By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Dek Gam Dinilai Berlebihan dan Tidak Paham Sepakbola Akibat Melaporkan Arya Sinulingga ke Polisi
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Dek Gam Dinilai Berlebihan dan Tidak Paham Sepakbola Akibat Melaporkan Arya Sinulingga ke Polisi

Terkini

Dek Gam Dinilai Berlebihan dan Tidak Paham Sepakbola Akibat Melaporkan Arya Sinulingga ke Polisi

Natio
By
Natio
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Follow:
1 year ago
Share
3 Min Read
SHARE

Inversi.id – Presiden klub Persiraja Banda Aceh, Dek Gam dinilai tidak paham sepak bola dan berlebihan karena melaporkan anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga ke Bareskrim Polri karena dinilai menghina etnis Aceh. 

Hal ini disampaikan langsung oleh seorang pengamat sepak bola Akmal Marhali dan mantan ketua umum PSSI, Edy Rahmayadi pada Selasa (28/11/2023).

“Langkah pak Nazaruddin melaporkan Arya ke polisi ini sebuah langkah yang terlalu berlebihan. Masih ada jalan lain untuk menyelesaikan masalah ini,” kata Akmal.

“Ini kan harusnya urusan Football Family, ya diselesaikanlah secara kekeluargaan,” sambung Akmal Marhali.

Akmal pun membandingkan dengan kasus Edy Rahmayadi yang kurang lebih menerima perlakuan sama saat diteriaki suporter Persiraja Banda Aceh saat pertandingan melawan PSMS Medan pada 18 November 2023 berujung ricuh.

“Kemarin kan sempet juga pak Nazaruddin ribut dengan pak Edy Rahmayadi. Cara pak Edy ini kan bisa diikutin juga. Dia enggak perlu ke polisi,” tutur Akmal Marhali.

Akmal Marhali juga menilai sanksi Komdis PSSI harus lebih jelas dan tegas. Menurutnya, larangan berpartisipasi ini bukan hanya tidak duduk di bench pemain di pinggir lapangan, tapi seluruh aktivitas tim baik kandang maupun tandang.

“Jadi larangan berpartisipasi itu bukan tidak duduk di bench. Posisi Nazaruddin kan presiden klub, masa menafsirkan larangan berpartisipasinya adalah dengan tidak duduk di bench. Sekelas presiden kan posisinya di VVIP,” kata Akmal Marhali.

Akmal berpandangan, Dek Gam sejak awal tidak menjalankan sanksi yang diberikan Komdis PSSI. Oleh karena itu, Akmal meminta Komdis PSSI harus memberikan sanksi lebih tegas terhadap Dek Gam.

Baca Juga :

GB WhatsApp Masih Diminati Meski Berbahaya hingga Beresiko Diblokir
Ditantang Adu Tinju, El Rumi Yakin Bisa Kalahkan Jefri Nichol

“Dia itu tetap nonton di tribun, nah di sini Komdis harus tegas dalam hal ini. Jadi harus ada pengawasannya juga,” tutur Akmal.

“Ini pak Nazaruddin salah dalam menafsirkan hukuman dari PSSI,” tutupnya.

Sementara mantan Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi menilai Dek Gam sebagai ciri orang tidak memahami sepakbola. Dia pun meminta agar orang yang tidak paham sepakbola tidak ikut mengurusi sepakbola.

“Ini kalau orang tidak ngerti bola jadi ya jangan ikut-ikut urusin bola, ini karena nggak ngerti jadi kek gini lah jadi semuanya,” tutupnya.

Edy menyarankan agar Arya menghadapi laporan Dek Gam itu. Menurutnya tidak boleh ada intervensi ke PSSI.

“Kalau sudah sampai ke Bareskrim, saran saya kepada (Arya) hadapin, tanya, tidak boleh ada intervensi untuk ke PSSI,” bebernya.

You Might Also Like

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat
Bola “Meriam” dan Rahasia Banjir Gol di Piala Dunia 2026
Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan
Dramatis! Aljazair Paksa Yordania Angkat Koper Lebih Cepat
Haaland Menggila, Viking Norwegia Meluncur Mulus ke Fase Gugur
Share This Article
Facebook Email Print
Share
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Follow:
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Previous Article Edy Rahmayadi Bantah Tuduhan Dek Gam soal Arya Sinulingga Menghina Etnis Aceh
Next Article Wanita Israel yang Disandera Tulis Surat untuk Hamas, Ucapkan Terima Kasih Telah Diperlakukan Seperti Ratu
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

Bahlil Gelontorkan Rp10 Triliun! Ribuan Desa Siap Keluar dari Gelap

Program BPBL Bahlil Terangi 220 Ribu Rumah, Listrik Gratis Tembus Pelosok

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Tak Cuma Mbappe! Trio Maut Prancis Kirim Sinyal Bahaya ke Semua Rival

9 hours ago
Pildun 2026Terkini

Argentina Tanpa Messi? Jawabannya Mulai Terlihat dan Bikin Suporter Was-was

11 hours ago
Pildun 2026Terkini

Belgia Terancam Pulang Lagi, Iran Bikin Kejutan! Grup G Piala Dunia Makin Brutal

1 day ago
Pildun 2026Terkini

Cape Verde Tinggal Selangkah Ukir Sejarah ke Babak Gugur Piala Dunia

1 day ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index