By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Bukan Cuma Gali Lalu Pergi! Cara PT Timah “Hidupkan Kembali” Laut Sampur, Bangka Tengah
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Bukan Cuma Gali Lalu Pergi! Cara PT Timah “Hidupkan Kembali” Laut Sampur, Bangka Tengah

Ekonomi

Bukan Cuma Gali Lalu Pergi! Cara PT Timah “Hidupkan Kembali” Laut Sampur, Bangka Tengah

Dede isharuddin
By
Dede isharuddin
5 months ago
Share
4 Min Read
(Ilustrasi) Salah satu kegiatan penambangan PT Timah di laut lepas Indonesia bagian barat. (Foto, MIND.ID)
SHARE

BANGKA –

Ketika kata ‘tambang’ disebut, bayangan lahan kritis dan laut yang rusak seringkali muncul di benak kita. Namun, narasi berbeda datang dari perairan Laut Sampur dan Tanjung Berikat di Bangka Tengah. Di lokasi ini, PT Timah Tbk bukan hanya hadir untuk menambang, tetapi juga menjalankan misi yang disebut komitmen inti, menambang untuk menghidupkan kembali.

Di tengah dinamika Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang berjalan, perusahaan plat merah ini secara tegas memposisikan program reklamasi pasca-tambang bukan hanya formalitas atau kewajiban semata. Sebaliknya, ini menjadi bagian integral dari DNA perusahaan, sebuah siklus yang tak terpisahkan dari operasional tambang, dari awal hingga akhir.

PT Timah membuktikan kegiatan penambangan di dekat Desa Beriga itu bisa berjalan selaras dengan upaya pemulihan lingkungan yang terencana dan berkelanjutan. Bagi PT Timah, reklamasi menjadi filosofi. Jauh sebelum alat berat mulai beroperasi, rencana untuk memulihkan dan bahkan meningkatkan nilai ekologis sebuah area sudah dirancang. Hal ini menjadi wujud tanggung jawab Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang tidak hanya mengejar profit, tetapi juga memastikan keberlanjutan untuk generasi mendatang.

“Upaya perusahaan menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan adalah kunci untuk keberlanjutan perusahaan,” tegas Anggi Siahaan, Departement Head Corporate Communication PT Timah dalam rilis resmi yang diterima redaksi inversi.id. Ini sinyal kuat setiap aktivitas operasional PT Timah sudah diperhitungkan dampaknya, dan langkah-langkah mitigasi serta pemulihan telah disiapkan.

“PT Timah terus meningkatkan standar operasional agar lebih ramah lingkungan serta memberikan dampak positif bagi alam dan masyarakat,” tambah Anggi. Komitmen ini, menurut perusahaan, merupakan investasi jangka panjang untuk keberlanjutan ekosistem dan kesejahteraan masyarakat di lingkar tambang.

Data menunjukkan keseriusan mereka menjalankan program pemulihan lingkungan yang masif. Di wilayah perairan seperti Laut Sampur, PT Timah secara proaktif menjalankan berbagai inisiatif untuk memulihkan kembali denyut kehidupan bawah laut.

Beberapa program unggulan yang telah dan terus berjalan meliputi, program “Rumah Ikan” yakni sebanyak ribuan unit terumbu karang buatan (artificial reef) dan fish shelter ditenggelamkan untuk menciptakan habitat baru bagi ikan dan biota laut lainnya, mempercepat pemulihan ekosistem.

Lalu program restocking “Biota Laut” dengan melakukan pengembangbiakan secara aktif dan pelepasan kembali (restocking) cumi-cumi dan kepiting untuk menjaga populasi dan keseimbangan rantai makanan di laut. Kemudian,rehabilitasi pesisir berupa program transplantasi karang dan penanaman mangrove digalakkan untuk memulihkan ekosistem pesisir yang vital bagi perlindungan pantai dan sebagai area pemijahan ikan.

Baca Juga :

Iran Pasang Lima Syarat ke AS Sebelum Negosiasi Dilanjutkan, Selat Hormuz Jadi Sorotan
Menerka Arah Politik Ganjar Pranowo Usai Kalah di Pilpres 2024 Bersama Mahfud Md

Tak hanya di laut, di darat pun jejak pemulihan terlihat jelas. Selama periode 2015-2023, PT Timah telah berhasil mereklamasi lahan seluas 3.166,37 hektar di Bangka Belitung. Lahan-lahan yang tadinya dianggap kritis, kini bertransformasi menjadi area produktif seperti kebun buah dan agrowisata yang bermanfaat langsung bagi masyarakat.

Dengan memegang teguh komitmen terhadap reklamasi pasca-tambang, PT Timah berupaya menyeimbangkan operasionalnya dengan tanggung jawab sosial dan lingkungan. Upaya-upaya ini menjadi fondasi terwujudnya pembangunan yang harmonis, dengan aktivitas ekonomi dapat berjalan beriringan dengan kelestarian alam.

Kisah dari Laut Sampur ini menjadi bukti di tangan yang tepat, aktivitas pertambangan bisa menjadi awal dari sebuah kehidupan baru, bukan akhir dari segalanya.

You Might Also Like

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo
Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat
Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya
Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia
Hadapi Musim Kemarau, Pemerintah Pastikan Stok Pangan Nasional Tetap Aman
TAGGED:Anggi SiahaanBangka TengahBUMNDesa BerigaIUP PT TimahLaut Sampurpemulihan lingkunganreklamasiTanjung Beriket
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Efek Domino Guncang Pasar Modal! Usai Bos Bursa, Kini 3 Petinggi OJK Angkat Kaki
Next Article 3.166 Hektar Lahan Hijau Baru, Cara PT Timah Membuktikan Tambang Bisa Ramah Lingkungan
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

Pat Gulipat Hasil Korupsi? Polri Geledah 12 Lokasi dari Kafe, Money Changer hingga Rumah Mewah

Lolos dari Selat Hormuz! Pertamina Jaga Pasokan 2 Juta Barel Minyak Bagi Ketahanan Energi RI

Korupsi Masuk Jantung Penegak Hukum, Polri Bongkar 3 Mega Kasus

Janji Tinggal Janji? Kepercayaan Warga Karo Tergerus di Tengah Sengketa RSUD Kabanjahe

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

EkonomiTerkini

Ekonom Sebut Gebrakan B50 Akan Perkuat Rupiah, Selamatkan APBN dan Stop Impor Solar

1 week ago
EkonomiTerkini

Gas CNG Merah Putih Hadir! Hemat 40%, Kompor Lama Tetap Bisa Dipakai

1 week ago
EkonomiTerkini

Bahlil Desak PLN Gerak Cepat Atasi Kegelapan Warga Kalimantan dan Sumatera

1 week ago
EkonomiTerkini

Purbaya Bantah Tuduhan Obligasi Patriot Danantara Jadi Sarana Pencucian Uang

2 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index