INVERSI.ID – Pemerintah Iran kembali membuka akses pelayaran bagi kapal berbendera Pakistan di jalur strategis Selat Hormuz. Keputusan ini diumumkan langsung oleh Menteri Luar Negeri Pakistan, Ishaq Dar.
“Saya hendak mengumumkan kabar baik bahwa pemerintah Iran telah mengizinkan 20 lagi kapal berbendera Pakistan untuk melintasi Selat Hormuz,” kata Ishaq Dar melalui media sosial X.
“Dua kapal akan melintasi selat tersebut setiap harinya,” ucap dia, melanjutkan.
Menurut Ishaq, langkah tersebut menjadi sinyal positif dalam meredakan ketegangan serta memperkuat upaya menjaga stabilitas kawasan.
Sebelumnya, situasi di kawasan Timur Tengah sempat memanas setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap Iran pada 28 Februari lalu. Sebagai respons, Teheran melakukan serangan balasan yang menyasar wilayah Israel serta sejumlah pangkalan militer Amerika di kawasan tersebut.
Konflik tersebut berdampak langsung terhadap aktivitas pelayaran di Selat Hormuz, yang merupakan jalur vital distribusi energi global, termasuk minyak dan gas petroleum cair (LPG). Sempat terhenti total, gangguan di jalur ini memicu kekhawatiran pasar internasional.
Akibatnya, sejumlah negara mengalami lonjakan harga bahan bakar seiring terganggunya pasokan energi dari kawasan Teluk.
Dengan dibukanya kembali akses bagi kapal-kapal Pakistan, diharapkan aktivitas distribusi energi global dapat kembali berjalan lebih stabil, sekaligus meredakan tekanan terhadap harga bahan bakar dunia.