By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Harga Cabai di Bandung Meroket Jelang Nataru, Pemkot Pastikan Stok Pangan Tetap Aman
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Harga Cabai di Bandung Meroket Jelang Nataru, Pemkot Pastikan Stok Pangan Tetap Aman

Ekonomi

Harga Cabai di Bandung Meroket Jelang Nataru, Pemkot Pastikan Stok Pangan Tetap Aman

Iqbal Prakoso
By
Iqbal Prakoso
6 months ago
Share
4 Min Read
Pedagang sedang membungkus pesanan pembeli di pasar. (Foto : ANTARA)
Pedagang sedang membungkus pesanan pembeli di pasar. (Foto : ANTARA)
SHARE

BANDUNG, INVERSI – Menjelang libur Hari Natal dan Tahun Baru, sejumlah harga bahan makanan pokok di Kota Bandung mengalami kenaikan, dengan komoditas cabai menjadi yang paling mencolok. Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung Ronny A. Nurudin mengungkapkan bahwa harga cabai domba sempat menembus angka Rp 100 ribu per kilogram. Kenaikan tersebut dipengaruhi terutama oleh faktor cuaca yang berdampak pada produksi dan distribusi di tingkat petani.

Ronny menjelaskan bahwa meski harga cabai mengalami lonjakan signifikan, komoditas bahan pokok lainnya masih berada dalam rentang yang wajar.

“Komoditas lain masih dalam batas wajar. Telur ayam di kisaran Rp 30.000 sampai Rp 32.000 per kilogram, daging ayam sekitar Rp 40.000 sampai Rp 42.000 per kilogram, dan beras masih normal,” kata Ronny sebagaimana dikutip dari siaran pers Pemerintah Kota Bandung pada Selasa 16 Desember 2025.

Ia juga menyinggung potensi pengaruh program Makan Bergizi Gratis terhadap dinamika harga pangan. Menurut Ronny, kebutuhan bahan pokok untuk program tersebut memang cukup besar, namun hingga saat ini pasokan untuk pasar dan program pemerintah masih dalam kondisi mencukupi.

“Selama stok aman dan distribusi lancar, insyaallah tidak akan terlalu mempengaruhi harga. Yang paling berpotensi fluktuatif memang cabai,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan melakukan pemantauan langsung perkembangan harga dan ketersediaan bahan pangan dengan mengunjungi Pasar Kosambi. Dari hasil peninjauan tersebut, Farhan menilai kondisi pasokan dan harga kebutuhan pokok di Kota Bandung masih relatif terkendali meskipun terdapat kenaikan pada beberapa komoditas.

“Sejauh ini saya melihat harga beras, minyak goreng, daging sapi, daging ayam, dan telur ayam masih baik. Suplai minyak goreng juga sangat bagus. Alhamdulillah,” ucap Farhan dalam keterangan resmi pada Selasa 16 Desember 2025.

Farhan menjelaskan bahwa kenaikan harga yang terjadi lebih banyak dipicu oleh meningkatnya permintaan menjelang libur panjang. Namun, ia menekankan bahwa pasokan masih mampu mengimbangi lonjakan kebutuhan masyarakat.

“Artinya ada peningkatan volume suplai yang cukup baik. Hampir semua harga memang naik sedikit, tapi masih dalam jangkauan yang bisa diperkirakan,” ujarnya.

Baca Juga :

‘Jelek Tapi Lucu’, MV Oslo Ibrahim yang Bikin Kamu Ketawa dan Baper Sekaligus
Warga Pilih Lapor ke Damkar, Polri Akui Respons Lambat Jadi Tantangan Pelayanan

Meski demikian, Farhan tidak menutup mata terhadap potensi risiko lonjakan harga yang lebih besar, terutama akibat cuaca ekstrem. Ia mengakui bahwa sektor hortikultura, khususnya sayuran dan cabai, sangat bergantung pada kondisi alam.

“Sayuran sangat bergantung pada cuaca. Mudah mudahan stok tetap terjaga,” tuturnya.

Dari sisi ketersediaan beras, Pemimpin Cabang Bulog Bandung Ashville Nusa Pananta memastikan bahwa stok beras di Kota Bandung berada dalam kondisi aman. Saat ini Bulog Bandung memiliki cadangan sekitar 21 ribu ton beras yang diproyeksikan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga enam bulan ke depan.

“Untuk minyak goreng stoknya juga cukup banyak. Namun sebagian dialokasikan untuk bantuan sosial hingga akhir tahun,” jelas Ashville.

Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik Kota Bandung Samiran menegaskan bahwa komoditas cabai memang menjadi penyumbang utama kenaikan harga bahan pangan dalam periode ini. Berdasarkan pemantauan Relatif Harga, ia menyebutkan harga cabai telah mengalami kenaikan sekitar 10 persen dibandingkan harga normal.

“Cabai memang paling fluktuatif. Kalau harganya di atas indeks tertentu, langsung kami pantau karena rawan kenaikan,” kata Samiran.

Secara keseluruhan, Pemerintah Kota Bandung menilai situasi harga dan pasokan pangan masih berada dalam kondisi yang terkendali. Meski harga cabai sempat menembus angka tinggi, langkah pemantauan intensif, koordinasi dengan distributor, serta jaminan stok dari Bulog diharapkan mampu menjaga stabilitas harga.

Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk tetap berbelanja secara bijak dan tidak melakukan pembelian berlebihan agar keseimbangan pasokan dan permintaan tetap terjaga selama periode libur Natal dan Tahun Baru.

Baca Juga : https://inversi.id/harga-cabai-hingga-telur-jadi-sorotan-agustina-pastikan-stok-aman-jelang-nataru-2025-26/

You Might Also Like

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat
Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan
Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN
Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat
Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite
TAGGED:Cabai
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Presiden Prabowo Subianto buka diskusi dan menyerap aspirasi kepala daerah se-Papua di Istana Negara, Jakarta. (Foto : Biro Pers Sekretariat Presiden) Prabowo Dorong Papua Swasembada Energi lewat Sawit, Tebu, dan Energi Terbarukan
Next Article Tiga Titik Rawan Macet di Jalur Puncak, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Saat Libur Panjang
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Bahlil Gelontorkan Rp10 Triliun! Ribuan Desa Siap Keluar dari Gelap

Program BPBL Bahlil Terangi 220 Ribu Rumah, Listrik Gratis Tembus Pelosok

Bahlil Bongkar Faktanya! 87% Batu Bara PLN Sudah Aman, Tak Perlu Panik

PLN Ambil Tanggung Jawab Pemadaman di Pulau Jawa! Gangguan Listrik Karena Masalah Internal

Inflasi Stabil, Ekonomi Indonesia Tumbuh Solid dan Tahan Guncangan Global

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

EkonomiTerkini

Kabar Gembira 1 Juli! B50 Lolos Uji Alat Berat, Impor Solar C48 Siap Diakhiri

4 days ago
EkonomiTerkini

PLN Masih Cari 20 Juta Ton Batu Bara, Bahlil Jamin Indonesia Tak Akan Mati Lampu

4 days ago
EkonomiPildun 2026Terkini

Piala Dunia 2026 Diserbu Judol, Polisi Putar Otak Kejar Bandar

5 days ago
Ekonomi

Perang Reda, BBM Tetap Aman! Jurus Bahlil Ini Tuai Pujian

5 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index