By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Ditjenpas Pindahkan 263 Napi High Risk ke Nusakambangan, Fokus Berantas Narkoba di Lapas
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Ditjenpas Pindahkan 263 Napi High Risk ke Nusakambangan, Fokus Berantas Narkoba di Lapas

Terkini

Ditjenpas Pindahkan 263 Napi High Risk ke Nusakambangan, Fokus Berantas Narkoba di Lapas

Jack
By
Jack
3 months ago
Share
4 Min Read
Ditjenpas Kemeimipas memindahkan 263 narapidana kategori risiko tinggi. (Fotoi: Humas Lapas Nusa Kambangan)
SHARE

INVERSI.ID – Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) memindahkan sebanyak 263 warga binaan kategori berisiko tinggi atau high risk ke Lapas Super Maximum Security Nusakambangan, Jawa Tengah.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya memperketat pengawasan sekaligus memberantas peredaran narkoba di lingkungan lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan negara.

Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, mengatakan pemindahan itu merupakan instruksi langsung Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, dalam rangka menciptakan lapas dan rutan yang bersih dari narkoba.

“Kami tegaskan kembali, tidak boleh ada ruang atau celah sedikitpun untuk narkoba. Kami cegah dan tangkal, apabila ditemukan pasti kami berantas,” kata Mashudi.

Ratusan warga binaan yang dipindahkan tersebut berasal dari enam provinsi berbeda. Sebanyak 44 narapidana berasal dari Sumatera Utara, kemudian 103 orang dari Riau.

Selain itu, sebanyak 42 warga binaan dipindahkan dari Jambi, 11 orang dari Sumatera Selatan, 18 orang dari Lampung, serta 45 orang dari DKI Jakarta.

Menurut Mashudi, seluruh narapidana kategori high risk tersebut telah tiba dan diterima petugas di Nusakambangan pada Kamis malam sekitar pukul 21.50 WIB.

“(Kamis) malam ini sekitar pukul 21.50 WIB, sebanyak 263 warga binaan high risk tersebut telah diterima oleh petugas lapas di Nusakambangan,” ujarnya.

Ia menjelaskan proses pemindahan dilakukan sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku. Para warga binaan nantinya akan menjalani sistem pengamanan dan pembinaan dengan tingkat maksimum hingga super maksimum.

Baca Juga :

Pelari Kalcer Tren Lari Stylish ala Anak Muda yang Lebih dari Sekadar Olahraga
Puan Maharani soal Sengketa Pemilu 2024 di MK, Indonesia Negara Hukum

Mashudi menegaskan pemerintah terus menjalankan kebijakan zero narkoba dan larangan penggunaan ponsel di dalam lapas maupun rutan.

“Siapapun yang terbukti terlibat sanksi hukuman berat pasti akan diberlakukan,” ujarnya.

Program pemindahan narapidana berisiko tinggi ke Nusakambangan sendiri telah dilakukan Ditjenpas sejak 2020 dan terus berlanjut secara intensif hingga 2025 serta awal 2026.

“Total sudah 2.554 warga binaan high risk kami pindahkan ke Nusakambangan,” ungkapnya.

Menurut Mashudi, langkah tersebut bukan hanya bersifat represif, tetapi juga menjadi bagian dari pendekatan rehabilitatif dan preventif agar lapas serta rutan lebih aman dari praktik peredaran narkoba dan berbagai pelanggaran lainnya.

“Sekali lagi saya sampaikan bahwa pemindahan ini bukan hanya tindakan represif, tetapi juga langkah rehabilitatif sekaligus preventif agar lapas dan rutan seoptimal mungkin terlindungi dari penyebaran perilaku melanggar, salah satunya concern kami adalah memberantas pelanggaran terkait penyalahgunaan dan peredaran narkoba,” terangnya.

Ia menambahkan, pemindahan ke Nusakambangan tidak hanya berlaku bagi pelanggaran terkait narkoba, tetapi juga untuk berbagai tindakan yang mengganggu keamanan dan ketertiban di dalam lapas.

“Intinya semua perilaku yang mengganggu keamanan dan ketertiban dalam kategori high risk, salah satu tindakan tegas yang dilakukan adalah dipindahkan ke Nusakambangan,” tegasnya.

Mashudi juga menyebut para warga binaan nantinya akan menjalani evaluasi perilaku setelah enam bulan menjalani pembinaan di Nusakambangan.

“Setelah 6 (enam) bulan mereka akan di-assesment, dan apabila terjadi perubahan perilaku yang lebih baik akan dipindahkan ke lapas dengan tingkat pembinaan dan pengaman yang lebih rendah,” ujarnya.

Menurutnya, sejumlah warga binaan yang sebelumnya masuk kategori high risk kini bahkan telah berhasil dipindahkan ke lapas dengan tingkat keamanan minimum, termasuk di Lapas Terbuka Nusakambangan.

Proses pemindahan ratusan warga binaan tersebut melibatkan Direktorat Pengamanan dan Intelijen Ditjenpas, Direktorat Kepatuhan Internal, aparat kepolisian, hingga petugas pemasyarakatan dari berbagai kantor wilayah Ditjenpas.

You Might Also Like

BBM Nelayan Rp15 Ribu Disahkan! Jurus Bahlil Lindungi Dompet Tanpa Sentuh APBN
Jakarta Darurat Judol. Ribuan Warga Pilih Jalan Spekulasi demi Bertahan Hidup
LRT Velodrome–Manggarai Segera Beroperasi, Tapi Siapkah Manggarai Tampung Lonjakan Penumpang
PT Timah Bantu Bangun Sumur Bor, SMPN 3 Simpang Katis Segera Nikmati Akses Air Bersih
Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo
TAGGED:LapasnapiNusakambangan
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Bukan Sekadar Horor, Para Perasuk Tawarkan Ritual Sambetan Penuh Makna dan Obsesi
Next Article Stok Beras RI Tembus 5 Juta Ton, Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia

Hadapi Musim Kemarau, Pemerintah Pastikan Stok Pangan Nasional Tetap Aman

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Argentina Terlalu Tangguh untuk Swiss, Jadi Penyelamat Amerika Latin di Piala Dunia 2026

2 days ago
Pildun 2026Terkini

Inggris Tunjukkan Mental Juara, Singkirkan Norwegia dan Melaju ke Semifinal

2 days ago
Internasional

Konflik AS-Iran Memanas, PBB Ingatkan Ancaman bagi Stabilitas Dunia

4 days ago
Internasional

Cuaca Ekstrem Melanda Korea Selatan, Pemerintah Tetapkan Siaga Gelombang Panas Level Peringatan

4 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index