By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Instagram Sudah Kehilangan Jati Dirinya hingga Tempat Pencari Cuan, Masa Sih?
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Instagram Sudah Kehilangan Jati Dirinya hingga Tempat Pencari Cuan, Masa Sih?

Terkini

Instagram Sudah Kehilangan Jati Dirinya hingga Tempat Pencari Cuan, Masa Sih?

Natio
By
Natio
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Follow:
1 year ago
Share
3 Min Read
SHARE

Instagram Sudah Kehilangan Jati Dirinya hingga Tempat Pencari Cuan, Masa Sih?

Sebuah aplikasi ternama dunia bernama Instagram disebut telah kehilangan jati dirinya sebagai sebuah aplikasi oleh salah satu pendirinya bernama Kevin Systrom.

Sebagai sebuah aplikasi berbasis foto dan video, Instagram memang banyak digunakan oleh masyarakat dunia untuk berbagai hal. Mulai hanya mengisi waktu luang hingga tempat mencari cuan yang dilakukan oleh para akun konten kreator.

Dilansir dari Kompas, Selasa, 21 Maret 2023, Kevin Systrom yang merupakan salah satu pendiri aplikasi Instagram, menyebut aplikasi buatannya telah kehilangan jati dirinya.

Dalam konten podcast bersama Kara Swisher, Kevin Systrom menyebutkan awalnya pada tahun 2010 Instagram hanya sebagai sebuah platform untuk saling melihat konten foto dan video yang dibagikan oleh teman dan para saudaranya yang menggunakan aplikasi itu.

Namun semakin bertambahnya tahun, Instagram malah menjelma sebagai aplikasi yang mengutamakan sebagai tempat pencari cuan, yang dilakukan oleh para konten kretaor yang semakin banyak.

Akun konten kreator tersebut, berfokus pada aktivtas bisnis dan menjual sejumlah produk kepada pengguna Instagram lainnya.

Belum lagi digital ads yang telah diterapkan oleh Instagram yang menguntungkan para perusahaan induk Instagram, bernama Meta.

Kemudian, monetisasi konten yang dilakukan oleh para konten kreator kerap digunakan sebagai ajang pamer kehidupan yang akan dikonsumsi oleh para pengikutnya.

Baca Juga :

Rekomendasi 5 Bahan Skincare Anti-Aging untuk Basmi Keriput dan Awet Muda
Sambut Bulan Suci, Pendidikan Kota Depok Liburkan Minggu Pertama Ramadan

Tempat mencari cuan hingga jadi tempat ajang pamer harta dan gaya hidup mewah, kini tengah terjadi di Instagram. Tentu saja hal ini berbanding terbalik dari awal pendirian dari Instagram ini.

Jika hal ini terus berlanjut, maka Instagram akan semakin mengkhawatirkan bagi masyarakat karena dapat membuat sebuah rasa depresi pada masyarakat.

Dengan begitu, Kevin Systrom yang merupakan salah satu pendiri Instagram mengeluarkan keluh kesahnya terhadap aplikasi buatannya yang kini semakin kehilangan jati dirinya dan hanya sebagai tempat pencari cuan masa kini.

Selain itu, para konten kreator juga kerap membagikan sejumlah foto yang dianggap tidak masuk akal hingga melahirkan sebuah rasa depresi pada masyarakat.

Atas dasar itu, sebagai salah satu pendiri Instagram, Kevin Systrom mengajak para pengguna Instagram untuk kembali menggunakan aplikasi ini dengan semestinya dan pada awal aplikasi ini diciptakan.

You Might Also Like

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo
Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!
Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia
Argentina Terlalu Tangguh untuk Swiss, Jadi Penyelamat Amerika Latin di Piala Dunia 2026
Inggris Tunjukkan Mental Juara, Singkirkan Norwegia dan Melaju ke Semifinal
Share This Article
Facebook Email Print
Share
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Follow:
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Previous Article Google Gelar Sebuah Event pada 10 Mei 2023, Awal Kelahiran Android 14?
Next Article Liga Arab Saudi Mendunia Berkat Hadirnya Cristiano Ronaldo, Masa Sih?
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

Pat Gulipat Hasil Korupsi? Polri Geledah 12 Lokasi dari Kafe, Money Changer hingga Rumah Mewah

Lolos dari Selat Hormuz! Pertamina Jaga Pasokan 2 Juta Barel Minyak Bagi Ketahanan Energi RI

Korupsi Masuk Jantung Penegak Hukum, Polri Bongkar 3 Mega Kasus

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Internasional

Konflik AS-Iran Memanas, PBB Ingatkan Ancaman bagi Stabilitas Dunia

3 days ago
Internasional

Cuaca Ekstrem Melanda Korea Selatan, Pemerintah Tetapkan Siaga Gelombang Panas Level Peringatan

4 days ago
Pildun 2026Terkini

Mbappe Cs Tampil Super Attacking, Les Bleus Makin Difavoritkan Juara

4 days ago
Pildun 2026Terkini

Messi, Mbappe, Haaland atau Kane? Siapa yang Akan Raih Sepatu Emas Piala Dunia 2026

5 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index