By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: DPRD Jabar Pertanyakan Rencana Sekolah Maung Gagasan Dedi Mulyadi
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » DPRD Jabar Pertanyakan Rencana Sekolah Maung Gagasan Dedi Mulyadi

Pendidikan

DPRD Jabar Pertanyakan Rencana Sekolah Maung Gagasan Dedi Mulyadi

Jack
By
Jack
6 months ago
Share
3 Min Read
Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat Zaini Shofari memberikan keterangan di Bandung. (Foto: Antara)
SHARE

INVERSI.ID – Komisi V DPRD Jawa Barat mempertanyakan rencana pembangunan Sekolah Maung atau Manusia Unggulan yang digagas Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Pasalnya, hingga kini belum ada laporan resmi terkait program tersebut dan belum tercantum dalam skema Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jawa Barat 2026.

Contents
Komisi V Pertanyakan Perencanaan Sekolah MaungBelum Masuk APBD 2026, Pemprov Diminta RealistisHibah Lahan Disiapkan, DPRD Ingatkan Efisiensi

Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat, Zaini Shofari, menyampaikan bahwa informasi mengenai Sekolah Maung justru pertama kali diketahui legislatif melalui unggahan media sosial pribadi gubernur serta pemberitaan media massa.

Komisi V Pertanyakan Perencanaan Sekolah Maung

Zaini mengungkapkan pihaknya belum pernah menerima penjelasan formal terkait konsep maupun perencanaan pembangunan Sekolah Maung. Ia menyebut istilah dan gagasan sekolah tersebut baru diketahui beberapa hari terakhir.

“Komisi V belum pernah mendengar diksi Sekolah Maung. Baru tahu empat harian yang lalu dari medsos gubernur dan media idenya sudah terlahir. Saya tidak tahu itu masuk perencanaan, atau lagi-lagi ide mendadak gubernur yang sporadis,” ujar Zaini dikonfirmasi di Bandung, Rabu (14/1).

Ia menegaskan pembangunan sekolah baru membutuhkan proses panjang, mulai dari pengadaan lahan hingga pembangunan fisik, yang umumnya memakan waktu bertahun-tahun. Karena itu, Zaini menilai perlu kehati-hatian dalam merancang program besar di sektor pendidikan.

Belum Masuk APBD 2026, Pemprov Diminta Realistis

Zaini menekankan hingga saat ini rencana pembangunan Sekolah Maung belum masuk dalam APBD Jawa Barat 2026. Kondisi tersebut membuatnya menyarankan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk mengambil langkah yang lebih realistis dan terukur.

Menurutnya, penguatan sekolah yang sudah ada dinilai lebih efektif dibanding membangun sekolah baru dari awal. Ia menyebut masih banyak sekolah menengah atas di Jawa Barat yang memiliki lahan tersisa dan bisa dikembangkan sesuai kebutuhan program unggulan.

“Mending perkuat sekolah yang sudah ada. Di beberapa SMA itu ada yang masih punya lahan 1 sampai 2 hektar sisanya. Itu bisa masuk satu program studi yang Gubernur inginkan,” ucap Zaini.

Ia menambahkan, optimalisasi sekolah eksisting akan memangkas waktu birokrasi serta mempercepat pelaksanaan program dibandingkan harus melalui proses pengadaan lahan dan pembangunan fisik baru.

Baca Juga :

BGN Wajibkan SPPG Serap Hasil Peternak & Produsen Daerah
Jadwal Tayang, Sinopsis dan Daftar Pemain Film Ghostbusters: Frozen Empire

“Belum (masuk APBD 2026). Yang baru itu lama, sekarang beli lahan, tahun depan membangun. Jadi perkuat yang ada, alokasi masuk ke situ,” tuturnya.

Hibah Lahan Disiapkan, DPRD Ingatkan Efisiensi

Meski menyoroti aspek perencanaan dan penganggaran, Zaini membenarkan adanya pergerakan di tingkat daerah terkait rencana Sekolah Maung. Berdasarkan penelusurannya saat kunjungan kerja ke SMAN 1 Pondok Salam, Pemerintah Kabupaten Purwakarta disebut tengah menyiapkan hibah lahan seluas sekitar 9 hektare kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Zaini tetap mengapresiasi visi Gubernur Dedi Mulyadi dalam mendorong lahirnya sekolah unggulan di Jawa Barat. Namun, ia menegaskan efisiensi anggaran harus menjadi pertimbangan utama agar program tersebut dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.

“Kami apresiasi itu, mungkin itu jadi salah satu jalan menuju Jabar Istimewa dengan banyaknya sekolah unggulan. Tapi kalau Gubernur punya ide yang lain terus juga anggarannya bisa terselesaikan ya dicoba saja,” kata Zaini menambahkan.

You Might Also Like

Beasiswa Garuda Tak Sekadar Kuliah, Mahasiswa Diminta Bangun Ekosistem Riset Nasional
Program Sekolah Rakyat Dikebut, Kemensos Ingatkan Pentingnya Tata Kelola yang Transparan
Prabowo Dukung Kampus IIT dan IIM Berdiri di Indonesia, Perkuat Pendidikan Nasional
Beasiswa LPDP Tahap II 2026 Resmi Dibuka, Ini Jadwal, Program, dan Syarat Terbarunya
Ini Respons Akademisi Saat Bahlil Tantang Kampus Uji Kebijakan Energi di KSTI 2026
TAGGED:Dedi MulyadiDPRD Jawa BaratKDMSekolah Maung
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Waspada Child Grooming, Ini Karakteristik Pelaku Menurut Psikolog
Next Article Waspada Child Grooming, Menteri PPPA Minta Peran Aktif Keluarga
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

BBM Nelayan Rp15 Ribu Disahkan! Jurus Bahlil Lindungi Dompet Tanpa Sentuh APBN

Jakarta Darurat Judol. Ribuan Warga Pilih Jalan Spekulasi demi Bertahan Hidup

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo

Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia

Hadapi Musim Kemarau, Pemerintah Pastikan Stok Pangan Nasional Tetap Aman

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Terkini

Sayembara Rp250 Juta Berbuah Hasil, Dedi Mulyadi Pastikan Uang Diberikan untuk Korban

2 weeks ago
Pendidikan

Dari Aceh hingga Papua, SMA Unggul Garuda Antar Ratusan Siswa ke Universitas Kelas Dunia

3 weeks ago
Pendidikan

Kabar Baik! 80 Ribu Pelajar SMA/SMK Swasta di Jabar Dapat Bantuan Pendidikan

3 weeks ago
Pendidikan

Pemerintah Resmi Umumkan 307 Siswa Lolos SMA Unggul Garuda Baru Tahun Ajaran 2026/2027

3 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index