By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Fotografi Cosplay Jadi Ruang Ekspresi Seni Visual Anak Muda Yogyakarta
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Fotografi Cosplay Jadi Ruang Ekspresi Seni Visual Anak Muda Yogyakarta

LifeStyle

Fotografi Cosplay Jadi Ruang Ekspresi Seni Visual Anak Muda Yogyakarta

Jack
By
Jack
1 year ago
Share
2 Min Read
SHARE

INVERSI.ID – Kreativitas generasi muda tak pernah kehabisan bentuk ekspresi. Di Yogyakarta, fotografi cosplay tidak hanya menjadi sarana dokumentasi, tetapi juga berkembang sebagai karya seni visual yang artistik dan imajinatif.

Contents
Fotografi Cosplay sebagai Medium ArtistikMembangun Ruang untuk Imajinasi Visual

Salah satu sosok yang menonjol di dunia ini adalah Ivan Septian Wasiono, fotografer cosplay yang dikenal di komunitas sebagai ivanmomotaro. Sejak 2015, Ivan aktif mendalami fotografi cosplay bersama komunitas Kameko Jogja, setelah sebelumnya menekuni dunia fotografi umum sejak 2013.

Bersama komunitasnya, Ivan menjadikan setiap sesi pemotretan sebagai proses eksploratif. Ia tidak hanya menangkap pose karakter, tetapi juga menciptakan atmosfer sinematik melalui pencahayaan dramatis, efek asap, LED warna-warni, hingga penggunaan properti unik seperti kaca dan plastik bening.

“Memahami karakter itu penting, tapi menghidupkannya secara visual adalah tantangan yang membuat fotografi cosplay terasa istimewa,” ujar Ivan, Senin (8/4).

Fotografi Cosplay sebagai Medium Artistik

Yang membuat karya Ivan berbeda adalah keberaniannya mengeksplorasi teknik pencahayaan dan konsep visual. Ia memanfaatkan cahaya alami, bangunan tematik, dan latar yang mendukung narasi cosplay. Efek khas seperti bubble berisi asap menjadi signature style yang memberikan sentuhan magis dan storytelling kuat dalam setiap foto.

Ivan juga rutin berbagi ilmu lewat workshop, sesi pemotretan komunitas, dan pelatihan untuk fotografer maupun cosplayer pemula. Bersama Kameko Jogja, ia membangun ekosistem fotografi cosplay yang kolaboratif dan inklusif.

Namun, menurut Ivan, fotografi cosplay di Indonesia masih kurang mendapat pengakuan serius dibanding genre lain seperti fotografi jurnalistik atau fashion.

“Kalau fotografi fashion punya panggung, fotografi jurnalistik punya penghargaan, maka fotografi cosplay pun seharusnya bisa mendapat ruang apresiasi yang setara. Ini juga bentuk seni visual yang serius,” tegasnya.

Membangun Ruang untuk Imajinasi Visual

Dengan pengalaman lebih dari satu dekade, Ivan ingin menunjukkan bahwa fotografi cosplay bukan sekadar dokumentasi, melainkan media untuk membawa imajinasi ke dunia nyata. Ia berharap genre ini bisa mendapatkan panggung lebih luas di industri kreatif Indonesia.

Baca Juga :

M-Banking Error Bikin Nasabah Geram, BCA: Pemulihan Terjadi Secara Bertahap
Presiden Prabowo Tunda Libur Rapat Demi Jembatan untuk Anak Sekolah

Melalui karya-karyanya, Ivan membuktikan bahwa di tangan kreatif, kamera bisa menjadi jembatan antara dunia fiksi dan realitas—menghadirkan karakter animasi, film, atau komik ke dalam frame penuh emosi dan atmosfer.***

You Might Also Like

Target Wisman Naik Tajam, Kemenpar Optimistis Indonesia Dikunjungi 19,1 Juta Turis Asing pada 2027
Bandara Soekarno-Hatta Tambah Rute Baru ke Tiongkok, Spring Airlines Resmi Terbang ke Jakarta
Pamer Liburan, Tapi Keluhkan Pertamax? Fenomena yang Memicu Perdebatan di Medsos
Harga Avtur Melonjak, Kemenpar dan Kemenhub Cari Cara Jaga Tiket Pesawat Tetap Terjangkau
Tak Hanya Bali, Kemenpar Genjot 10 Destinasi Prioritas untuk Tarik Wisatawan Mancanegara
TAGGED:Anak MudaYogyakarta
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Gen Z dan Dunia Kencan Modern, Lebih Pilih Eksplorasi daripada Komitmen?
Next Article Bamsoet Sebut Film ‘Pinjam 100 The Movie’ Cermin Bagi Generasi Muda
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Travel

Beda dengan Wisata Kuliner, Gastronomi Tawarkan Cerita dan Warisan Budaya Nusantara

2 weeks ago
Travel

Tak Mau Tertinggal dari Vietnam, Indonesia Siapkan Jurus Baru Dongkrak Pariwisata

2 weeks ago
Travel

Instalasi Sunflower Angel Jadi Magnet Baru di Candi Prambanan, Pengunjung Membludak

2 weeks ago
Event

Kirab Budaya Tresna Pancasila Meriahkan Malioboro, Gaungkan Semangat Kebangsaan di Yogyakarta

2 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index