By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Harga Cabai di Bandung Meroket Jelang Nataru, Pemkot Pastikan Stok Pangan Tetap Aman
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Harga Cabai di Bandung Meroket Jelang Nataru, Pemkot Pastikan Stok Pangan Tetap Aman

Ekonomi

Harga Cabai di Bandung Meroket Jelang Nataru, Pemkot Pastikan Stok Pangan Tetap Aman

Iqbal Prakoso
By
Iqbal Prakoso
7 months ago
Share
4 Min Read
Pedagang sedang membungkus pesanan pembeli di pasar. (Foto : ANTARA)
Pedagang sedang membungkus pesanan pembeli di pasar. (Foto : ANTARA)
SHARE

BANDUNG, INVERSI – Menjelang libur Hari Natal dan Tahun Baru, sejumlah harga bahan makanan pokok di Kota Bandung mengalami kenaikan, dengan komoditas cabai menjadi yang paling mencolok. Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung Ronny A. Nurudin mengungkapkan bahwa harga cabai domba sempat menembus angka Rp 100 ribu per kilogram. Kenaikan tersebut dipengaruhi terutama oleh faktor cuaca yang berdampak pada produksi dan distribusi di tingkat petani.

Ronny menjelaskan bahwa meski harga cabai mengalami lonjakan signifikan, komoditas bahan pokok lainnya masih berada dalam rentang yang wajar.

“Komoditas lain masih dalam batas wajar. Telur ayam di kisaran Rp 30.000 sampai Rp 32.000 per kilogram, daging ayam sekitar Rp 40.000 sampai Rp 42.000 per kilogram, dan beras masih normal,” kata Ronny sebagaimana dikutip dari siaran pers Pemerintah Kota Bandung pada Selasa 16 Desember 2025.

Ia juga menyinggung potensi pengaruh program Makan Bergizi Gratis terhadap dinamika harga pangan. Menurut Ronny, kebutuhan bahan pokok untuk program tersebut memang cukup besar, namun hingga saat ini pasokan untuk pasar dan program pemerintah masih dalam kondisi mencukupi.

“Selama stok aman dan distribusi lancar, insyaallah tidak akan terlalu mempengaruhi harga. Yang paling berpotensi fluktuatif memang cabai,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan melakukan pemantauan langsung perkembangan harga dan ketersediaan bahan pangan dengan mengunjungi Pasar Kosambi. Dari hasil peninjauan tersebut, Farhan menilai kondisi pasokan dan harga kebutuhan pokok di Kota Bandung masih relatif terkendali meskipun terdapat kenaikan pada beberapa komoditas.

“Sejauh ini saya melihat harga beras, minyak goreng, daging sapi, daging ayam, dan telur ayam masih baik. Suplai minyak goreng juga sangat bagus. Alhamdulillah,” ucap Farhan dalam keterangan resmi pada Selasa 16 Desember 2025.

Farhan menjelaskan bahwa kenaikan harga yang terjadi lebih banyak dipicu oleh meningkatnya permintaan menjelang libur panjang. Namun, ia menekankan bahwa pasokan masih mampu mengimbangi lonjakan kebutuhan masyarakat.

“Artinya ada peningkatan volume suplai yang cukup baik. Hampir semua harga memang naik sedikit, tapi masih dalam jangkauan yang bisa diperkirakan,” ujarnya.

Baca Juga :

Fakta-fakta Sunaryanto Alias Ingwy Tito Banyu, Dokter Gadungan di Cikarang
Veda Ega Pratama Tembus Posisi 6 Moto3 Spanyol Usai Start dari Peringkat 17

Meski demikian, Farhan tidak menutup mata terhadap potensi risiko lonjakan harga yang lebih besar, terutama akibat cuaca ekstrem. Ia mengakui bahwa sektor hortikultura, khususnya sayuran dan cabai, sangat bergantung pada kondisi alam.

“Sayuran sangat bergantung pada cuaca. Mudah mudahan stok tetap terjaga,” tuturnya.

Dari sisi ketersediaan beras, Pemimpin Cabang Bulog Bandung Ashville Nusa Pananta memastikan bahwa stok beras di Kota Bandung berada dalam kondisi aman. Saat ini Bulog Bandung memiliki cadangan sekitar 21 ribu ton beras yang diproyeksikan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga enam bulan ke depan.

“Untuk minyak goreng stoknya juga cukup banyak. Namun sebagian dialokasikan untuk bantuan sosial hingga akhir tahun,” jelas Ashville.

Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik Kota Bandung Samiran menegaskan bahwa komoditas cabai memang menjadi penyumbang utama kenaikan harga bahan pangan dalam periode ini. Berdasarkan pemantauan Relatif Harga, ia menyebutkan harga cabai telah mengalami kenaikan sekitar 10 persen dibandingkan harga normal.

“Cabai memang paling fluktuatif. Kalau harganya di atas indeks tertentu, langsung kami pantau karena rawan kenaikan,” kata Samiran.

Secara keseluruhan, Pemerintah Kota Bandung menilai situasi harga dan pasokan pangan masih berada dalam kondisi yang terkendali. Meski harga cabai sempat menembus angka tinggi, langkah pemantauan intensif, koordinasi dengan distributor, serta jaminan stok dari Bulog diharapkan mampu menjaga stabilitas harga.

Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk tetap berbelanja secara bijak dan tidak melakukan pembelian berlebihan agar keseimbangan pasokan dan permintaan tetap terjaga selama periode libur Natal dan Tahun Baru.

Baca Juga : https://inversi.id/harga-cabai-hingga-telur-jadi-sorotan-agustina-pastikan-stok-aman-jelang-nataru-2025-26/

You Might Also Like

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo
Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat
Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya
Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia
Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih
TAGGED:Cabai
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Presiden Prabowo Subianto buka diskusi dan menyerap aspirasi kepala daerah se-Papua di Istana Negara, Jakarta. (Foto : Biro Pers Sekretariat Presiden) Prabowo Dorong Papua Swasembada Energi lewat Sawit, Tebu, dan Energi Terbarukan
Next Article Tiga Titik Rawan Macet di Jalur Puncak, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Saat Libur Panjang
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

Pat Gulipat Hasil Korupsi? Polri Geledah 12 Lokasi dari Kafe, Money Changer hingga Rumah Mewah

Lolos dari Selat Hormuz! Pertamina Jaga Pasokan 2 Juta Barel Minyak Bagi Ketahanan Energi RI

Korupsi Masuk Jantung Penegak Hukum, Polri Bongkar 3 Mega Kasus

Janji Tinggal Janji? Kepercayaan Warga Karo Tergerus di Tengah Sengketa RSUD Kabanjahe

Ekonom Sebut Gebrakan B50 Akan Perkuat Rupiah, Selamatkan APBN dan Stop Impor Solar

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

EkonomiTerkini

Gas CNG Merah Putih Hadir! Hemat 40%, Kompor Lama Tetap Bisa Dipakai

7 days ago
EkonomiTerkini

Bahlil Desak PLN Gerak Cepat Atasi Kegelapan Warga Kalimantan dan Sumatera

7 days ago
EkonomiTerkini

Purbaya Bantah Tuduhan Obligasi Patriot Danantara Jadi Sarana Pencucian Uang

1 week ago
EkonomiTerkini

Gas Murah, PHK Mereda! Jurus Bahlil Selamatkan Industri, Buruh Bernapas Lega

1 week ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index