INVERSI.ID – Perwakilan hukum Jisoo akhirnya buka suara terkait polemik yang menyeret nama keluarganya dalam beberapa waktu terakhir. Pernyataan resmi ini disampaikan untuk meluruskan berbagai informasi yang beredar luas di media dan platform digital.
Melalui kuasa hukum dari firma Kim & Chang, Eun Hyun Ho menegaskan bahwa pihaknya menyesalkan maraknya penyebaran konten yang mengaitkan artis dengan persoalan pribadi keluarganya, termasuk informasi yang dinilai tidak akurat.
“Kami menyampaikan penyesalan mendalam atas penyebaran konten yang tidak terkendali yang mengaitkan artis dan BLISSOO dengan masalah yang berkaitan dengan keluarga, serta peredaran informasi palsu yang merusak reputasi artis melalui laporan media tertentu, komunitas online, dan media sosial,” kata pengacara Eun Hyun Ho dari Kim & Chang selaku perwakilan hukum untuk BLISSOO.
Diketahui, BLISSOO merupakan label hiburan yang didirikan Jisoo pada Februari 2024 untuk mengelola aktivitas solonya. Dalam klarifikasi tersebut ditegaskan bahwa isu yang tengah beredar sama sekali tidak memiliki kaitan dengan Jisoo maupun agensinya.
Tim hukum menyebut sebagian besar informasi yang tersebar di internet bersifat spekulatif dan tidak dapat dipertanggungjawabkan. Mereka juga menjelaskan bahwa Jisoo telah lama hidup mandiri sejak memulai karier sebagai trainee, sehingga tidak terlibat dalam urusan pribadi anggota keluarganya.
Selain itu, BLISSOO disebut beroperasi secara independen tanpa keterlibatan keluarga dalam struktur manajemen maupun pengambilan keputusan.
“Selain itu, selama tahap persiapan pembentukan BLISSOO, artis memang menerima nasihat dan bantuan terbatas dari anggota keluarga berupa penyampaian komunikasi selama diskusi dengan pihak-pihak terkait. Namun, tidak pernah baik saat itu maupun sekarang anggota keluarga menerima kompensasi dari BLISSOO atau berpartisipasi dalam proses manajemen atau pengambilan keputusan apa pun,” ujar mereka.
Pihak hukum juga membantah keras berbagai klaim yang menyebut adanya keterlibatan keluarga dalam pendirian maupun pengelolaan perusahaan.
“Kami dengan jelas menyatakan bahwa individu tersebut tidak memiliki ikatan hukum atau manajerial dengan BLISSOO,” tambah mereka.
Lebih lanjut, ditegaskan bahwa baik Jisoo maupun BLISSOO tidak pernah memberikan dukungan dalam bentuk apa pun kepada individu yang dimaksud, serta tidak memiliki rencana untuk melakukannya di masa mendatang.
Jisoo juga disebut tidak menjalin komunikasi atau keterlibatan terkait isu yang berkembang. Namun demikian, penyebaran informasi yang mengaitkan nama, citra, hingga identitas artis dalam konteks yang tidak relevan dinilai sebagai pelanggaran serius.
Tim hukum pun memperingatkan akan mengambil langkah tegas terhadap pihak-pihak yang menyebarkan konten bermuatan fitnah maupun informasi tidak terverifikasi.
“Secara khusus, kami menegaskan bahwa kami akan menanggapi dengan tegas tanpa keringanan atau penyelesaian kepada mereka yang berulang kali atau dengan niat jahat membuat dan menyebarluaskan konten tersebut,” katanya.
Sebelumnya, laporan yang muncul pada Kamis (16/4) menyebut seorang pria berinisial Tuan A, yang disebut sebagai kakak dari anggota girl group terkenal, ditangkap atas dugaan kasus pelecehan seksual terhadap seorang penyiar wanita. Isu tersebut berkembang luas setelah muncul spekulasi yang mengaitkan individu itu dengan keluarga Jisoo, disertai tuduhan tambahan dari pihak yang mengaku sebagai istrinya terkait dugaan kekerasan dalam rumah tangga.