By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Fenomena Gen Z Tinggalkan Smartphone, Sebuah Tren Lindungi Kesehatan Mental
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Fenomena Gen Z Tinggalkan Smartphone, Sebuah Tren Lindungi Kesehatan Mental

Terkini

Fenomena Gen Z Tinggalkan Smartphone, Sebuah Tren Lindungi Kesehatan Mental

Natio
By
Natio
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Follow:
1 year ago
Share
2 Min Read
SHARE

Terdapat sebuah fenomena Gen Z meninggalkan smartphone dan menggunakan feature phone, yang menjadi sebuah tren untuk melindungi kesehatan mental.

Contents
Terjadi di AmerikaLindungi Kesehatan MentalPenjualan Feature Phone Meningkat

Padahal, dalam feature phone tidak dapat fitur yang canggih dan memanjakan penggunanya. Selain itu, dalam feature phone juga tidak dapat kamera canggih yang dapat menghasilkan sebuah foto yang berkualitas.

Terjadi di Amerika

Para Gen Z di Amerika Serikat, tengah terjadi fenomena untuk meninggalkan smartphone dan menggunakan feature phone yang minim fitur.

Ditambah, feature phone tidak dapat mengunduh aplikasi dan hanya berisi firur sederhana. Namun, tetap dapat terhubung dengan internet. Bahkan, dapat membuka sebuah web dan membuka email.

Gen Z yang lahir pada 1997 hingga 2012, kembali menggunakan feature phone dan meninggalkan smartphone.

Lindungi Kesehatan Mental

Para Gen Z, beralasan untuk meninggalkan smartphone dan menggunakan feature phone demi melindungi kesehatan mental.

Jadi, dapat dikatakan, fenomena Gen Z tinggalkan smartphone dan beralih ke feature phone, sebagai sebuah tren lindungi kesehatan mental.

Sebab, para Gen Z lebih menghabiskan waktu dengan menatap layar smartphone, komputer, video game, atau menonton televisi.

Artinya, para Gen Z itu mempunyai screen time yang sangat banyak hingga melupakan kehidupan sosial.

Baca Juga :

No Drugs, More Dreams! Granat Jatim Edukasi 279 Siswa Surabaya
Jhonny Iskandar Ternyata Anak Pondok Pesantren Sebelum Jadi Legenda Rockdut

Selain itu, para Gen Z juga ingin memutus hubungan mereka dengan media sosial dan menjauh dari persona yang ditampilkan.

Penjualan Feature Phone Meningkat

Akibat adanya fenomena ini, penjualan feature phone mengalami peningkatan di Amerika Serikat. Tercatat, sudah ada puluhan ribu ponsel feature phone yang terjual kepada para Gen Z itu.

Selain itu, Gen Z juga telah merasakan dampak positif dari media sosial yang dapat membuat kecanduan hingga merusak kesehatan mental.

Terlebih, adanya validasi di media sosial juga yang menyebabkan kesehatan mental Gen Z juga terganggu, berdasarkan jumlah komentar dan jumlah likes menjadi sebuah tolak ukur.

Melihat masalah-masalah yang timbul pada remaja terutama Gen Z, Utah, salah satu negara bagian di Amerika Serikat, tengah mendorong undang-undang media sosial. Isinya, mewajibkan izin orang tua bagi remaja yang hendak membuka akun.

You Might Also Like

Jakarta Darurat Judol. Ribuan Warga Pilih Jalan Spekulasi demi Bertahan Hidup
LRT Velodrome–Manggarai Segera Beroperasi, Tapi Siapkah Manggarai Tampung Lonjakan Penumpang
PT Timah Bantu Bangun Sumur Bor, SMPN 3 Simpang Katis Segera Nikmati Akses Air Bersih
Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo
Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!
Share This Article
Facebook Email Print
Share
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Follow:
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Previous Article 4 Daftar Manfaat Daun Bawang untuk Ibu Hamil
Next Article AI Buat Penipuan Lebih Sulit Dikenali, Manusia Harus Tanggung Jawab
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia

Hadapi Musim Kemarau, Pemerintah Pastikan Stok Pangan Nasional Tetap Aman

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

Pat Gulipat Hasil Korupsi? Polri Geledah 12 Lokasi dari Kafe, Money Changer hingga Rumah Mewah

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Argentina Terlalu Tangguh untuk Swiss, Jadi Penyelamat Amerika Latin di Piala Dunia 2026

2 days ago
Pildun 2026Terkini

Inggris Tunjukkan Mental Juara, Singkirkan Norwegia dan Melaju ke Semifinal

2 days ago
Internasional

Konflik AS-Iran Memanas, PBB Ingatkan Ancaman bagi Stabilitas Dunia

4 days ago
Internasional

Cuaca Ekstrem Melanda Korea Selatan, Pemerintah Tetapkan Siaga Gelombang Panas Level Peringatan

4 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index