INVERSI.ID – PT Angkasa Pura Indonesia atau InJourney Airports memastikan kesiapan penuh operasional 37 bandara yang dikelola untuk menghadapi arus balik libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026. Periode arus balik diperkirakan berlangsung pada 1 hingga 5 Januari 2026, dengan lonjakan penumpang pada dua hari puncak.
Direktur Utama InJourney Airports Mohammad R. Pahlevi menyampaikan bahwa seluruh bandara telah melakukan persiapan lanjutan setelah fase arus keberangkatan berjalan dengan lancar.
“Setelah arus keberangkatan berjalan lancar dan sukses di 37 bandara, kami memastikan kesiapan dalam mengantisipasi arus balik libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026 di 37 bandara yang dikelola, pada 1 – 5 Januari 2026,” kata Direktur Utama InJourney Airports Mohammad R. Pahlevi dalam keterangan di Jakarta, Sabtu.
Puncak Arus Balik Diprediksi Awal Januari
Berdasarkan proyeksi InJourney Airports, puncak arus balik diperkirakan terjadi dalam dua hari berturut-turut. Pada 3 Januari 2026, pergerakan penumpang pesawat diperkirakan mencapai sekitar 550 ribu orang, disusul 4 Januari 2026 dengan estimasi sekitar 520 ribu penumpang.
Pahlevi menjelaskan, seluruh bandara telah menyiapkan langkah antisipatif guna memastikan operasional berjalan optimal. Fokus utama mencakup aspek keamanan, keselamatan, pelayanan, serta kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.
“Keempat aspek tersebut yakni 3S+1C menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran seluruh proses di bandara pada arus balik ini, baik pada area keberangkatan maupun area kedatangan penumpang pesawat,” ujar Pahlevi.
### Fokus Kelancaran Keberangkatan dan Kedatangan
Pada area keberangkatan, perhatian utama diarahkan pada kelancaran akses kendaraan menuju terminal, proses check in, serta pemeriksaan keamanan penumpang. Seluruh titik tersebut dinilai krusial untuk menjaga arus penumpang tetap terkendali di tengah tingginya volume perjalanan.
Sementara di area kedatangan, pengelola bandara menyiapkan skema penempatan parkir pesawat, pengaturan gate kedatangan, penanganan bagasi oleh operator ground handling, hingga memastikan ketersediaan transportasi publik.
“Kami ingin memastikan penumpang pesawat setelah tiba di bandara dapat memproses kedatangan dengan lancar mulai dari gate kedatangan, pengambilan bagasi, hingga mendapatkan layanan transportasi publik dari operator transportasi publik,” jelas Pahlevi.
Puluhan Ribu Personel Disiagakan
Wakil Direktur Utama InJourney Airports Achmad Syahir menambahkan, puluhan ribu personel telah disiagakan di seluruh bandara untuk mendukung kelancaran operasional selama periode libur Natal dan Tahun Baru.
Personel tersebut ditempatkan di berbagai titik layanan, termasuk customer service mobile yang aktif beroperasi di bandara-bandara dengan tingkat pergerakan penumpang tertinggi. Petugas juga didorong untuk bersikap proaktif dalam membantu kebutuhan penumpang.
“Kami ingin memastikan setiap touch point berjalan efisien di bandara,” jelas Syahir.
Adapun lima bandara tersibuk selama libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026 tercatat adalah Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, I Gusti Ngurah Rai Bali, Juanda Surabaya, Sultan Hasanuddin Makassar, serta Kualanamu Deli Serdang.