By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Reading: Kapal Barito Mas Berangkat ke Aceh, Menhub Tegaskan Negara Hadir untuk Warga Terdampak Bencana
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Kapal Barito Mas Berangkat ke Aceh, Menhub Tegaskan Negara Hadir untuk Warga Terdampak Bencana

Ekonomi

Kapal Barito Mas Berangkat ke Aceh, Menhub Tegaskan Negara Hadir untuk Warga Terdampak Bencana

Iqbal Prakoso
By
Iqbal Prakoso
5 months ago
Share
3 Min Read
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dalam pelepasan keberangkatan Kapal Barito Mas yang membawa bantuan pemerintah untuk penanganan bencana di Aceh dari Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Utara, Sabtu (20/12/2025). (Foto : Dok. Kemenhub)
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dalam pelepasan keberangkatan Kapal Barito Mas yang membawa bantuan pemerintah untuk penanganan bencana di Aceh dari Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Utara, Sabtu (20/12/2025). (Foto : Dok. Kemenhub)
SHARE

JAKARTA, INVERSI – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan bahwa pengiriman bantuan logistik pemerintah menggunakan Kapal Barito Mas ke Aceh merupakan wujud nyata kehadiran negara bagi masyarakat yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor. Pengiriman ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan kondisi dasar masyarakat sekaligus meringankan beban warga di wilayah terdampak.

Pernyataan tersebut disampaikan Menhub saat melepas keberangkatan Kapal Barito Mas dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. Dalam keterangannya, Dudy menekankan bahwa pelepasan bantuan ini bukan hanya agenda logistik, melainkan simbol kepedulian dan solidaritas nasional.

“Pelepasan ini menjadi wujud kepedulian negara sekaligus harapan agar bantuan segera tiba dan meringankan beban masyarakat di daerah terdampak,” ujar Menhub.

Menurut Dudy, di balik pengiriman bantuan tersebut terdapat semangat kebersamaan dan gotong royong dari berbagai elemen bangsa. Ia menilai sinergi lintas sektor menjadi kunci agar penanganan bencana berjalan cepat dan tepat sasaran.

“Bantuan ini bukan sekadar barang, tetapi wujud kepedulian dan kehadiran negara untuk masyarakat Aceh. Kami ingin memastikan saudara saudara kita yang terdampak bencana merasakan bahwa mereka tidak sendiri,” katanya.

Kapal Barito Mas membawa berbagai kebutuhan penting yang mendukung pemulihan pascabencana. Muatan kapal meliputi material konstruksi jembatan untuk pemulihan akses darat, dua unit truk tangki LPG guna menjamin ketersediaan energi, serta empat unit instalasi pengolahan air dan tiga unit mobil boks instalasi pengolahan air. Peralatan tersebut disiapkan untuk membantu pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, terutama akses air bersih dan energi.

Selain bantuan dari pemerintah, kapal juga memuat dukungan dari berbagai pihak nonpemerintah. Bantuan tersebut berasal dari PT Temas Tbk, Dewan Pengurus Pusat Indonesian National Shipowners Association, masyarakat Lhokseumawe yang berdomisili di Jakarta, serta Komunitas Petualang Nusantara. Menhub menilai keterlibatan banyak pihak ini menunjukkan kuatnya solidaritas nasional dalam menghadapi situasi darurat.

Dudy menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah, badan usaha milik negara, pelaku usaha, dan masyarakat merupakan kekuatan utama dalam memastikan bantuan kemanusiaan dapat segera menjangkau lokasi terdampak.

“Ini adalah bukti bahwa ketika kita bersatu, kita bisa bergerak lebih cepat dan lebih kuat untuk membantu sesama,” ujarnya.

Baca Juga :

Erick Thohir: FIFA Series Bikin Timnas Siap Hadapi Dunia
Sibuk Tapi Tetap Bugar? Coba 5 Olahraga Singkat yang Efektif Ini

Di tengah persiapan Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Menhub memastikan Pelabuhan Tanjung Priok tetap menjalankan peran strategisnya. Selain melayani mobilitas masyarakat, pelabuhan tersebut juga menjadi jalur utama distribusi bantuan kemanusiaan.

