By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Gas Lokal Jadi Senjata Baru! Bahlil Siapkan Jurus Tekan LPG Impor
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Gas Lokal Jadi Senjata Baru! Bahlil Siapkan Jurus Tekan LPG Impor

EkonomiTerkini

Gas Lokal Jadi Senjata Baru! Bahlil Siapkan Jurus Tekan LPG Impor

Dede isharuddin
By
Dede isharuddin
2 months ago
Share
3 Min Read
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia saat jumpa pers di Istana Negara, Jakarta, Senin 27 April 2026 (Foto: BPMI/Sekretaris Presiden)
SHARE

JAKARTA – Pemerintah terus bergerak cepat mencari solusi agar dapur rakyat tidak lagi bergantung pada gejolak harga energi global. Salah satu langkah strategis yang kini dimatangkan adalah pengembangan Compressed Natural Gas (CNG) sebagai alternatif pengganti LPG impor.

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, menegaskan bahwa pemerintah sedang mengkaji serius pemanfaatan CNG untuk memperkuat kedaulatan energi domestik, khususnya di sektor rumah tangga dan komersial.

Saat ini, konsumsi LPG nasional mencapai sekitar 8,6 juta ton per tahun. Namun, produksi dalam negeri hanya berada di kisaran 1,6–1,7 juta ton, sehingga sekitar 7 juta ton masih harus dipenuhi melalui impor. Ketergantungan besar inilah yang mendorong pemerintah mencari solusi alternatif yang lebih stabil dan berbasis sumber daya dalam negeri.

“Saat ini kita sedang membahas pembuatan CNG. Tapi ini masih dalam tahap finalisasi, dan ini salah satu alternatif terbaik untuk mendorong agar kemandirian energi di sektor LPG bisa kita capai,” ujar Bahlildi Jakarta, Senin (27/4)

CNG dinilai sebagai opsi strategis karena memanfaatkan gas C1 dan C2 yang produksinya melimpah di Indonesia. Selain memperkuat penggunaan gas domestik, CNG juga dinilai lebih fleksibel karena dapat digunakan untuk berbagai sektor, mulai dari rumah tangga, hotel, restoran, hingga transportasi melalui SPBG yang sebagian infrastrukturnya sudah tersedia.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar pemerintah dalam membangun sistem energi yang lebih tahan terhadap tekanan global. Dengan memperluas penggunaan CNG, pemerintah ingin memastikan pasokan energi tetap aman dan harga lebih terkendali bagi masyarakat.

Tak hanya CNG, pemerintah juga mengembangkan alternatif lain seperti Dimethyl Ether (DME) berbasis batu bara kalori rendah. Di sisi lain, program energi nasional juga diperkuat melalui optimalisasi lifting migas, pengembangan biodiesel B50, serta dorongan penggunaan bioetanol E20.

Bahlil memastikan, di tengah dinamika geopolitik global—termasuk ketegangan di Timur Tengah yang sempat memengaruhi jalur distribusi energi—kondisi pasokan energi Indonesia masih dalam keadaan aman.

“Alhamdulillah, sudah hampir dua bulan sejak dinamika di Selat Hormuz, kondisi kita tetap stabil,” kata Bahlil.

Baca Juga :

‘Color-Blocking’ Cara Anak Muda Tampil Berani dengan Padu Padan Warna
Walikota-DPRD Kawal Sekolah Ramah Anak!

Selain itu, stok minyak mentah untuk kebutuhan kilang nasional juga disebut berada di atas batas minimum, memastikan tidak ada gangguan berarti dalam pasokan energi nasional.

Pemerintah kini juga tengah mempercepat uji coba implementasi B50, termasuk pada sektor transportasi seperti lokomotif kereta api, sebagai bagian dari strategi jangka panjang mengurangi ketergantungan impor energi.

Dengan berbagai langkah ini, pengembangan CNG menjadi simbol arah baru kebijakan energi nasional: memanfaatkan kekuatan domestik untuk melindungi kebutuhan rakyat.

Jika berhasil diimplementasikan, CNG bukan hanya menjadi alternatif energi, tetapi juga menjadi fondasi penting menuju kemandirian energi—di mana dapur rakyat tidak lagi bergantung pada pasokan luar dan fluktuasi harga global.

You Might Also Like

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat
Bola “Meriam” dan Rahasia Banjir Gol di Piala Dunia 2026
Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan
Dramatis! Aljazair Paksa Yordania Angkat Koper Lebih Cepat
Haaland Menggila, Viking Norwegia Meluncur Mulus ke Fase Gugur
TAGGED:Kementerian ESDMLPGMenteri Bahlil
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Kasus Anak Tak Sekolah di Jakarta Tinggi, DPRD Dorong Penambahan Sekolah Gratis
Next Article Kebut Hilirisasi! Prabowo-Bahlil Resmikan 13 Proyek Sekaligus
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

Bahlil Gelontorkan Rp10 Triliun! Ribuan Desa Siap Keluar dari Gelap

Program BPBL Bahlil Terangi 220 Ribu Rumah, Listrik Gratis Tembus Pelosok

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Tak Cuma Mbappe! Trio Maut Prancis Kirim Sinyal Bahaya ke Semua Rival

22 hours ago
Pildun 2026Terkini

Argentina Tanpa Messi? Jawabannya Mulai Terlihat dan Bikin Suporter Was-was

23 hours ago
Pildun 2026Terkini

Belgia Terancam Pulang Lagi, Iran Bikin Kejutan! Grup G Piala Dunia Makin Brutal

2 days ago
Pildun 2026Terkini

Cape Verde Tinggal Selangkah Ukir Sejarah ke Babak Gugur Piala Dunia

2 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index