By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Fakta-fakta AI, Berikan Sumbangan 4,4 Triliun Dolar hingga Berbahaya Seperti Nuklir
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Fakta-fakta AI, Berikan Sumbangan 4,4 Triliun Dolar hingga Berbahaya Seperti Nuklir

Terkini

Fakta-fakta AI, Berikan Sumbangan 4,4 Triliun Dolar hingga Berbahaya Seperti Nuklir

Natio
By
Natio
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Follow:
1 year ago
Share
3 Min Read
SHARE

Sejumlah fakta-fakta AI (artificial intelligence) yang berikan sumbangan 4,4 triliun dolar AS pada ekonomi global, hingga dapat berbahaya seperti nuklir. Bahkan, membuat PBB beraksi soal Hak Asasi Manusia (HAM).

Soal AI menyumbangkan 4,4 triliun dolar AS atau Rp 61.600 triliun pada ekonomi global dikatakan oleh McKinsey Global Institute yang juga melaporkan teknologi AI generatif memiliki pengaruh besar terhadap pertumbuhan ekonomi di masa depan.

McKinsey memprediksi teknologi AI akan memberikan kontribusi senilai 4,4 triliun dolar AS atau Rp 61.600 triliun ke ekonomi global setiap tahunnya.

Masih dalam laporan McKinsey, satu dari sedikit laporan yang mengukur dampak jangka panjang AI terhadap perekonomian. Laporan itu muncul ketika Silicon Valley dilanda antusiasme yang tinggi terhadap perangkat AI seperti ChatGPT dan Google Bard.

Sebagai contoh kasus, teknologi AI (artificial intelligence) seperti chatbot AI ChatGPT dapat meningkatkan produktivitas dengan menghemat 60 hingga 70 persen waktu pekerja melalui otomatisasi pekerjaan. Bahkan, setengah dari seluruh pekerjaan akan diotomatisasi antara tahun 2030 dan 2060.

McKinsey memperkirakan teknologi AI generatif akan mengotomatisasi setengah dari semua pekerjaan antara tahun 2035 dan 2075.

AI Berbahaya Seperti Nuklir

Potensi bahaya AI (artificial intelligence), diungkapkan oleh CEO OpenAI sekaligus pencipta ChatGPT, Sam Altman yang berikan himbauan membentuk sebuah lembaga pengawasan untuk memantau teknologi ini dari segala perkembangannya.

Sebab, artificial intelligence, yang dianggap dapat membantu hidup manusia, ternyata menyimpan sejumlah potensi bahaya AI yang siap mengintai kapan saja. Saking berbahayanya, AI disebut seperti nuklir yang menakutkan.

Oleh CEO OpenAI, lembaga intelejen yang bakal dibentuk berfungsi seperti International Atomic Energy Agency (IAEA), yakni badan internasional yang mengawasi penerapan energi nuklir. AI juga berpotensi hancurkan industri media online, yang disebut sebagai perubahan paling radikal yang pernah terjadi. Terlebih pada Google Search yang berbasis Artificial intelligence atau AI. Google sendiri, ungkapkan hal tersebut dan juga umumkan sejumlah fitur baru dalam konferensi Google I/O 2023 di Amerika Serikat.

Baca Juga :

Gaya Hidup dapat Meningkatkan Kanker di Usia Muda, Ini 7 Cara Mencegahnya
Usai Diperiksa Kejagung 4,5 Jam Terkait Kasus Korupsi Sang Suami, Sandra Dewi: Doain Aja Ya

Kemudian, masih soal artificial intelligence atau AI berpotensi hancurkan media online, bagaikan sebuah bom nuklir yang siap meledak. Padahal, industri media online juga tengah berjuang untuk bertahan hidup.
Lalu, mahasiswa pilih pakai ChatGPT di negara Jepang untuk bikin tugas yang berdasarkan hasil sebuah survei, yang menyebutkan lebih dari 30 persen mahasiswa di Jepang telah menggunakan ChatGPT untuk membuat tugas.

Para mahasiswa Jepang itu juga mengetahui potensi bahaya dari AI yang merupakan sebuah kecerdasan buatan yang dianggap mampu membantu hidup manusia.

Meski begitu, banyak perdebatan tentang dampak teknologi AI bagi kehidupan manusia, ada kalangan yang mengatakan AI dapat menggantikan pekerjaan manusia dan ada juga ya optmistis teknologi AI dapat meningkatkan produktivitas individu. Namun, hal itu masi menjadi sebuah perdebatan dan bukan sebagai acuan.

You Might Also Like

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo
Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!
Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia
Argentina Terlalu Tangguh untuk Swiss, Jadi Penyelamat Amerika Latin di Piala Dunia 2026
Inggris Tunjukkan Mental Juara, Singkirkan Norwegia dan Melaju ke Semifinal
Share This Article
Facebook Email Print
Share
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Follow:
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Previous Article Jelang Kickoff Liga 1 2023/2024, Erick Thohir Dorong Adanya Sejumlah Perbaikan
Next Article Gibran Rakabuming Tanggapi Ancaman Amien Rais ke Kota Solo
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

Pat Gulipat Hasil Korupsi? Polri Geledah 12 Lokasi dari Kafe, Money Changer hingga Rumah Mewah

Lolos dari Selat Hormuz! Pertamina Jaga Pasokan 2 Juta Barel Minyak Bagi Ketahanan Energi RI

Korupsi Masuk Jantung Penegak Hukum, Polri Bongkar 3 Mega Kasus

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Internasional

Konflik AS-Iran Memanas, PBB Ingatkan Ancaman bagi Stabilitas Dunia

3 days ago
Internasional

Cuaca Ekstrem Melanda Korea Selatan, Pemerintah Tetapkan Siaga Gelombang Panas Level Peringatan

3 days ago
Pildun 2026Terkini

Mbappe Cs Tampil Super Attacking, Les Bleus Makin Difavoritkan Juara

3 days ago
Pildun 2026Terkini

Messi, Mbappe, Haaland atau Kane? Siapa yang Akan Raih Sepatu Emas Piala Dunia 2026

4 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index