Halo bro and sis, ada info baru nih dari daerah Bekasi, 11 Mei 2025! Aula FIB UI bergemuruh saat juri Nusantara Debate League 2025 mengangkat papan skor: SMA Negeri 2 Bekasi keluar Grand Champion setelah menyisihkan 128 tim se‑Indonesia.
Trio andalan Yolanda, Bagas, Naufal menang dengan motion “Pemerintah seharusnya menghapus Ujian Nasional berbasis kognitif murni.”
Strategi 3‑Layer Argument
Kapten Yolanda menjelaskan taktik: “Kami pakai model 3 layer—data, dampak, solusi.” Tiap latihan, mereka wajib jelaskan argumen maksimal 90 detik, lalu dielaborasi pakai statistik BPS atau jurnal Harvard.
Coach Kak Rifqi merekam sesi pakai OBS; video dibedah frame‑by‑frame untuk perbaikan gestur. Karena jadwal padat, sparring online dilakukan pukul 22.00–23.00.
“Debat sambil hoodie, kamera mati, tapi kualitas tetap on fire,” kata Bagas. Grup WhatsApp “Night Owls” jadi bank data 200+ link riset terbuka buat siapa saja di sekolah.
Efek Domino: Klub Literasi Bangkit
Seusai podium, permintaan anggota klub debat melonjak 300 %. OSIS membuka kelas literasi gratis; tim juara jadi mentor mingguan.
Kepala sekolah menghapus anggapan debat = ribut. “Ini seni berpikir kritis,” tegasnya. “Bedain argumen vs serangan personal. Kalau logika kuat, volume suara gak perlu teriak,” ujarnya sambil memegang trofi.