SEMARANG, INVERSI – Indosat Ooredoo Hutchison kembali memperluas penerapan teknologi AIvolusi5G dengan menyasar Kota Semarang sebagai wilayah berikutnya yang merasakan layanan digital berkecepatan tinggi berbasis kecerdasan artifisial. Teknologi ini merupakan hasil integrasi antara jaringan 5G dan kecerdasan artifisial yang dirancang untuk meningkatkan kualitas telekomunikasi di kawasan urban yang memiliki kebutuhan konektivitas semakin kompleks.
Dengan hadirnya AIvolusi5G, masyarakat Semarang dapat menikmati jaringan yang lebih cepat, stabil, efisien, dan aman dalam berbagai aktivitas digital sehari-hari.
Executive Vice President Head of Circle Java IOH, Fahd Yudhanegoro, menjelaskan bahwa perluasan teknologi ini menjadi bukti konsistensi Indosat dalam membangun layanan telekomunikasi yang inklusif dan berdaya saing tinggi, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah. Ia menyebut bahwa pembangunan BTS 5G Indosat hingga kuartal ketiga 2025 meningkat secara signifikan, yakni 22 kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.
“AIvolusi5G merupakan fondasi transformasi jaringan Indosat ke era yang lebih cerdas. Dengan sinergi AI dan 5G, kami menghadirkan pengalaman digital yang mengesankan, andal, dan lebih aman,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang dikutip Kamis 11 Desember 2025.
Setelah sebelumnya diluncurkan di Kota Solo, kehadiran teknologi jaringan cerdas ini kini diperluas hingga Kota Semarang dengan cakupan mencapai 99 persen populasi di 16 kecamatan. Seluruh lini produk Indosat mulai dari IM3, Tri, hingga HiFi Air otomatis menerima peningkatan kualitas koneksi tanpa memerlukan pengaturan tambahan dari pengguna.
Hal ini memungkinkan pelanggan dari berbagai segmen langsung merasakan keunggulan jaringan 5G berbasis kecerdasan artifisial secara praktis.
Fahd menjelaskan bahwa integrasi AI dalam jaringan tidak hanya meningkatkan kecepatan dan kestabilan koneksi, tetapi juga memperkuat perlindungan digital. Sistem keamanan berbasis AI dapat mendeteksi potensi gangguan lebih cepat sehingga pelanggan mendapatkan jaringan yang lebih aman dari ancaman digital.
“Pelanggan bisa langsung merasakan peningkatan kualitas jaringan, termasuk optimasi koneksi dan perlindungan digital tanpa konfigurasi tambahan,” tambahnya.
Berdasarkan data terbaru, terdapat lebih dari 81 ribu perangkat 5G aktif di Kota Semarang dengan porsi trafik 5G yang mencapai 10,1 persen. Angka ini menunjukkan tingginya adopsi teknologi jaringan generasi kelima sekaligus membuka peluang besar untuk pengembangan infrastruktur jaringan cerdas yang semakin andal.
Dengan penetrasi yang terus meningkat, Indosat berharap AIvolusi5G dapat menjadi katalis bagi transformasi digital di Jawa Tengah serta memperkuat daya saing ekonomi lokal melalui konektivitas yang lebih modern dan adaptif.