rumah, Listrik Gratis Tembus Pelosok
Bahlil Bongkar Faktanya! 87% Batu Bara PLN Sudah Aman, Tak Perlu Panik
TAGGED:Anak MudaBitcoin
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article PKKMB 2025 Buka Jalan Anak Muda Hadapi Era AI dan Tantangan Global
Next Article 5 Keresahan Gen Z di Era Digital, Realita yang Jarang Terungkap
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

PLN Ambil Tanggung Jawab Pemadaman di Pulau Jawa! Gangguan Listrik Karena Masalah Internal

Inflasi Stabil, Ekonomi Indonesia Tumbuh Solid dan Tahan Guncangan Global

Kabar Gembira 1 Juli! B50 Lolos Uji Alat Berat, Impor Solar C48 Siap Diakhiri

PLN Masih Cari 20 Juta Ton Batu Bara, Bahlil Jamin Indonesia Tak Akan Mati Lampu

Piala Dunia 2026 Diserbu Judol, Polisi Putar Otak Kejar Bandar

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Ekonomi

Perang Reda, BBM Tetap Aman! Jurus Bahlil Ini Tuai Pujian

5 days ago
EkonomiTerkini

Harga Minyak Turun, Pertamax Belum? Ekonom Bongkar Alasannya!

5 days ago
Ekonomi

SpaceX Melantai di Bursa, Harta Elon Musk Tembus Rp23.120 Triliun

6 days ago
EkonomiTerkini

Pertalite Terancam Diserbu Orang Kaya? Ekonom Minta Keran Subsidi Diperketat!

6 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index