By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Reading: Kemensos Operasikan 39 Dapur Umum di Tiga Provinsi Terdampak Bencana dengan Anggaran Rp2 Miliar per Hari
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Kemensos Operasikan 39 Dapur Umum di Tiga Provinsi Terdampak Bencana dengan Anggaran Rp2 Miliar per Hari

Ekonomi

Kemensos Operasikan 39 Dapur Umum di Tiga Provinsi Terdampak Bencana dengan Anggaran Rp2 Miliar per Hari

Iqbal Prakoso
By
Iqbal Prakoso
6 months ago
Share
3 Min Read
Mensos Saifullah Yusuf (kiri) bersama Wamensos Agus Jabo Priyono (kanan) dalam konferensi pers update bantuan di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat di Jakarta pada Selasa (9/12/2025). (Foto : ANTARA/Lintang Budiyanti Prameswari)
Mensos Saifullah Yusuf (kiri) bersama Wamensos Agus Jabo Priyono (kanan) dalam konferensi pers update bantuan di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat di Jakarta pada Selasa (9/12/2025). (Foto : ANTARA/Lintang Budiyanti Prameswari)
SHARE

Jakarta, Inversi – Kementerian Sosial (Kemensos) terus memperkuat upaya tanggap darurat di wilayah terdampak banjir dan longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat melalui pengoperasian 39 dapur umum. Dapur-dapur tersebut menjadi pusat pemenuhan kebutuhan pangan para pengungsi, dengan total anggaran mencapai Rp2 miliar per hari.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menjelaskan bahwa dapur umum didirikan di titik-titik yang mudah dijangkau dan dekat dengan sumber bahan baku agar operasional berjalan efektif. Ia menegaskan bahwa mekanisme pendirian dilakukan melalui kolaborasi bersama Dinas Sosial dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta melibatkan masyarakat di beberapa lokasi yang mengelola dapur secara mandiri dengan dukungan logistik dari Kemensos.

“Dapur-dapur umum yang kami dirikan itu bekerja sama dengan Dinas Sosial dan BPBD setempat, ada juga yang bekerja sama dengan masyarakat,” ujar Mensos.

Menurut Saifullah Yusuf, seluruh dapur umum tersebut mampu memproduksi hingga 420 ribu porsi makanan setiap hari. Jumlah tersebut disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan makan tiga kali sehari bagi para pengungsi. Ia menyebut kapasitas produksi bersifat dinamis, mengikuti perkembangan situasi lapangan yang kerap berubah. Beberapa kawasan sudah mulai pulih sehingga jumlah penerima bantuan menurun, namun di titik lain, jumlah penyintas justru bertambah akibat akses yang masih terisolasi.

Selain menyediakan makanan siap saji, Kemensos juga memastikan ketersediaan kebutuhan dasar lainnya yang diupayakan melalui pembelian logistik harian. Upaya ini dikerjakan bersama TNI, Polri, dan BNPB untuk memastikan distribusi berjalan optimal di wilayah yang masih sulit dijangkau. Mensos menyampaikan bahwa pola belanja logistik harian dipilih untuk menjamin efektivitas pemakaian anggaran dan menyesuaikan kebutuhan aktual para pengungsi.

Untuk memastikan operasional dapur umum berjalan optimal, 648 personel Taruna Siaga Bencana (Tagana) diterjunkan di tiga provinsi terdampak. Mereka bertugas mulai dari menyiapkan bahan baku, memasak, mendistribusikan makanan, hingga melakukan konsolidasi dan koordinasi di lapangan.

“Mereka di sana untuk belanja bahan baku, mengantarkan, konsolidasi, koordinasi, sekaligus untuk memasak,” kata Saifullah Yusuf.

Di sejumlah titik, Kemensos juga mulai membuka layanan dukungan psikososial untuk membantu pemulihan mental para penyintas, khususnya kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia. Mensos menegaskan bahwa pemulihan sosial dan psikologis merupakan bagian penting dari fase tanggap darurat, terutama mengingat masih adanya wilayah yang terisolasi dan belum dapat dipulihkan sepenuhnya.

Melalui operasional dapur umum ini, Kemensos berharap kebutuhan dasar para pengungsi dapat terus terpenuhi secara konsisten, sembari pemerintah pusat dan daerah mempercepat akses pemulihan infrastruktur di wilayah terdampak. Saifullah Yusuf memastikan Kemensos akan terus menyesuaikan skema bantuan mengikuti perkembangan di lapangan agar seluruh proses penanganan bencana berjalan efektif dan berkelanjutan.

Baca Juga :

Indonesia Lampaui Target Medali SEA Games 2025, Erick Thohir Tegaskan Bonus Atlet Emas Siap Disalurkan
272 Siswa SMA/SMK Jabar Bermasalah Dikirim ke Barak Militer untuk Pelatihan Karakter

You Might Also Like

INDEF Desak Aturan Ketat BBM Subsidi, Hak Wong Cilik Jangan Dicuri Mafia
Dulu Numpang, Kini Mandiri! BPBL Hadirkan Terang dan Harapan Baru untuk Warga Madiun
Warga Muba Bersyukur, Hasil Sumur Rakyat Kini Legal Pasok Pertamina
Adilkah Lembur Diganti Libur? Kisruh Indomaret Picu Pro-Kontra Nasional
Target 100 GW! PLTS Raksasa di Jawa Disiapkan, Ketergantungan Energi Fosil Mulai Diputus
TAGGED:bencanaKemensos
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian saat konferensi pers soal Bupati Aceh Selatan di Gedung Kemendagri, Jakarta, Selasa (9/12/2025). (Foto : ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi) Mendagri Berhentikan Sementara Bupati Aceh Selatan Selama Tiga Bulan Akibat Pergi Umrah Tanpa Izin di Tengah Bencana
Next Article Kemensos Mulai Laksanakan Trauma Healing bagi Anak-Anak Korban Banjir Bandang di Pidie Jaya
1 Comment
  • Pingback: Kemensos Mulai Laksanakan Trauma Healing bagi Anak-Anak Korban Banjir Bandang di Pidie Jaya - inversiid

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Harga BBM Subsidi Tetap. Pemerintah Tahan Pertalite dan Solar Meski Gejolak Energi Global Berlanjut

16 QR Code dalam 1 Truk! Modus Helikopter Pencurian BBM Subsidi Jepara Bikin Geram

Gaspol Produksi! Sumur Rakyat Kendal Targetkan 25 Ribu Liter per Hari

Buru Penjarah Alam! ESDM Kejar 7 Tambang Ilegal Rp857 Miliar

B50 Harga Mati! Pakar ITB: Ini Benteng RI Lawan Krisis Energi Global

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Ekonomi

Devisa Bocor ke Luar Negeri? RI Surplus Ekspor Tapi Cadangan Devisa Mandek

7 days ago
Ekonomi

“Sikat Penjarah SDA!” Bahlil Tertibkan Tambang Ilegal Rugikan Negara Ratusan Miliar

7 days ago
Ekonomi

Rp7,5 Miliar Raib! Mafia Solar Jatim Menggila, Aturan Batas Wajar BBM Kini Jadi Harga Mati

1 week ago
EkonomiTerkini

Teka-teki Surplus Ekspor RI: Cetak Rekor US$223,9 Miliar, Mengapa Cadangan Devisa Hanya Naik US$15,7 Miliar?

1 week ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index