By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: ‎Ekonom USU Soroti Penurunan Inflasi di Wilayah Sumut saat Akhir Tahun
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » ‎Ekonom USU Soroti Penurunan Inflasi di Wilayah Sumut saat Akhir Tahun

Ekonomi

‎Ekonom USU Soroti Penurunan Inflasi di Wilayah Sumut saat Akhir Tahun

Alexander
By
Alexander
6 months ago
Share
3 Min Read
Ekonom sekaligus Dosen Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sumatera Utara (USU) Wahyu Ario Pratomo. (Foto: Diskominfo Sumut)
Ekonom sekaligus Dosen Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sumatera Utara (USU) Wahyu Ario Pratomo. (Foto: Diskominfo Sumut)
SHARE

MEDAN, INVERSI – Ekonom dari Universitas Sumatera Utara (USU) Wahyu Ario Pratomo menyoroti penurunan inflasi di wilayah Sumatera Utara (Sumut), menjadi 3,96% pada November 2025.
‎
‎Menurut dia, ini menjadi cermin kinerja kepala daerah dalam menjaga stabilitas harga, meski di sisi bersamaan musibah bencana banjir bandang dan tanah longsor melanda wilayah Sumut pada 25 November 2025.
‎
‎”Dari 4,97% pada Oktober dan 5,32% pada September 2025,” kata Wahyu saat menjadi pembicara di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, dikutip Jumat (12/12/2025).
‎
‎Wahyu berpendapat, tren penurunan inflasi tersebut menunjukkan intervensi Pemerintah Provinsi atau Pemprov Sumut, pemerintah kabupaten/kota, dan pemangku kepentingan lainnya berjalan efektif.
‎
‎“Salah satunya adalah dengan mendatangkan cabai merah dari Jember, Jawa Timur, sebanyak 50 ton kemarin. Ini intervensi yang pintar. Bisa dilihat, inflasi yang tadinya 5,32% pada September 2025 kemudian turun,” tutur Dosen Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis USU ini.
‎
‎Menurut Wahyu, inflasi di Sumut sangat dipengaruhi harga komoditas seperti cabai merah, bawang merah, beras, dan ayam ras.
‎
‎Komoditas tersebut kerap menjadi penyumbang utama inflasi di daerah.
‎
‎“Inflasi juga sebagai ukuran kinerja kepala daerah,” ujarnya.
‎
‎Ia menilai, inflasi dapat dipicu oleh kurangnya produksi terhadap permintaan, serta infrastruktur distribusi yang belum optimal sehingga menimbulkan biaya logistik yang tinggi.
‎
‎Oleh sebab itu, Wahyu menyarankan pemerintah memperkuat kerja sama antarwilayah dengan mengoptimalkan infrastruktur, menjaga stabilitas harga melalui pasar murah dan operasi pasar, meningkatkan produksi komoditas pangan dan hortikultura, serta melakukan mitigasi risiko inflasi sejak dini.
‎
‎Sementara, Kepala Biro Perekonomian Setdaprovsu Poppy Marulita Hutagalung menyampaikan bahwa Pemprov Sumut telah menerapkan strategi 4K yakni Keterjangkauan Harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi, dan Komunikasi Efektif, sebagaimana tercantum dalam Peta Jalan Pengendalian Inflasi Daerah Sumut 2025–2027.
‎
‎“Operasi pasar, sidak pasar dan gudang distributor, monitoring pasokan, serta penguatan tata niaga bahan pokok terus dilakukan. Begitu juga gerakan pangan murah, pembentukan toko pantau inflasi, perluasan Rumah Pangan Kita (RPK), dan penyusunan kajian pengendalian inflasi,” ujar Poppy.
‎
‎Selain itu, Pemprov Sumut juga menggencarkan gerakan menanam dan panen serentak, penguatan infrastruktur, serta peningkatan kerja sama antar daerah.
‎
‎Di sisi bersamaan, peran BUMN/BUMD, UMKM, dan koperasi juga ditingkatkan dalam tata niaga pangan strategis.
‎
‎“Untuk tahun 2026, terdapat pengembangan kawasan produksi padi di Simalungun dan Deli Serdang seluas 2.000 hektare. Kawasan produksi jagung di Simalungun dan Dairi seluas 2.000 hektare, perluasan kawasan produksi cabai juga dilakukan di Simalungun, Dairi, Humbahas, dan Samosir seluas 200 hektare, serta perluasan kawasan produksi bawang merah seluas 200 hektare di Simalungun, Humbahas, Samosir, Dairi,” ucapnya.
‎
‎Diketahui, gerakan tanam dan panen serentak, serta pengembangan kawasan produksi padi, jagung dan cabai ini, merupakan bagian dari Program Jaminan Kestabilan Harga Komoditi Pangan (JASKOP) yang digagas Gubernur Sumut Bobby Nasution bersama Wagub Sumut Surya sebagai penguatan produksi dan distribusi komoditas.

You Might Also Like

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan
Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN
Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat
Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite
Bahlil Gelontorkan Rp10 Triliun! Ribuan Desa Siap Keluar dari Gelap
TAGGED:Ekonom USUPenurunan InflasiSumut
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Personel Brimob Polda Aceh mengawal pemulihan jaringan listrik di Aceh Tamiang, Selasa (9/12/2025). (Foto : ANTARA) ESDM Targetkan Listrik Banda Aceh Tersambung Kembali ke Backbone Sumatra pada 14 Desember
Next Article Kepala Badan Keuangan Daerah (BKUD) Kabupaten Semarang Rudibdo, saat penyerahan penghargaan kepada perangkat daerah pengelola pendapatan dan desa/kelurahan tercepat pelunasan PBB P2, di Pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang, Kamis (11/12). (Foto: Humas Pemprov Jateng) PAD Kabupaten Semarang Tembus Rp686 Miliar, Lewati Capaian 2024
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Program BPBL Bahlil Terangi 220 Ribu Rumah, Listrik Gratis Tembus Pelosok

Bahlil Bongkar Faktanya! 87% Batu Bara PLN Sudah Aman, Tak Perlu Panik

PLN Ambil Tanggung Jawab Pemadaman di Pulau Jawa! Gangguan Listrik Karena Masalah Internal

Inflasi Stabil, Ekonomi Indonesia Tumbuh Solid dan Tahan Guncangan Global

Kabar Gembira 1 Juli! B50 Lolos Uji Alat Berat, Impor Solar C48 Siap Diakhiri

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

EkonomiTerkini

PLN Masih Cari 20 Juta Ton Batu Bara, Bahlil Jamin Indonesia Tak Akan Mati Lampu

4 days ago
EkonomiPildun 2026Terkini

Piala Dunia 2026 Diserbu Judol, Polisi Putar Otak Kejar Bandar

5 days ago
Ekonomi

Perang Reda, BBM Tetap Aman! Jurus Bahlil Ini Tuai Pujian

5 days ago
EkonomiTerkini

Harga Minyak Turun, Pertamax Belum? Ekonom Bongkar Alasannya!

5 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index