By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: KemenPPPA Apresiasi Buku The Broken String Karya Aurelie Moeremans
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » KemenPPPA Apresiasi Buku The Broken String Karya Aurelie Moeremans

Terkini

KemenPPPA Apresiasi Buku The Broken String Karya Aurelie Moeremans

Jack
By
Jack
6 months ago
Share
3 Min Read
Deputi Bidang Perlindungan Khusus Anak KemenPPPA Ratna Susianawati. (Foto: Antara)
SHARE

INVERSI.ID – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak mengapresiasi terbitnya buku berjudul The Broken String karya figur publik Aurelie Moeremans. Buku tersebut dinilai menjadi contoh penting keberanian korban kekerasan seksual dalam mengungkap pengalaman yang dialaminya ke ruang publik.

Contents
Keberanian Korban dan Tantangan Pengungkapan KasusSorotan Isu Child Grooming

Deputi Bidang Perlindungan Khusus Anak KemenPPPA Ratna Susianawati menyampaikan bahwa langkah Aurelie patut diapresiasi karena mencerminkan keberanian korban untuk berbicara dan membuka ruang perhatian terhadap isu kekerasan seksual.

“Justru ini harus kita apresiasi ya, karena artinya dare to speak, berani untuk menyampaikan,” kata Deputi Bidang Perlindungan Khusus Anak KemenPPPA Ratna Susianawati di Heritage Center, Jakarta, Rabu (14/1).

Keberanian Korban dan Tantangan Pengungkapan Kasus

Ratna menilai tidak semua korban kekerasan seksual memiliki keberanian untuk mengungkap peristiwa yang dialaminya. Proses menceritakan kembali pengalaman kekerasan dinilai membutuhkan kekuatan mental yang besar, terutama karena adanya rasa takut, trauma, dan tekanan sosial.

“Tidak semua orang itu berani untuk menyampaikan kasus-kasus yang dialaminya dan ini menjadi contoh baik bahwa apa yang dialami kemudian disampaikan, tentunya nanti itu akan diatensi oleh kami,” kata Ratna Susianawati.

Ia menambahkan bahwa kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak masih menjadi fenomena gunung es. Artinya, jumlah kasus yang terungkap ke publik masih jauh lebih sedikit dibandingkan dengan kasus yang sebenarnya terjadi di masyarakat.

Sorotan Isu Child Grooming

Terbitnya The Broken String turut memperkuat perhatian publik terhadap isu child grooming. Buku yang ditulis oleh Aurelie Moeremans tersebut memuat pengalaman hidupnya terkait kekerasan seksual, sehingga membuka diskusi lebih luas mengenai pola dan risiko kekerasan terhadap anak.

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak memandang karya tersebut sebagai pengingat penting bagi seluruh elemen masyarakat bahwa kekerasan terhadap anak adalah nyata dan dapat terjadi pada siapa saja. Oleh karena itu, dibutuhkan upaya bersama untuk memperkuat sistem perlindungan anak, baik melalui edukasi, pengawasan, maupun kebijakan yang berpihak pada korban.

Child grooming sendiri merupakan proses manipulasi psikologis yang dilakukan oleh predator seksual untuk membangun hubungan, kepercayaan, dan ikatan emosional dengan anak. Tujuan dari proses ini adalah melakukan pelecehan atau eksploitasi seksual terhadap korban secara bertahap dan tersembunyi.

Baca Juga :

Pentingnya ‘Me-Time’ Bagi Remaja untuk Menjaga Kewarasan di Dunia yang Penuh Distraksi
Dua Jagoan SMAN 1 Sumbar Gegerkan OSN 2025 Bikin Bangga Padang Panjang!

You Might Also Like

BBM Nelayan Rp15 Ribu Disahkan! Jurus Bahlil Lindungi Dompet Tanpa Sentuh APBN
Jakarta Darurat Judol. Ribuan Warga Pilih Jalan Spekulasi demi Bertahan Hidup
LRT Velodrome–Manggarai Segera Beroperasi, Tapi Siapkah Manggarai Tampung Lonjakan Penumpang
PT Timah Bantu Bangun Sumur Bor, SMPN 3 Simpang Katis Segera Nikmati Akses Air Bersih
Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo
TAGGED:Aurelie MoeremansKemenPPPAThe Broken String
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Psikolog Ungkap Dampak Pernikahan Dini terhadap Perkembangan Remaja
Next Article Waspada Child Grooming, Ini Karakteristik Pelaku Menurut Psikolog
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia

Hadapi Musim Kemarau, Pemerintah Pastikan Stok Pangan Nasional Tetap Aman

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Argentina Terlalu Tangguh untuk Swiss, Jadi Penyelamat Amerika Latin di Piala Dunia 2026

2 days ago
Pildun 2026Terkini

Inggris Tunjukkan Mental Juara, Singkirkan Norwegia dan Melaju ke Semifinal

2 days ago
Internasional

Konflik AS-Iran Memanas, PBB Ingatkan Ancaman bagi Stabilitas Dunia

4 days ago
Internasional

Cuaca Ekstrem Melanda Korea Selatan, Pemerintah Tetapkan Siaga Gelombang Panas Level Peringatan

4 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index