By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: KDM Tunda Pajak Kendaraan Listrik di Jabar hingga Krisis Global Mereda
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » KDM Tunda Pajak Kendaraan Listrik di Jabar hingga Krisis Global Mereda

Terkini

KDM Tunda Pajak Kendaraan Listrik di Jabar hingga Krisis Global Mereda

Jack
By
Jack
3 months ago
Share
2 Min Read
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. (Foto: Antara)
SHARE

INVERSI.ID – Dedi Mulyadi memastikan kebijakan penerapan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) untuk kendaraan listrik di Jawa Barat resmi ditunda hingga kondisi ekonomi global kembali stabil.

Keputusan tersebut diambil setelah adanya arahan dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia terkait pemberian insentif fiskal bagi kendaraan listrik berbasis baterai.

Menurut Dedi, kebijakan penundaan pajak kendaraan listrik dilakukan sebagai langkah antisipasi menghadapi ketidakpastian ekonomi dunia yang masih berlangsung.

“Ya, saya kan sudah dialog dengan Pak Menterinya (Mendagri). Ada surat edaran menteri di mana pajak mobil listrik ditunda dulu sampai ekonomi normal, sampai krisis global berakhir,” ujar Dedi di Bandung, Selasa.

Kebijakan tersebut juga mencakup pembebasan Bea Balik Nama (BBN) kendaraan listrik sebagai bagian dari upaya mendorong percepatan penggunaan kendaraan ramah lingkungan di Indonesia.

Langkah itu merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Mendagri Nomor 900.1.13.1/3764/SJ yang meminta seluruh gubernur memberikan insentif fiskal guna mendukung percepatan program kendaraan listrik nasional.

Pria yang akrab disapa KDM itu menjelaskan, insentif sementara ini diberikan untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus mempercepat transisi menuju energi terbarukan di tengah tekanan ekonomi global.

Ia menilai situasi ekonomi dunia saat ini masih belum stabil, terutama setelah meningkatnya ketegangan geopolitik antara Iran dan Amerika Serikat yang turut memengaruhi kondisi pasar internasional.

Meski begitu, Dedi menegaskan kebijakan pembebasan pajak kendaraan listrik tidak akan berlaku selamanya. Pemerintah daerah akan melakukan evaluasi berkala sesuai perkembangan ekonomi global.

Baca Juga :

Jadi Konten Kreator Indonesia Pertama Syuting Bareng Boneka Annabelle, Sara Wijayanto Takut Sekaligus Bangga
Kemen UMKM Desak Kampus Cetak Technopreneur Global!

“Nanti kalau ekonominya sudah normal, krisis global sudah berakhir, ya pasti dikenakan pajak lah,” ujarnya.

Kebijakan ini juga menjadi bagian dari implementasi Peraturan Presiden Nomor 79 Tahun 2023 serta Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 11 Tahun 2026 yang mengatur dukungan fiskal terhadap pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.

Dengan adanya insentif tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Barat berharap minat masyarakat terhadap kendaraan listrik semakin meningkat sekaligus mempercepat pengurangan emisi karbon dari sektor transportasi.

You Might Also Like

LRT Velodrome–Manggarai Segera Beroperasi, Tapi Siapkah Manggarai Tampung Lonjakan Penumpang
PT Timah Bantu Bangun Sumur Bor, SMPN 3 Simpang Katis Segera Nikmati Akses Air Bersih
Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo
Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!
Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia
TAGGED:KDMKendaraan ListrikPajak Kendaraan Listrik
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article 25 Kereta Batal Berangkat Imbas Tragedi Bekasi, Begini Nasib Penumpang Terlantar
Next Article KNKT Turun Gunung Usut Tragedi Bekasi, Menhub Dudy: Kami Cari Tahu Kenapa Argo Bromo Bisa Tabrak KRL
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Hadapi Musim Kemarau, Pemerintah Pastikan Stok Pangan Nasional Tetap Aman

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

Pat Gulipat Hasil Korupsi? Polri Geledah 12 Lokasi dari Kafe, Money Changer hingga Rumah Mewah

Lolos dari Selat Hormuz! Pertamina Jaga Pasokan 2 Juta Barel Minyak Bagi Ketahanan Energi RI

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Argentina Terlalu Tangguh untuk Swiss, Jadi Penyelamat Amerika Latin di Piala Dunia 2026

2 days ago
Pildun 2026Terkini

Inggris Tunjukkan Mental Juara, Singkirkan Norwegia dan Melaju ke Semifinal

2 days ago
Internasional

Konflik AS-Iran Memanas, PBB Ingatkan Ancaman bagi Stabilitas Dunia

4 days ago
Internasional

Cuaca Ekstrem Melanda Korea Selatan, Pemerintah Tetapkan Siaga Gelombang Panas Level Peringatan

4 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index