By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Demi Berhemat, Gen Z Amerika Pilih Tak Keluar Uang untuk Kencan
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Demi Berhemat, Gen Z Amerika Pilih Tak Keluar Uang untuk Kencan

LifeStyle

Demi Berhemat, Gen Z Amerika Pilih Tak Keluar Uang untuk Kencan

Jack
By
Jack
11 months ago
Share
6 Min Read
SHARE

INVERSI.ID – Gen Z di Amerika Serikat semakin berhati-hati dalam mengelola keuangan mereka, terutama untuk urusan kencan. Di tengah tingginya biaya hidup dan inflasi yang meningkat, banyak anak muda memilih gaya hidup hemat demi menjaga kondisi finansial.

Contents
Lebih dari 50% Gen Z Tak Keluar Uang untuk KencanTekanan Biaya Hidup yang TinggiFokus pada Tabungan dan Pelunasan UtangPenurunan Ketergantungan pada Dukungan KeluargaGen Z Menantang Stereotip “Borong Tanpa Pikir”Gaya Hidup Hemat Pilihan atau Terpaksa?Gen Z dan Masa Depan Keuangan

Hal ini terungkap dalam survei terbaru Bank of America (BofA) yang dirilis pada Rabu (30/7/2025). Survei tersebut melibatkan lebih dari 900 responden berusia 18–28 tahun dan mengungkap fenomena menarik tentang cara Gen Z menyikapi kencan dan keuangan pribadi.

Lebih dari 50% Gen Z Tak Keluar Uang untuk Kencan

Dalam survei tersebut, lebih dari separuh responden mengaku tidak mengeluarkan uang sama sekali untuk kegiatan kencan. Artinya, banyak anak muda yang memilih opsi hemat, misalnya:

  • Kencan di rumah dengan menonton film streaming
  • Piknik di taman tanpa biaya besar
  • Mengandalkan aktivitas gratis atau murah seperti jalan sore

Bagi Gen Z yang tetap mengeluarkan uang untuk kencan, jumlahnya pun relatif kecil. Sebanyak 25% pria dan 30% wanita menyatakan hanya menghabiskan kurang dari US\$ 100 per bulan (sekitar Rp 1,6 juta) untuk urusan kencan.

Fenomena ini mencerminkan perubahan perilaku anak muda yang kini lebih realistis soal biaya hidup dibandingkan generasi sebelumnya.

Tekanan Biaya Hidup yang Tinggi

Holly O’Neill, Presiden Divisi Consumer, Retail, dan Preferred Banking Bank of America, menjelaskan bahwa Gen Z kini semakin sadar akan beratnya biaya menjadi dewasa.

“Gen Z mulai merasakan bahwa menjadi dewasa datang dengan biaya yang cukup tinggi. Mereka sangat merasakan tekanan dari meningkatnya biaya hidup secara keseluruhan,” ujarnya.

Dalam beberapa tahun terakhir, harga barang dan jasa naik signifikan, mulai dari kopi, furnitur rumah, hingga peralatan elektronik. Lonjakan harga ini dipengaruhi oleh inflasi dan dampak kebijakan tarif impor tambahan era pemerintahan Trump, yang mulai membebani konsumen pada pertengahan 2025.

Akibatnya, anak muda kini lebih cermat dalam memilih pengeluaran. Survei menunjukkan banyak dari mereka yang:

Baca Juga :

Fakta-Fakta Pertemuan Prabowo dan Yusril, Ungkit Pasang Surut Persahabatan
Profil dan Biodata Asri Damuna, ASN Kemenhub Ajak YouTuber Korsel ke Hotel
  1. Jarang makan di luar demi menghemat uang
  2. Berbelanja kebutuhan pokok di toko yang lebih terjangkau
  3. Menyusun anggaran ketat untuk menyeimbangkan pendapatan dan pengeluaran

Fokus pada Tabungan dan Pelunasan Utang

Selain menekan pengeluaran untuk kencan, Gen Z juga semakin fokus membangun kesehatan finansial mereka. Survei Bank of America menemukan bahwa:

  • Lebih dari 50% responden sedang meningkatkan tabungan
  • 24% responden memprioritaskan melunasi utang, baik cicilan kartu kredit maupun pinjaman pendidikan

Langkah ini menunjukkan kesadaran finansial yang cukup tinggi di kalangan generasi muda. Banyak anak muda sadar bahwa memiliki tabungan darurat dan mengurangi utang adalah kunci menuju kemandirian finansial.

Sayangnya, 55% responden masih mengaku tidak memiliki tabungan darurat yang cukup untuk menutupi kebutuhan selama tiga bulan. Kondisi ini menjadi tantangan besar di tengah risiko ekonomi yang tidak menentu.