“Kami ingin memastikan pelabuhan ini tetap siap melayani masyarakat yang akan bepergian, sekaligus sigap membantu saudara saudara kita yang membutuhkan uluran tangan,” tutur Dudy.

Pada kesempatan yang sama, Menhub meninjau langsung kesiapan layanan dan command center di Kantor KSOP Utama Tanjung Priok. Peninjauan dilakukan untuk memastikan sistem pemantauan operasional pelabuhan, pengawasan keselamatan, serta koordinasi antarpemangku kepentingan berjalan optimal, terutama menghadapi peningkatan aktivitas pada masa Natal dan Tahun Baru.

Menhub menutup dengan menegaskan peran strategis transportasi laut dalam konteks kemanusiaan.

“Transportasi laut bukan hanya berfungsi menghubungkan wilayah, tetapi juga menjadi sarana menghadirkan kepedulian, harapan, dan solidaritas bangsa di saat masyarakat membutuhkan,” katanya.

Baca Juga : https://inversi.id/pendidikan-anti-gap-kemenhub-turun-tangan-kirim-tenaga-pendidik-ke-sekolah-rakyat/

You Might Also Like

INDEF Desak Aturan Ketat BBM Subsidi, Hak Wong Cilik Jangan Dicuri Mafia
Dulu Numpang, Kini Mandiri! BPBL Hadirkan Terang dan Harapan Baru untuk Warga Madiun
Warga Muba Bersyukur, Hasil Sumur Rakyat Kini Legal Pasok Pertamina
Adilkah Lembur Diganti Libur? Kisruh Indomaret Picu Pro-Kontra Nasional
Target 100 GW! PLTS Raksasa di Jawa Disiapkan, Ketergantungan Energi Fosil Mulai Diputus
TAGGED:bencanaEkonomiKemenhubMenhub
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Menteri ESDM Bahlil Lahadalia meninjau pembangunan program Lisdes di Desa Bandarjaya, Kecamatan Sekayu, Musi Banyuasin, Sumatera Selatan. (Foto : Dok. PLN) Percepatan Listrik Perdesaan, Pemerintah Dorong Keadilan Energi hingga Pelosok Negeri
Next Article Atlet dan ofisial kontingen Indonesia mengikuti defile saat upacara penutupan Sea Games 2025 di Stadion Rajamangala, Bangkok, Thailand, Sabtu (20/12/2025). Tim Indonesia berada di peringkat kedua dengan meraih 91 medali emas, 112 medali perak dan 130 perunggu pada kompetisi multievent Asia Tenggara tersebut. (Foto : Antara/Nova Wahyudi/NOC Indonesia) Runner-up Bernuansa Juara, SEA Games 2025 Jadi Cermin Kebangkitan Prestasi Olahraga Indonesia
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Harga BBM Subsidi Tetap. Pemerintah Tahan Pertalite dan Solar Meski Gejolak Energi Global Berlanjut

16 QR Code dalam 1 Truk! Modus Helikopter Pencurian BBM Subsidi Jepara Bikin Geram

Gaspol Produksi! Sumur Rakyat Kendal Targetkan 25 Ribu Liter per Hari

Buru Penjarah Alam! ESDM Kejar 7 Tambang Ilegal Rp857 Miliar

B50 Harga Mati! Pakar ITB: Ini Benteng RI Lawan Krisis Energi Global

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Ekonomi

Devisa Bocor ke Luar Negeri? RI Surplus Ekspor Tapi Cadangan Devisa Mandek

7 days ago
Ekonomi

“Sikat Penjarah SDA!” Bahlil Tertibkan Tambang Ilegal Rugikan Negara Ratusan Miliar

7 days ago
Ekonomi

Rp7,5 Miliar Raib! Mafia Solar Jatim Menggila, Aturan Batas Wajar BBM Kini Jadi Harga Mati

1 week ago
EkonomiTerkini

Teka-teki Surplus Ekspor RI: Cetak Rekor US$223,9 Miliar, Mengapa Cadangan Devisa Hanya Naik US$15,7 Miliar?

1 week ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index