INVERSI.ID – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengajak publik untuk turut mendukung dua inovasi digital pendidikan Indonesia yang berhasil masuk nominasi ajang global WSIS Prizes 2026 yang diselenggarakan oleh International Telecommunication Union (ITU).
Dua inovasi tersebut adalah aplikasi Rumah Pendidikan dan program Anugerah Bug Bounty, yang masing-masing masuk dalam kategori C7 (e-Government) dan C5 (Building Confidence and Security in the Use of ICT). Keduanya saat ini bersaing untuk masuk dalam daftar lima besar terbaik dari total 20 proyek global di setiap kategori.
Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, menekankan pentingnya dukungan masyarakat agar inovasi karya anak bangsa ini dapat bersaing di level internasional.
“Kami mengajak seluruh masyarakat dan pemangku kepentingan pendidikan untuk memberikan dukungan melalui voting agar inovasi Indonesia ini dapat meraih prestasi terbaik di tingkat dunia,” kata Suharti di Jakarta, Selasa.
Ajang WSIS Prizes sendiri merupakan penghargaan tahunan yang telah digelar sejak 2012 untuk mengapresiasi inovasi berbasis teknologi informasi dan komunikasi yang memberikan kontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan di berbagai negara.
Masuknya Indonesia dalam nominasi ini dinilai sebagai bentuk pengakuan global terhadap upaya transformasi digital di sektor pendidikan. Hal tersebut juga sejalan dengan visi Kemendikdasmen dalam menghadirkan layanan pendidikan yang Responsif, Akuntabel, Melayani, Adaptif, dan Harmonis (RAMAH), sekaligus mendorong pemerataan pendidikan berkualitas.
Suharti menambahkan bahwa setiap suara memiliki peran penting dalam menentukan hasil akhir kompetisi tersebut.
Sejalan dengan itu, Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi Kemendikdasmen, Wibowo Mukti, menjelaskan mekanisme dukungan yang dapat dilakukan masyarakat melalui platform voting resmi.
Masyarakat dapat mengakses tautan voting, kemudian login atau membuat akun. Setelah itu, pilih kategori C7 (e-Government) untuk memberikan suara pada Rumah Pendidikan. Selanjutnya, pada kategori C5 (Building Confidence and Security in the Use of ICT), masyarakat dapat memilih Anugerah Bug Bounty.
Berdasarkan informasi resmi, periode pemungutan suara dibuka hingga 3 Mei 2026 pukul 23.00 UTC+02.00 atau 4 Mei 2026 pukul 04.00 WIB.