By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Ground to Gas: Gerakan Anak Muda Ubah Limbah Kopi Jadi Biogas di Desa
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Ground to Gas: Gerakan Anak Muda Ubah Limbah Kopi Jadi Biogas di Desa

Terkini

Ground to Gas: Gerakan Anak Muda Ubah Limbah Kopi Jadi Biogas di Desa

Jack
By
Jack
1 year ago
Share
3 Min Read
SHARE

INVERSI.ID – Di tengah tantangan krisis iklim dan kesenjangan akses energi di pedesaan, sekelompok anak muda membuktikan bahwa perubahan besar bisa dimulai dari hal kecil—ampas kopi.

Contents
Inovasi: Limbah Kopi sebagai Bahan Baku BiogasSolusi Nyata bagi Warga DesaAnak Muda Jadi Aktor Perubahan

Inisiatif ini datang dari program Ground to Gas (G2G), sebuah gerakan yang digagas oleh komunitas muda bersama Enter Nusantara. Tujuannya sederhana namun berdampak besar, mengolah limbah organik, terutama ampas kopi dari kedai-kedai di Sumedang, menjadi biogas yang bisa digunakan sebagai sumber energi alternatif di desa-desa.

Program G2G tak sekadar menjadi ruang advokasi, melainkan turut hadir langsung di lapangan. Pada Minggu (29/6), tim G2G secara resmi menyerahkan instalasi biogas kepada warga Desa Haurngombong, Kabupaten Sumedang. Kegiatan ini disertai pelatihan teknis pengelolaan biogas, serta diskusi terbuka bersama warga dan perangkat desa mengenai pentingnya pengelolaan limbah berbasis masyarakat.

Inovasi: Limbah Kopi sebagai Bahan Baku Biogas

Berbeda dengan teknologi biogas konvensional yang mengandalkan kotoran ternak sebagai bahan utama, G2G menawarkan pendekatan inovatif dengan menambahkan ampas kopi sebagai bahan pendamping. Kombinasi ini terbukti tidak hanya meningkatkan kualitas gas, tapi juga menjadi solusi pengurangan limbah dari industri kopi lokal yang sedang berkembang di perkotaan dan perdesaan.

“Ini bukan hanya soal teknologi, tapi soal keberanian anak muda untuk mendengarkan warga, lalu bekerja bersama mereka,” ujar Naba, perwakilan Enter Nusantara.

“Seringkali kita dengar kalimat ‘anak muda adalah masa depan’, tapi G2G membuktikan bahwa anak muda juga adalah masa kini yang mampu bekerja untuk masa depan.”

Solusi Nyata bagi Warga Desa

Salah satu penerima manfaat program ini adalah Abad (40), warga Desa Haurngombong. Ia mengaku terbantu dengan adanya biogas di rumahnya.

“Alhamdulillah, sejak pakai biogas, pengeluaran keluarga jadi lebih hemat karena tidak perlu beli LPG lagi. Limbah ternak yang dulu cuma dibuang sekarang bisa dimanfaatkan,” katanya.

Pelatihan yang diberikan meliputi cara fermentasi, pemeliharaan instalasi biogas, serta penggunaan yang aman dan berkelanjutan untuk kebutuhan rumah tangga. Selain mengurangi ketergantungan pada energi fosil seperti LPG dan kayu bakar, sistem ini juga memperkenalkan pengelolaan limbah yang lebih ramah lingkungan.

Baca Juga :

Game Multiplayer Ringan untuk Laptop Kentang. Seru, Hemat RAM, Tetap Lancar!
Tolak Permintaan Tebusan Peretas Rp131 Miliar, Pemerintah Pasrah Kehilangan Data Berharga

Anak Muda Jadi Aktor Perubahan

Program G2G hadir sebagai contoh nyata bahwa desentralisasi energi bersih bisa dimulai dari bawah, bukan hanya dari kebijakan pusat. Dengan pendekatan kolaboratif, anak-anak muda ini berhasil menjembatani dua realitas yang sebelumnya tak terkoneksi limbah dan energi.

Lebih dari sekadar proyek sosial, G2G menunjukkan bahwa anak muda bisa menjadi aktor utama dalam transisi energi. Mereka mampu menciptakan solusi lokal berbasis pengetahuan, gotong royong, dan keberanian untuk mencoba hal baru.***

You Might Also Like

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo
Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!
Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia
Argentina Terlalu Tangguh untuk Swiss, Jadi Penyelamat Amerika Latin di Piala Dunia 2026
Inggris Tunjukkan Mental Juara, Singkirkan Norwegia dan Melaju ke Semifinal
TAGGED:Anak MudaLimbah Kopi
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Lirik Lagu ‘Foto Kita Blur’ – Sal Priadi, yang Puitis Kini Viral di TikTok
Next Article Sekolah Rakyat Terkoneksi Internet Cepat, Anak Muda di Pelosok Siap Go Digital
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

Pat Gulipat Hasil Korupsi? Polri Geledah 12 Lokasi dari Kafe, Money Changer hingga Rumah Mewah

Lolos dari Selat Hormuz! Pertamina Jaga Pasokan 2 Juta Barel Minyak Bagi Ketahanan Energi RI

Korupsi Masuk Jantung Penegak Hukum, Polri Bongkar 3 Mega Kasus

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Internasional

Konflik AS-Iran Memanas, PBB Ingatkan Ancaman bagi Stabilitas Dunia

3 days ago
Internasional

Cuaca Ekstrem Melanda Korea Selatan, Pemerintah Tetapkan Siaga Gelombang Panas Level Peringatan

3 days ago
Pildun 2026Terkini

Mbappe Cs Tampil Super Attacking, Les Bleus Makin Difavoritkan Juara

3 days ago
Pildun 2026Terkini

Messi, Mbappe, Haaland atau Kane? Siapa yang Akan Raih Sepatu Emas Piala Dunia 2026

4 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index