By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Gubernur Sherly Tjoanda Tinjau Cepat Rumah Tak Layak Huni di Maliaro!
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Gubernur Sherly Tjoanda Tinjau Cepat Rumah Tak Layak Huni di Maliaro!

Terkini

Gubernur Sherly Tjoanda Tinjau Cepat Rumah Tak Layak Huni di Maliaro!

Adrian
By
Adrian
5 months ago
Share
5 Min Read
Foto : Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda (Sumber : Inversi.id)
Foto : Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda (Sumber : Inversi.id)
SHARE

Inversi Di sela-sela agenda kedinasan yang padat, Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, menunjukkan komitmennya terhadap kesejahteraan sosial dengan melakukan kunjungan emosional ke sebuah hunian yang jauh dari kata layak.

Contents
Kontras Sosial di Jantung Kelurahan MaliaroIntervensi Pemerintah: Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH)Kepemimpinan Humanis dan Harapan BaruSinergi Pembangunan dan Keadilan Sosial

Langkah kaki Gubernur kali ini tertuju pada Kelurahan Maliaro, Kota Ternate, tepatnya di sebuah rumah kayu yang mulai melapuk milik Ibu Rani Brongkos. Kunjungan ini bukan sekadar seremoni protokoler, melainkan bentuk validasi langsung atas data kemiskinan ekstrem dan realitas hunian tidak layak yang masih membayangi sebagian warga di Maluku Utara.

Kehadiran pemimpin perempuan pertama di Bumi Moloku Kie Raha ini memberikan secercah harapan bagi Ibu Rani yang selama ini berjuang sendirian menjaga anak dan cucunya di balik dinding yang ringkih.

Kontras Sosial di Jantung Kelurahan Maliaro

Kelurahan Maliaro sebenarnya merupakan kawasan yang tertata dengan deretan rumah permanen yang cukup apik. Namun, rumah Ibu Rani berdiri sebagai sebuah anomali yang mencolok. Di antara bangunan beton yang kokoh, rumahnya tampak berjuang melawan gravitasi kayu-kayu penyangga yang mulai membusuk, atap yang bolong di berbagai sudut, serta lantai yang tak lagi rata.

Sebagai seorang perempuan kepala keluarga, Ibu Rani telah menghabiskan bertahun-tahun merajut doa dan ketegaran di bawah atap tersebut. Ia bertahan meski risiko keamanan selalu mengintai setiap kali angin kencang atau hujan deras menerjang pesisir Ternate.

Kontras ini menjadi alasan kuat mengapa kebijakan pemerintah daerah di bawah kepemimpinan Sherly Tjoanda kini menitikberatkan pada pemerataan infrastruktur dasar bagi masyarakat prasejahtera.

Foto : Kondisi Rumah Tidak Layak milik Ibu Rani Brongko (Sumber : Inversi.id)

Intervensi Pemerintah: Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH)

Dalam kunjungannya, Gubernur Sherly Tjoanda secara saksama memperhatikan setiap sudut bangunan yang sudah tidak lagi memenuhi standar keamanan bagi penghuninya.

Kondisi rumah Ibu Rani secara teknis telah memenuhi kriteria kritis untuk segera mendapatkan bantuan melalui Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Kriteria rumah yang tidak layak huni, sebagaimana yang terlihat pada kediaman Ibu Rani, meliputi:

Baca Juga :

Bank Jatim Bojonegoro Beri Bantuan CSR Multiguna Harga Milyaran! Mulai Dari Ambulans Sampai Sumur Bor!
Generasi Z Kehilangan Kemampuan Menulis Tangan, Tradisi Ribuan Tahun yang Terancam Punah
  • Kelemahan Struktural: Fondasi dan tiang penyangga yang tidak lagi mampu menahan beban bangunan secara stabil.
  • Kualitas Material: Penggunaan bahan bangunan yang bersifat sementara dan mudah rusak akibat cuaca ekstrem.
  • Sanitasi dan Kesehatan: Kurangnya akses air bersih yang terintegrasi dan sistem pembuangan yang tidak sehat.
  • Kepadatan Penghuni: Luas ruang yang tidak proporsional dengan jumlah anggota keluarga, yang berdampak pada kesehatan psikis anak-anak.

Gubernur menegaskan bahwa perbaikan rumah bagi warga seperti Ibu Rani adalah prioritas utama pemerintah provinsi untuk memastikan standar hidup yang bermartabat bagi seluruh rakyat Maluku Utara.

