By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Filipina Ajukan Tambahan Impor Minyak Rusia, Tunggu Restu AS
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Filipina Ajukan Tambahan Impor Minyak Rusia, Tunggu Restu AS

Internasional

Filipina Ajukan Tambahan Impor Minyak Rusia, Tunggu Restu AS

Jack
By
Jack
3 months ago
Share
2 Min Read
Ilustrasi - Kapal tanker melintas di selat Hormuz, Iran. (Foto: Antara)
SHARE

INVERSI.ID – Pemerintah Filipina tengah menanti respons dari Amerika Serikat terkait permohonan penambahan kuota impor minyak dari Rusia. Hal ini disampaikan Menteri Energi Sharon Garin dalam keterangannya kepada wartawan di Manila, Selasa (14/4).

“Kami telah berkomunikasi dengan Departemen Luar Negeri (AS) untuk mendapatkan kesempatan lagi atau perpanjangan pencabutan embargo,” kata Garin.

Menurutnya, pemerintah Filipina cukup optimistis terhadap permintaan resmi yang telah diajukan ke Washington. Langkah ini menjadi bagian dari strategi darurat untuk mengatasi tekanan energi yang tengah dihadapi negara tersebut.

Di tengah meningkatnya ketegangan global, termasuk konflik yang melibatkan Iran, pemerintah AS sebelumnya memberikan kelonggaran berupa pengecualian selama 30 hari terhadap pembelian minyak Rusia di pasar internasional. Kebijakan ini menjadi pengecualian dari sanksi yang diberlakukan Barat terhadap Moskow terkait perang di Ukraina.

Filipina menjadi salah satu negara yang terdampak signifikan oleh dinamika tersebut. Bahkan, negara ini tercatat sebagai yang pertama menetapkan status darurat energi akibat gangguan pasokan minyak di tengah konflik yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel dengan Iran.

Pada Maret lalu, Filipina tercatat mengimpor sekitar 2,48 juta barel minyak mentah dari Rusia. Angka ini menunjukkan ketergantungan yang cukup besar terhadap pasokan energi dari luar negeri.

Selama ini, sekitar 90 persen kebutuhan minyak Filipina dipasok dari kawasan Timur Tengah. Pada tahun 2024, total nilai impor minyak negara tersebut mencapai 16 miliar dolar AS atau sekitar Rp274,03 triliun.

Situasi ini membuat Filipina terus mencari opsi diversifikasi pasokan energi guna menjaga stabilitas ekonomi dan ketahanan energi nasional di tengah ketidakpastian geopolitik global.

You Might Also Like

Konflik AS-Iran Memanas, PBB Ingatkan Ancaman bagi Stabilitas Dunia
Cuaca Ekstrem Melanda Korea Selatan, Pemerintah Tetapkan Siaga Gelombang Panas Level Peringatan
Dampak Perang Timur Tengah Kian Terasa, Ekonomi Jerman Kehilangan Momentum
Bahlil Pasang Rem! Ekspor Listrik ke Singapura Belum Deal, RI Tak Mau Jual Murah
Malaysia Terancam Krisis BBM, ASN Resmi WFH Mulai Agustus!
TAGGED:Amerika SerikatFilipinaMinyak Dunia
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Trump Buka Peluang Negosiasi Baru dengan Iran, Pakistan Jadi Opsi
Next Article Diplomasi Tingkat Tinggi, Prabowo-Macron Tukar Pandangan Soal Isu Global
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo

Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Pulang Terhormat, Turki Bungkam Amerika Serikat 3-2 di Laga Penutup

2 weeks ago
Internasional

Diduga Ada Bom Perang Dunia II, Operasional Bandara Labuan Malaysia Dihentikan

2 weeks ago
Internasional

Dmitry Peskov Sebut Nuklir Satu-satunya Faktor yang Menahan Perang Global

3 weeks ago
EkonomiInternasionalTerkini

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

3 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index