INVERSI.ID – Presiden Prabowo Subianto mengawali hari pertama Tahun 2026 dengan meninjau pembangunan rumah hunian Danantara sekaligus menggelar rapat koordinasi di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, Kamis.
Kunjungan tersebut merupakan lanjutan agenda kerja Presiden Prabowo sebelumnya di Kabupaten Tapanuli Selatan pada Rabu (31/12), di mana kepala negara juga menghabiskan malam pergantian tahun bersama masyarakat.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa kehadiran Presiden di Aceh Tamiang bertujuan memastikan percepatan proses rehabilitasi dan rekonstruksi di wilayah terdampak bencana.
“Hari ini di hari pertama tahun 2026 beliau berkunjung ke Tamiang dan tadi menggelar rapat koordinasi dengan beberapa menteri terkait. Sekali lagi untuk memastikan proses rehabilitasi, proses rekonstruksi berjalan dengan secepat-cepatnya,” katanya di Pangkalan TNI AU Soewondo, Medan, Sumatera Utara.
Dalam kunjungan tersebut, Presiden Prabowo turut meninjau langsung pembangunan rumah hunian yang didukung oleh Danantara. Prasetyo menyebutkan, ratusan unit hunian telah selesai dibangun sebagai bagian dari rencana pembangunan total 15 ribu unit rumah di tiga provinsi terdampak bencana.
“Termasuk hari ini beliau melihat salah satu bantuan atau sumbangan dari Danantara kurang lebih 600 unit hunian sudah berhasil dibangun dari yang direncanakan 15 ribu unit untuk di tiga provinsi. Tapi itu hanya yang berasal dari Danantara,” ujar Pras, sapaan akrab Prasetyo Hadi.
Selain meninjau hunian, Presiden juga menggelar rapat koordinasi dengan para gubernur dan bupati untuk menyerap laporan serta masukan terkait kebutuhan mendesak di lapangan. Dalam rapat tersebut, Presiden menerima laporan bahwa ketersediaan sanitasi air bersih masih menjadi persoalan utama.
Tak hanya itu, sejumlah fasilitas umum seperti sekolah dan puskesmas yang terdampak bencana juga dilaporkan belum dapat beroperasi secara optimal.
“Bapak Presiden minta itu untuk segera dilakukan upaya percepatan. Termasuk normalisasi-normalisasi sungai karena kejadian kemarin menyebabkan sungai kita ada yang melebar, kemudian tumpukan kayu, juga di situ terdapat endapan lumpur,” tambah Pras.
Menutup keterangannya, Prasetyo menyampaikan apresiasi Presiden Prabowo kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan bencana, mulai dari pemerintah daerah hingga relawan dan masyarakat.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat menyambut Tahun Baru 2026 dengan semangat optimisme dan kebersamaan.
“Beliau menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras, relawan, masyarakat semuanya. Semoga di tahun baru ini kita bisa hadapi semua masalah ini, semua cobaan ini supaya kita kembali dapat menjalankan kehidupan dengan sebaik-baiknya,” katanya.