Kepemimpinan Humanis dan Harapan Baru

Kunjungan Gubernur Sherly Tjoanda ke rumah Ibu Rani mencerminkan gaya kepemimpinan yang humanis dan responsif. Di tengah rumah yang ringkih itu, terjadi dialog hangat yang penuh empati. Gubernur tidak hanya meninjau bangunan, tetapi juga mendengarkan keluh kesah Ibu Rani terkait beban ekonomi sebagai kepala keluarga.

Langkah ini menjadi pemantik optimisme bagi warga Maliaro lainnya. Kehadiran Gubernur dianggap sebagai sinyal bahwa pemerintah daerah tidak lagi bekerja di balik meja, melainkan turun langsung ke lapangan untuk menyentuh akar permasalahan.

Program bedah rumah yang akan diinisiasi bukan hanya sekadar memperbaiki tumpukan kayu, melainkan memberikan rasa aman bagi seorang ibu dan masa depan yang lebih sehat bagi cucu-cucunya.

Foto : Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda (Sumber : Inversi.id)

Sinergi Pembangunan dan Keadilan Sosial

Gubernur Sherly Tjoanda menekankan bahwa penanganan rumah tidak layak huni memerlukan sinergi lintas sektor. Pemerintah Provinsi Maluku Utara terus mendorong kolaborasi antara pemerintah kota, sektor swasta melalui dana CSR, serta partisipasi aktif masyarakat setempat.

“Kita ingin memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi di Maluku Utara dirasakan oleh semua lapisan, tanpa terkecuali. Warga seperti Ibu Rani harus mendapatkan haknya untuk tinggal di rumah yang sehat dan aman,” tegas Gubernur dalam kunjungannya.

Kisah Ibu Rani di Kelurahan Maliaro adalah potret kecil dari perjuangan besar banyak keluarga di Indonesia Timur. Dengan hadirnya Gubernur Sherly Tjoanda di rumah yang ringkih tersebut, narasi kemiskinan ini mulai bergeser menjadi narasi harapan. Program RTLH menjadi jembatan konkret untuk mewujudkan keadilan sosial yang nyata bagi warga Maluku Utara.

Ke depannya, transformasi fisik rumah Ibu Rani diharapkan menjadi awal dari program revitalisasi pemukiman yang lebih luas di Ternate. Karena pada akhirnya, rumah adalah fondasi utama bagi kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan sebuah bangsa.

You Might Also Like

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo
Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!
Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia
Argentina Terlalu Tangguh untuk Swiss, Jadi Penyelamat Amerika Latin di Piala Dunia 2026
Inggris Tunjukkan Mental Juara, Singkirkan Norwegia dan Melaju ke Semifinal
TAGGED:GubernurGubernur Sherly TjoandaMaliaroRumah Tak Layak HuniSherly TjoandaTinjauTinjau Cepat
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Foto : Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia (Sumber : www.setneg.go.id) Prabowo Subianto Perkuat Kepastian Hukum Investasi Proyek Hilirisasi Nasional
Next Article Foto : Menko Airlangga Hartarto melaporkan realisasi MBG di triwulan I 2026 diperkirakan mencapai Rp60 triliun. (Sumber : Sekretariat Presiden) Menko Airlangga Realisasi Makan Bergizi Gratis Capai Rp60 Triliun
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

Pat Gulipat Hasil Korupsi? Polri Geledah 12 Lokasi dari Kafe, Money Changer hingga Rumah Mewah

Lolos dari Selat Hormuz! Pertamina Jaga Pasokan 2 Juta Barel Minyak Bagi Ketahanan Energi RI

Korupsi Masuk Jantung Penegak Hukum, Polri Bongkar 3 Mega Kasus

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Internasional

Konflik AS-Iran Memanas, PBB Ingatkan Ancaman bagi Stabilitas Dunia

3 days ago
Internasional

Cuaca Ekstrem Melanda Korea Selatan, Pemerintah Tetapkan Siaga Gelombang Panas Level Peringatan

4 days ago
Pildun 2026Terkini

Mbappe Cs Tampil Super Attacking, Les Bleus Makin Difavoritkan Juara

4 days ago
Pildun 2026Terkini

Messi, Mbappe, Haaland atau Kane? Siapa yang Akan Raih Sepatu Emas Piala Dunia 2026

5 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index