Penurunan Ketergantungan pada Dukungan Keluarga

Menariknya, ketergantungan Gen Z terhadap dukungan finansial dari orang tua dan keluarga kini menurun. Hanya 39% responden yang masih menerima bantuan finansial dari keluarga, turun dari 46% tahun lalu.

Rinciannya sebagai berikut:

  • 22% responden menerima bantuan lebih dari US\$ 1.000 per bulan, turun dari 32% tahun lalu
  • Lebih dari 50% responden menerima bantuan di bawah US\$ 500, naik dari 44% tahun lalu

Data ini menandakan bahwa banyak anak muda mulai berusaha mandiri secara finansial, meski dalam kondisi ekonomi yang menantang.

Gen Z Menantang Stereotip “Borong Tanpa Pikir”

Selama ini, generasi muda sering dicap boros dan impulsif. Namun, survei ini justru menunjukkan sebaliknya. Menurut Holly O’Neill, Gen Z kini aktif membuktikan diri sebagai generasi yang mampu mengelola uang dengan baik.

“Mereka mulai menantang stereotip bahwa anak muda tidak bisa mengelola uang,” katanya.

“Meskipun menghadapi tekanan ekonomi dan biaya hidup yang tinggi, Gen Z bekerja keras untuk mencapai kemandirian finansial.”

Tren ini sejalan dengan meningkatnya kesadaran finansial di media sosial, di mana banyak kreator berbagi tips budgeting, investasi, dan cara hidup hemat ala Gen Z.

Gaya Hidup Hemat Pilihan atau Terpaksa?

Fenomena hemat yang dijalani Gen Z memunculkan dua sisi interpretasi:

  1. Pilihan Sadar – Banyak anak muda ingin hidup lebih sederhana dan fokus pada tujuan jangka panjang, seperti menabung untuk rumah atau dana darurat.
  2. Tekanan Ekonomi – Tingginya biaya hidup membuat mereka terpaksa mengurangi pengeluaran untuk hiburan dan kencan.

Meski demikian, sebagian Gen Z juga melihat gaya hidup hemat sebagai bentuk self-care finansial, di mana mereka lebih menghargai stabilitas keuangan dibandingkan kesenangan sesaat.

Gen Z dan Masa Depan Keuangan

Survei Bank of America ini menegaskan bahwa Generasi Z sedang menghadapi realitas ekonomi yang kompleks. Dengan penghasilan yang terbatas, inflasi yang tinggi, dan biaya hidup yang terus meningkat, banyak anak muda memilih untuk:

  • Mengurangi pengeluaran hiburan, termasuk kencan
  • Memperkuat tabungan dan melunasi utang
  • Mengurangi ketergantungan pada dukungan keluarga

Fenomena ini sekaligus menjadi bukti bahwa anak muda tidak selalu boros, dan mereka mampu menyesuaikan diri dengan tantangan finansial yang ada. Dalam jangka panjang, kedisiplinan Gen Z dalam mengatur uang bisa menjadi modal penting untuk mencapai kemandirian finansial.

You Might Also Like

Target Wisman Naik Tajam, Kemenpar Optimistis Indonesia Dikunjungi 19,1 Juta Turis Asing pada 2027
Bandara Soekarno-Hatta Tambah Rute Baru ke Tiongkok, Spring Airlines Resmi Terbang ke Jakarta
Pamer Liburan, Tapi Keluhkan Pertamax? Fenomena yang Memicu Perdebatan di Medsos
Harga Avtur Melonjak, Kemenpar dan Kemenhub Cari Cara Jaga Tiket Pesawat Tetap Terjangkau
Tak Hanya Bali, Kemenpar Genjot 10 Destinasi Prioritas untuk Tarik Wisatawan Mancanegara
TAGGED:gen zHematKencan
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Gen Z Stare: Tren TikTok Viral yang Tunjukkan Ekspresi Datar Anak Muda
Next Article Awal Bulan Hype! Ini Ramalan Zodiak Paling Gaul buat Kamu di Agustus 2025! Awal Bulan Hype! Ini Ramalan Zodiak Paling Gaul buat Kamu di Agustus 2025!
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Travel

Beda dengan Wisata Kuliner, Gastronomi Tawarkan Cerita dan Warisan Budaya Nusantara

1 week ago
Travel

Tak Mau Tertinggal dari Vietnam, Indonesia Siapkan Jurus Baru Dongkrak Pariwisata

1 week ago
Travel

Instalasi Sunflower Angel Jadi Magnet Baru di Candi Prambanan, Pengunjung Membludak

2 weeks ago
Travel

Libur Panjang Idul Adha 2026, KAI Layani Lebih dari 1,2 Juta Penumpang

3 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index