By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Gibran: AI Bukan Ancaman, Tapi Senjata untuk Masa Depan!
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Gibran: AI Bukan Ancaman, Tapi Senjata untuk Masa Depan!

Terkini

Gibran: AI Bukan Ancaman, Tapi Senjata untuk Masa Depan!

Jack
By
Jack
1 year ago
Share
4 Min Read
SHARE

INVERSI.ID – Perkembangan Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan kini kian masif dan menjadi bagian dari kehidupan modern. Meski demikian, belum semua masyarakat memanfaatkan potensi besar dari teknologi ini.

Contents
Kolaborasi Manusia dan TeknologiHadir di Talkshow AI: Shaping Indonesia’s FutureAI Bukan Pengganti ManusiaAI untuk Sektor Publik dan Mitigasi BencanaMeninjau Pameran Teknologi AI

Menanggapi fenomena tersebut, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menegaskan bahwa AI bukanlah ancaman, melainkan peluang. Dalam sebuah rekaman video yang dirilis oleh Sekretariat Wakil Presiden pada Sabtu (19/4/2025), Gibran menyampaikan pandangan tegasnya tentang posisi AI dalam kehidupan manusia.

“AI itu nggak akan menggantikan manusia. Jadi AI itu bukan ancaman. Tapi manusia yang tidak menggunakan AI akan dikalahkan oleh manusia yang menggunakan AI,” ujar Gibran.

Kolaborasi Manusia dan Teknologi

Menurut Gibran, tantangan saat ini bukanlah soal keberadaan teknologi, melainkan kesiapan manusia untuk beradaptasi. Ia mengajak masyarakat—terutama generasi muda—untuk berkolaborasi dengan AI dan memperkuat semangat persatuan demi membangun Indonesia yang lebih baik.

“Kita butuh ruang untuk tumbuh sehingga Indonesia yang lebih baik, Indonesia yang lebih terang dapat kita wujudkan bersama-sama,” ucapnya.

Gibran juga meyakini bahwa anak muda Indonesia bukan generasi yang mudah menyerah. Mereka hanya butuh dorongan dan alasan kuat untuk terus melangkah.

Hadir di Talkshow AI: Shaping Indonesia’s Future

Pernyataan Gibran disampaikan dalam rangkaian kegiatan talkshow “Artificial Intelligence: Shaping Indonesia’s Future” yang berlangsung di Universitas Pelita Harapan (UPH), Tangerang, Banten, pada Kamis (20/3).

Acara tersebut menjadi bagian dari dukungan pemerintah terhadap pengembangan ekosistem AI di Indonesia, terutama dalam dunia pendidikan. Gibran mengapresiasi langkah UPH yang menjadi kampus pertama di Indonesia dengan fakultas khusus AI.

“Saya sangat senang sekali UPH bisa benar-benar mengadopsi kemajuan teknologi, terutama AI,” kata Gibran kepada para mahasiswa.

Baca Juga :

Polyworking Jadi Tren Gen Z, Ini Risiko dan Cara Aman dari Serangan Siber
Dadan Hindayana Jelaskan Kriteria Pemberian Insentif SPPG Berstatus Suspend

Ia menyebut bahwa di berbagai negara lain, pengenalan AI sudah dimasukkan dalam kurikulum sejak dini, dan Indonesia tak boleh tertinggal dalam hal ini.

AI Bukan Pengganti Manusia

Gibran menekankan bahwa meskipun AI sangat canggih, sentuhan manusia tetap tak tergantikan. AI hanya alat bantu yang mempercepat dan mempermudah pekerjaan.

“Ini bukan ancaman. AI tidak akan menggantikan manusia. Karena apa pun itu, yang namanya human touch masih diperlukan,” tegasnya.

AI untuk Sektor Publik dan Mitigasi Bencana

Lebih jauh, Gibran berharap pemanfaatan AI di Indonesia tidak hanya terbatas pada dunia kreatif seperti foto dan animasi. Ia mendorong agar teknologi ini bisa diterapkan dalam pelayanan publik, sistem perpajakan, hingga mitigasi bencana.

“Kita ingin nanti saat mudik, masalah lalu lintas bisa dipecahkan dengan bantuan AI. Atau ketika terjadi banjir, AI bisa membantu analisis dan solusi cepat,” ujarnya.

Meninjau Pameran Teknologi AI

Usai acara, Wapres Gibran mengunjungi pameran AI Technology yang menampilkan berbagai inovasi mahasiswa UPH. Beberapa inovasi yang menarik perhatian antara lain:

  • Tennis Ball Distribution Robot
  • Virtual Reality Museum Catur Indonesia
  • Kimia Laboratorium Virtual
  • Flexible Piezoelectric Paper

Gibran juga ditemani sejumlah tokoh penting dalam kunjungan tersebut, termasuk Group Deputy CEO of Lippo Indonesia Adrian Suherman dan President of National Artificial Intelligence Institute (NAII) Rizaldi Setiabudi.

Pesan Gibran jelas, AI bukanlah musuh, tapi alat untuk memperkuat kapasitas manusia. Bukan teknologi yang harus ditakuti, melainkan manusia yang tidak mau beradaptasi yang justru akan tertinggal. Di tangan anak muda yang adaptif dan kolaboratif, AI bisa jadi kunci masa depan Indonesia yang lebih terang.***

You Might Also Like

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo
Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!
Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia
Argentina Terlalu Tangguh untuk Swiss, Jadi Penyelamat Amerika Latin di Piala Dunia 2026
Inggris Tunjukkan Mental Juara, Singkirkan Norwegia dan Melaju ke Semifinal
TAGGED:aiGibran
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Tweakments Tren Perawatan Estetik Gen Z yang Lebih Natural Tanpa Operasi Plastik
Next Article 8 Model Gamis Polos Modern 2025: Simpel Tapi Tetap Stylish!
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

Pat Gulipat Hasil Korupsi? Polri Geledah 12 Lokasi dari Kafe, Money Changer hingga Rumah Mewah

Lolos dari Selat Hormuz! Pertamina Jaga Pasokan 2 Juta Barel Minyak Bagi Ketahanan Energi RI

Korupsi Masuk Jantung Penegak Hukum, Polri Bongkar 3 Mega Kasus

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Internasional

Konflik AS-Iran Memanas, PBB Ingatkan Ancaman bagi Stabilitas Dunia

3 days ago
Internasional

Cuaca Ekstrem Melanda Korea Selatan, Pemerintah Tetapkan Siaga Gelombang Panas Level Peringatan

4 days ago
Pildun 2026Terkini

Mbappe Cs Tampil Super Attacking, Les Bleus Makin Difavoritkan Juara

4 days ago
Pildun 2026Terkini

Messi, Mbappe, Haaland atau Kane? Siapa yang Akan Raih Sepatu Emas Piala Dunia 2026

5 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index