By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Killing Me Inside RE:UNION Rilis Single bertajuk Senyawa dan Candu
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Killing Me Inside RE:UNION Rilis Single bertajuk Senyawa dan Candu

MusikTerkini

Killing Me Inside RE:UNION Rilis Single bertajuk Senyawa dan Candu

Natio
By
Natio
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Follow:
5 months ago
Share
2 Min Read
SHARE

Jakarta, inversi.id – Band emo asal Jakarta, Killing Me Inside Re:union comeback dan merilis single terbaru berjudul Senyawa dan Candu. Setelah terakhir manggung pada September tahun lalu dan Onad menjalani rehabilitasi selama 3 bulan, Killing Me Inside Re:union langsung tancap gas dengan single terbaru yang berbeda dengan karya-karya mereka sebelumnya. Senyawa dan Candu diciptakan oleh Onad saat dirinya tengah direhabilitasi. Lagu ini punya kisah yang sangat personal bagi pemilik nama lengkap Onadio Leonardo tersebut.

“Ini adalah bentuk penyesalan terbesar gue karena membuat kesalahan fatal. Saat rehab, gue nggak tau mau ngapain, akhirnya gue nulis lagu lagi,” katanya. “Gue belum pernah bikin lagu se-personal ini. It’s all about me,” lanjutnya. Onad menulis lagu dan lirik Senyawa dan Candu sendiri. Sementara dari segi musik, penggarapan lagu ini dibantu Raka, Sansan, dan Rudye, eks personel yang juga masih turut membantu Killing Me Inside Re:union. Onad mengaku rekan band lain langsung menerima karyanya yang cukup beda dari lagu-lagunya sebelumnya.

“Mereka langsung terima. ‘Ini lo banget sih’ katanya. Memang juga kita udah nggak pernah bikin lagu bahasa Indonesia kan. Akhirnya kayak ya udah ini pas banget sih mereka bilang: personal, momennya lagi dapet, lo baru cabut dari rehab, let’s go,” papar Onad. Lewat single Senyawa dan Candujuga Killing Me Inside Re:union memperkenalkan era baru mereka. Akhirnya setelah bertahun-tahun, kita bisa mendengar lagu Killing Me Inside Re:union dengan Bahasa Indonesia. Trio ini juga memperkenalkan gaya musik baru yang lebih pop dan visual yang lebih cheerful.

“Kita mau rebranding lagi, kayak waktu itu dari era The Tormented ke Biarlah. Gue ngerasa kayaknya ini ramuan Killing Me Inside Re:union yang paling pas, karena kita selalu gagal bikin lagu berbahasa Indonesia. Akhirnya kejadian juga dan kayaknya ini deh yang kita suka. Pop-nya Killing Me Inside Re:union tuh segini,” ujar Onad. Onad, Sansan, dan Raka tidak cuma berhenti di Senyawa dan Candu. Masih banyak rencana mereka tahun ini yang patut ditunggu. “Killing Me kan (rilis) single melulu. Nah udah lama nih kita nggak ngeluarin EP. Itu salah satunya. Yang jelas, priority gue tahun ini adalah Killing Me Inside Re:Union,” tutup Onad. Senyawa dan Candu dirilis pada 13 Februari 2026. Lagu ini bisa didengar di digital streaming platform favorit kalian semua.

You Might Also Like

Jakarta Darurat Judol. Ribuan Warga Pilih Jalan Spekulasi demi Bertahan Hidup
LRT Velodrome–Manggarai Segera Beroperasi, Tapi Siapkah Manggarai Tampung Lonjakan Penumpang
PT Timah Bantu Bangun Sumur Bor, SMPN 3 Simpang Katis Segera Nikmati Akses Air Bersih
Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo
Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!
TAGGED:Killing me insideKilling Me Inside RE:UNION Rilis Single bertajuk Senyawa dan CanduOnadio LeonardoRe:union
Share This Article
Facebook Email Print
Share
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Follow:
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Previous Article Foto : Forum diskusi nasional mengenai miskonsepsi Ultra Processed Food (UPF) (Sumber : bgn.go.id) Stop Stigma Negatif Pangan Olahan, Kualitas Gizi Lebih dari Sekadar Istilah UPF
Next Article Rapper KENNYJACTA Gandeng ERN dan Dochi Sadega di single “Kau Coba Rayu” Move on Dengan Cara Elegan
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia

Hadapi Musim Kemarau, Pemerintah Pastikan Stok Pangan Nasional Tetap Aman

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

Pat Gulipat Hasil Korupsi? Polri Geledah 12 Lokasi dari Kafe, Money Changer hingga Rumah Mewah

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Argentina Terlalu Tangguh untuk Swiss, Jadi Penyelamat Amerika Latin di Piala Dunia 2026

2 days ago
Pildun 2026Terkini

Inggris Tunjukkan Mental Juara, Singkirkan Norwegia dan Melaju ke Semifinal

2 days ago
Internasional

Konflik AS-Iran Memanas, PBB Ingatkan Ancaman bagi Stabilitas Dunia

4 days ago
Internasional

Cuaca Ekstrem Melanda Korea Selatan, Pemerintah Tetapkan Siaga Gelombang Panas Level Peringatan

4 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index