INVERSI.ID – PT Kereta Api Indonesia (Persero) memastikan program potongan harga tiket kereta api sebesar 30 persen untuk kelas ekonomi komersial di wilayah Daop 8 Surabaya masih bisa dimanfaatkan. Namun, Minggu, 29 Maret 2026 menjadi hari terakhir bagi masyarakat yang ingin menikmati promo tersebut.
“Hari ini menjadi kesempatan terakhir bagi masyarakat untuk memanfaatkan diskon 30 persen tersebut dengan ketersediaan tiket yang masih tersisa lebih dari 2.000 kursi,” kata Manajer Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, di Surabaya, Jawa Timur.
Mahendro menjelaskan, total kuota tiket diskon yang disiapkan di wilayah Daop 8 mencapai 188.288 kursi. Hingga saat ini, sekitar 150.665 tiket telah terjual, mencerminkan tingginya minat masyarakat terhadap program tersebut.
Pada periode angkutan Lebaran, puncak penjualan tiket terjadi pada 18 Maret 2026 dengan total 30.293 tiket terjual, disusul 19 Maret sebanyak 29.409 tiket. Lonjakan ini menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat selama musim mudik.
Meski demikian, KAI memastikan masih ada ketersediaan tiket untuk berbagai tanggal keberangkatan dan rute lainnya yang bisa dimanfaatkan calon penumpang.
Selain promo diskon 30 persen, KAI Daop 8 Surabaya juga menghadirkan program Tabur Berkah Hari Raya melalui skema tarif parsial untuk sejumlah perjalanan kereta api jarak jauh. Program ini berlaku untuk keberangkatan 22 hingga 30 Maret 2026, khusus relasi Yogyakarta dan Semarang, dengan total 21.411 kursi kelas eksekutif.
Melalui program tersebut, pelanggan dapat menikmati perjalanan dengan kenyamanan lebih, namun tetap dengan harga yang lebih terjangkau selama periode Lebaran.
Hingga 29 Maret 2026, masih tersedia sekitar 3.000 tiket dengan tarif parsial yang dapat dipesan masyarakat.
Tak hanya itu, KAI juga meluncurkan Promo Silaturahmi 2026 berupa potongan harga 20 persen untuk layanan Ijen Ekspres relasi Malang–Ketapang. Promo ini berlaku untuk jadwal keberangkatan 30 Maret hingga 1 April 2026.
Secara keseluruhan, penjualan tiket kereta api jarak jauh di Daop 8 Surabaya hingga Minggu (29/3) telah mencapai 497.008 tiket, atau sekitar 88 persen dari total kapasitas 561.528 kursi yang disediakan.
Data tersebut merupakan akumulasi perjalanan mulai 11 Maret 2026 (H-10) hingga 1 April 2026 (H+10).
“Penjualan tiket diperkirakan masih akan terus meningkat seiring berlangsungnya masa Arus balik Lebaran,” ujarnya.