By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Gibran Ajak Anak Muda Berperan dalam Pertanian Modern dengan Teknologi
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Gibran Ajak Anak Muda Berperan dalam Pertanian Modern dengan Teknologi

Ekonomi

Gibran Ajak Anak Muda Berperan dalam Pertanian Modern dengan Teknologi

Jack
By
Jack
1 year ago
Share
6 Min Read
SHARE

INVERSI.ID – Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka mendorong keterlibatan anak muda dalam pengembangan pertanian modern berbasis teknologi pertanian di Indonesia. Menurutnya, sektor pertanian saat ini sangat membutuhkan inovasi dan peran generasi muda, terutama untuk menghadapi tantangan produksi pangan yang kian besar. Hal ini disampaikan Gibran saat menghadiri acara panen raya tebu di Kawasan Pangan Lanud Adisutjipto, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (8/7).

Contents
Mengoptimalkan Potensi Anak Muda di Pertanian ModernKenapa Anak Muda Perlu Terlibat di Sektor Pertanian?Teknologi Pertanian Membuka Peluang BesarKolaborasi Pemerintah, Akademisi, dan Generasi MudaMendorong Program R\&D dan Hilirisasi Tebu

Gibran menegaskan bahwa keterlibatan anak muda dalam pertanian modern tidak hanya sekadar membantu, tetapi juga membawa semangat baru dan kemampuan adaptasi terhadap teknologi pertanian mutakhir.

“Saya juga titip, ini Pak Menteri untuk lebih banyak melibatkan anak-anak muda,” ujarnya di hadapan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman, yang turut mendampingi.

Lebih lanjut, Gibran menyebut bahwa pemanfaatan alat mekanisasi modern, termasuk penggunaan drone, menjadi peluang bagi generasi muda untuk berkontribusi lebih besar dalam sektor pertanian.

“Karena kita menggunakan mekanisasi alat-alat modern, drone, jadi saya mohon juga lebih banyak anak-anak muda yang dilibatkan,” tambahnya.

Mengoptimalkan Potensi Anak Muda di Pertanian Modern

Menurut Wapres Gibran, Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki potensi besar dalam pengembangan pertanian modern, mengingat banyaknya akademisi, peneliti, dan inovator muda di daerah ini. Gibran berharap mereka bisa turut terlibat dalam penelitian dan pengembangan (R\&D) benih unggul, pemrosesan hasil panen, hingga hilirisasi produk pertanian seperti tebu.

“Karena di Jogja ini banyak akademisi dan orang-orang pintar tentunya, banyak melibatkan mereka untuk R\&D untuk bibit dan juga untuk nanti ke depan masalah hilirisasi tebu,” ujarnya. Menurut Gibran, inovasi di bidang R\&D sangat penting untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas pertanian di masa depan.

Kegiatan panen raya tebu ini juga dihadiri Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto, yang mendukung penuh program pemerintah untuk meningkatkan produksi gula nasional melalui optimalisasi lahan dan pemanfaatan teknologi pertanian modern.

Kenapa Anak Muda Perlu Terlibat di Sektor Pertanian?

Keterlibatan anak muda dalam pertanian modern berbasis teknologi menjadi kunci keberlanjutan produksi pangan Indonesia. Saat ini, mayoritas petani Indonesia didominasi kelompok usia tua, sehingga regenerasi petani menjadi kebutuhan mendesak. Dengan pengetahuan digital dan kemampuan beradaptasi terhadap teknologi baru, anak muda diyakini mampu menghadirkan solusi inovatif bagi berbagai tantangan sektor pertanian.

Baca Juga :

3,5 Juta Halaman Rahasia Epstein Files & Jejak Elite Dunia
5 Pantangan Setelah Makan Durian yang Perlu Dihindari

Beberapa keuntungan keterlibatan anak muda dalam sektor pertanian antara lain:

  • Pemanfaatan teknologi pertanian yang lebih optimal. Anak muda lebih cepat belajar dan mengimplementasikan alat modern seperti drone, sensor kelembapan tanah, dan sistem irigasi otomatis.
  • Inovasi produk dan pasar. Generasi muda cenderung lebih kreatif dalam mengembangkan produk turunan pertanian dan menjangkau pasar baru, termasuk melalui pemasaran digital.
  • Meningkatkan daya tarik profesi petani. Anak muda dapat memperbaiki citra profesi petani dengan menampilkan sisi modern dan bernilai tinggi.

