By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: DKI Targetkan 200 Ribu Benih Ikan untuk Kepulauan Seribu
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » DKI Targetkan 200 Ribu Benih Ikan untuk Kepulauan Seribu

Ekonomi

DKI Targetkan 200 Ribu Benih Ikan untuk Kepulauan Seribu

Jack
By
Jack
5 months ago
Share
3 Min Read
UPT Pusat Budidaya dan Konservasi Laut (PBKL) Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta menyerahkan bantuan benih ikan kepada kelompok pembudidaya di Kepulauan Seribu, Rabu (11/2/2026). (Foto: Antaranews)
SHARE

INVERSI.ID – Unit Pelaksana Teknis Pusat Budidaya dan Konservasi Laut (UPT PBKL) Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian DKI Jakarta menargetkan pendistribusian 200.000 benih ikan konsumsi kepada kelompok pembudidaya di Kabupaten Kepulauan Seribu pada 2026. Program ini diarahkan untuk memperkuat ekonomi masyarakat pesisir sekaligus mendukung ketahanan pangan berbasis potensi lokal.

“Program ini menjadi bagian dari upaya penguatan ekonomi masyarakat pesisir sekaligus mendukung ketahanan pangan berbasis sumber daya lokal,” kata Kepala UPT PBKL Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, Andi Dala Jemma.

Andi menjelaskan, bantuan benih ikan merupakan salah satu strategi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam meningkatkan kesejahteraan warga, terutama yang tinggal di wilayah kepulauan. Budidaya ikan dinilai mampu menjadi solusi ekonomi alternatif ketika aktivitas melaut terganggu cuaca.

Menurutnya, melalui pengembangan budidaya, masyarakat tidak hanya memperoleh pasokan pangan berkelanjutan, tetapi juga peluang tambahan pendapatan yang lebih stabil.

Sepanjang 2025, UPT PBKL telah menyalurkan 143.575 ekor benih ikan konsumsi kepada 77 kelompok penerima. Kelompok tersebut terdiri atas Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan), Unit Pembenihan Rakyat (UPR), serta sejumlah sekolah, termasuk di wilayah Kepulauan Seribu.

“Insya Allah, target kami tahun ini mencapai 200 ribu ekor benih ikan konsumsi,” kata dia.

Pada awal Februari, UPT PBKL juga telah mendistribusikan 1.000 ekor benih ikan bawal berukuran 7–8 sentimeter kepada Kelompok Sea Farming di Pulau Panggang. Bantuan ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas budidaya sekaligus memperkuat kemandirian pangan masyarakat setempat.

Pendistribusian benih ikan menjadi langkah konkret Pemprov DKI Jakarta dalam mendorong produksi ikan konsumsi di Kepulauan Seribu agar kebutuhan pangan dapat terpenuhi secara mandiri dan berkelanjutan.

“Benih yang diberikan diharapkan dapat dibudidayakan secara optimal, baik untuk konsumsi keluarga maupun sebagai sumber ekonomi masyarakat,” kata dia.

Baca Juga :

Presiden MBZ Komitmen Lipat Gandakan Investasi PEA di Indonesia
Dirikan Perusahaan AI Baru, Elon Musk Mau Saingi ChatGPT?

Perwakilan Kelompok Sea Farming Pulau Panggang, Ali (51), menyampaikan apresiasi atas bantuan tersebut. Menurutnya, program ini memberikan dampak positif terhadap pengembangan usaha budidaya yang dijalankan kelompoknya.

“Program ini sangat bermanfaat bagi kami. Semoga ke depan dapat terus berlanjut dan semakin banyak kelompok yang merasakan manfaatnya,” kata dia.

Program distribusi benih ikan konsumsi ini diharapkan menjadi penggerak ekonomi pesisir sekaligus memperkuat ketahanan pangan di wilayah Kepulauan Seribu dalam jangka panjang.

You Might Also Like

BBM Nelayan Rp15 Ribu Disahkan! Jurus Bahlil Lindungi Dompet Tanpa Sentuh APBN
Jakarta Darurat Judol. Ribuan Warga Pilih Jalan Spekulasi demi Bertahan Hidup
Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo
Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat
Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya
TAGGED:Budidaya Ikanketahanan pangan
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Stabilkan Harga Sembako, 500 Pasar Murah Digelar di Jakarta
Next Article Tahun Kuda Api 2026, Ini Shio Paling Beruntung
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!

Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia

Hadapi Musim Kemarau, Pemerintah Pastikan Stok Pangan Nasional Tetap Aman

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

Pat Gulipat Hasil Korupsi? Polri Geledah 12 Lokasi dari Kafe, Money Changer hingga Rumah Mewah

Lolos dari Selat Hormuz! Pertamina Jaga Pasokan 2 Juta Barel Minyak Bagi Ketahanan Energi RI

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

EkonomiTerkini

Ekonom Sebut Gebrakan B50 Akan Perkuat Rupiah, Selamatkan APBN dan Stop Impor Solar

1 week ago
EkonomiTerkini

Gas CNG Merah Putih Hadir! Hemat 40%, Kompor Lama Tetap Bisa Dipakai

1 week ago
EkonomiTerkini

Bahlil Desak PLN Gerak Cepat Atasi Kegelapan Warga Kalimantan dan Sumatera

1 week ago
EkonomiTerkini

Purbaya Bantah Tuduhan Obligasi Patriot Danantara Jadi Sarana Pencucian Uang

2 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index