By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Efek Domino Guncang Pasar Modal! Usai Bos Bursa, Kini 3 Petinggi OJK Angkat Kaki
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Efek Domino Guncang Pasar Modal! Usai Bos Bursa, Kini 3 Petinggi OJK Angkat Kaki

EkonomiTerkini

Efek Domino Guncang Pasar Modal! Usai Bos Bursa, Kini 3 Petinggi OJK Angkat Kaki

Dede isharuddin
By
Dede isharuddin
5 months ago
Share
2 Min Read
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Mahendra Siregar (tengah) saat memberikan keterangan pers OJK di Main Hall Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (29/1/2026). (Foto: Antara/Dhemas Reviyanto)
SHARE

JAKARTA

Sebuah gempa besar mengguncang pasar keuangan Indonesia. Belum genap sehari setelah Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan pengunduran dirinya, kini giliran tiga pucuk pimpinan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang mengambil langkah serupa.

Total, empat ‘jenderal’ pasar modal kompak mundur dalam satu hari, Jumat (30/1/2026), meninggalkan tanda tanya besar bagi publik dan investor. Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar, bersama dua pejabat teras lainnya—Inarno Djajadi (Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal) dan I.B. Aditya Jayaantara (Deputi Komisioner)—secara mengejutkan menyatakan mundur dari jabatan mereka, Jumat petang.

Pengumuman ini sontak menciptakan gelombang kejut, mengingat posisi sentral mereka dalam menjaga stabilitas sektor jasa keuangan nasional. Yang membuat publik semakin penasaran adalah alasan di balik pengunduran diri massal ini.

Dalam pernyataan resminya, Mahendra Siregar menyebut langkah ini sebagai bentuk “tanggung jawab moral” untuk mendukung terciptanya langkah pemulihan yang diperlukan. Pernyataan ini seolah mengisyaratkan adanya masalah fundamental yang sedang coba ditangani dan memicu spekulasi di kalangan pelaku pasar.

“Pengunduran diri ini merupakan bentuk tanggung jawab moral untuk mendukung terciptanya langkah pemulihan yang diperlukan,” ujar Mahendra Siregar dalam keterangan yang diterima media. Hingga kini, belum ada penjelasan detail mengenai kekeliruan apa yang membuat para petinggi ini merasa perlu mengambil “tanggung jawab moral”.

Di tengah badai spekulasi, OJK bergegas mengeluarkan pernyataan untuk menenangkan pasar. Lembaga pengawas keuangan ini menegaskan bahwa operasional dan fungsi pengawasan akan tetap berjalan normal.”OJK menegaskan bahwa proses pengunduran diri ini tidak mempengaruhi pelaksanaan tugas, fungsi, dan kewenangan OJK dalam mengatur, mengawasi, serta menjaga stabilitas sektor jasa keuangan secara nasional,” tulis OJK dalam rilis resminya.

Untuk sementara, tugas dan tanggung jawab para pejabat yang mundur akan dijalankan sesuai dengan mekanisme yang berlaku untuk memastikan tidak ada kekosongan kepemimpinan. Pengunduran diri beruntun dari empat pejabat paling berpengaruh di pasar modal dalam waktu kurang dari 24 jam telah menciptakan preseden yang belum pernah terjadi sebelumnya.

You Might Also Like

LRT Velodrome–Manggarai Segera Beroperasi, Tapi Siapkah Manggarai Tampung Lonjakan Penumpang
PT Timah Bantu Bangun Sumur Bor, SMPN 3 Simpang Katis Segera Nikmati Akses Air Bersih
Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo
Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!
Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat
TAGGED:BEII.B. Aditya JayaantaraInarno DjajadiMahendra SiregarOJK
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Sejumlah warga menerima bantuan makan bergizi gratis (MBG) di lokasi banjir di RT 05/RW 08, Jalan Jembatan Gantung, Pejaten Timur, Jakarta Selatan, Jumat (30/1/2026). (Foto : ANTARA/Luthfia Miranda Putri) Warga Terdampak Banjir di Pejaten Timur Terima Bantuan MBG, Ringankan Beban di Tengah Pengungsian
Next Article Bukan Cuma Gali Lalu Pergi! Cara PT Timah “Hidupkan Kembali” Laut Sampur, Bangka Tengah
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia

Hadapi Musim Kemarau, Pemerintah Pastikan Stok Pangan Nasional Tetap Aman

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

Pat Gulipat Hasil Korupsi? Polri Geledah 12 Lokasi dari Kafe, Money Changer hingga Rumah Mewah

Lolos dari Selat Hormuz! Pertamina Jaga Pasokan 2 Juta Barel Minyak Bagi Ketahanan Energi RI

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Argentina Terlalu Tangguh untuk Swiss, Jadi Penyelamat Amerika Latin di Piala Dunia 2026

2 days ago
Pildun 2026Terkini

Inggris Tunjukkan Mental Juara, Singkirkan Norwegia dan Melaju ke Semifinal

2 days ago
Internasional

Konflik AS-Iran Memanas, PBB Ingatkan Ancaman bagi Stabilitas Dunia

4 days ago
Internasional

Cuaca Ekstrem Melanda Korea Selatan, Pemerintah Tetapkan Siaga Gelombang Panas Level Peringatan

4 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index