Teknologi Pertanian Membuka Peluang Besar

Pemanfaatan teknologi pertanian di Indonesia terus berkembang pesat. Pemerintah telah mendorong mekanisasi pertanian melalui subsidi alat mesin pertanian (alsintan), drone penyemprot, hingga penerapan big data untuk prediksi cuaca dan harga pasar. Semua ini membutuhkan SDM muda yang terampil untuk mengoperasikan dan mengelolanya.

Dalam acara panen tebu tersebut, Gibran menyebut bahwa hilirisasi menjadi salah satu fokus pemerintah ke depan. Artinya, anak muda tidak hanya bisa berperan di hulu (produksi), tetapi juga di hilir, seperti mengolah tebu menjadi produk bernilai tambah dan memasarkannya ke pasar nasional hingga ekspor.


Kolaborasi Pemerintah, Akademisi, dan Generasi Muda

Gibran berharap sinergi antara pemerintah, akademisi, pelaku industri, dan generasi muda bisa segera terwujud untuk memperkuat sektor pertanian nasional. Melalui riset, pelatihan, dan akses teknologi, anak muda dapat diberdayakan sebagai aktor utama pembangunan pertanian yang berkelanjutan.

“Kita ingin UNISA Yogyakarta ini, juga berkeinginan untuk menanamkan nilai-nilai kepada seluruh generasi muda punya keberanian untuk tampil dan kesiapan mental, kemudian terus belajar dan berkembang, sehingga Anda akan siap menjadi generasi yang unggul,” ujarnya menegaskan semangat tersebut.

Mendorong Program R\&D dan Hilirisasi Tebu

Dalam konteks komoditas tebu, Gibran menekankan pentingnya penelitian dan pengembangan bibit unggul untuk meningkatkan rendemen gula nasional. Selain itu, proses hilirisasi seperti produksi bioetanol, gula cair, hingga produk turunan lainnya harus diperkuat agar nilai tambah tebu semakin besar.

Langkah ini selaras dengan strategi pemerintah untuk mengurangi ketergantungan impor gula, sekaligus membuka peluang industri baru yang bisa menyerap tenaga kerja muda.

Kehadiran Wapres Gibran dalam panen raya tebu di Yogyakarta menjadi pesan kuat bahwa pertanian Indonesia membutuhkan suntikan energi muda. Melalui penerapan teknologi pertanian, inovasi riset, dan hilirisasi produk, generasi muda diharapkan bisa membawa sektor pertanian Indonesia melangkah lebih modern, berdaya saing global, dan berkelanjutan.

Dengan potensi besar yang dimiliki, anak muda Indonesia tidak hanya menjadi konsumen teknologi, tetapi juga pencipta solusi pertanian masa depan.

You Might Also Like

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo
Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat
Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya
Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia
Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih
TAGGED:Anak MudaGibranPertanian Modern
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article TWICE Ramaikan Soundtrack KPop Demon Hunters di Netflix
Next Article Zodiak Update Hari Ini Zodiak Hari Ini: Minggu Penuh Warna, Harmonis dan Romantis
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

Pat Gulipat Hasil Korupsi? Polri Geledah 12 Lokasi dari Kafe, Money Changer hingga Rumah Mewah

Lolos dari Selat Hormuz! Pertamina Jaga Pasokan 2 Juta Barel Minyak Bagi Ketahanan Energi RI

Korupsi Masuk Jantung Penegak Hukum, Polri Bongkar 3 Mega Kasus

Janji Tinggal Janji? Kepercayaan Warga Karo Tergerus di Tengah Sengketa RSUD Kabanjahe

Ekonom Sebut Gebrakan B50 Akan Perkuat Rupiah, Selamatkan APBN dan Stop Impor Solar

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

EkonomiTerkini

Gas CNG Merah Putih Hadir! Hemat 40%, Kompor Lama Tetap Bisa Dipakai

7 days ago
EkonomiTerkini

Bahlil Desak PLN Gerak Cepat Atasi Kegelapan Warga Kalimantan dan Sumatera

1 week ago
EkonomiTerkini

Purbaya Bantah Tuduhan Obligasi Patriot Danantara Jadi Sarana Pencucian Uang

1 week ago
EkonomiTerkini

Gas Murah, PHK Mereda! Jurus Bahlil Selamatkan Industri, Buruh Bernapas Lega

1 week ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index