By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Komisi X DPR RI Apresiasi Kemenpora Atas Prestasi di SEA Games dan ASEAN Para Games 2025
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Komisi X DPR RI Apresiasi Kemenpora Atas Prestasi di SEA Games dan ASEAN Para Games 2025

Olahraga

Komisi X DPR RI Apresiasi Kemenpora Atas Prestasi di SEA Games dan ASEAN Para Games 2025

Iqbal Prakoso
By
Iqbal Prakoso
5 months ago
Share
5 Min Read
Menpora Erick Thohir memaparkan 28 agenda besar Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) tahun 2026 dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR RI di Gedung Nusantara I, Jakarta, Selasa (27/1/2026). (Foto : HO-Kemenpora)
Menpora Erick Thohir memaparkan 28 agenda besar Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) tahun 2026 dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR RI di Gedung Nusantara I, Jakarta, Selasa (27/1/2026). (Foto : HO-Kemenpora)
SHARE

JAKARTA, INVERSI – Komisi X DPR RI memberikan apresiasi tinggi atas capaian prestasi atlet Indonesia pada ajang SEA Games dan ASEAN Para Games 2025 yang digelar di Thailand.

Penghargaan tersebut disampaikan dalam forum resmi di Jakarta, ditandai dengan pujian terbuka hingga tepuk tangan dari para anggota dewan sebagai bentuk kebanggaan terhadap hasil yang diraih kontingen Merah Putih di dua pesta olahraga Asia Tenggara tersebut.

Pada SEA Games 2025 Thailand, Indonesia berhasil melampaui target perolehan medali emas. Target awal sebanyak 80 emas terlampaui dengan raihan 91 medali emas, sekaligus mengantarkan Indonesia finis di peringkat kedua klasemen akhir. Capaian tersebut dinilai menunjukkan peningkatan performa yang konsisten di tengah persaingan ketat antarnegara Asia Tenggara.

Prestasi membanggakan juga ditorehkan atlet penyandang disabilitas Indonesia pada ASEAN Para Games 2025 Thailand. Kontingen Indonesia kembali finis di posisi kedua dengan perolehan 135 medali emas. Hasil tersebut melampaui target yang ditetapkan sebelumnya dan menegaskan posisi Indonesia sebagai salah satu kekuatan utama olahraga disabilitas di kawasan.

Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian menyampaikan apresiasi langsung atas kerja keras para atlet, pelatih, serta jajaran pendukung. Ia menilai prestasi yang diraih di SEA Games dan ASEAN Para Games 2025 merupakan hasil dari pembinaan yang berjalan dengan baik dan dedikasi tinggi seluruh kontingen.

“Saya menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diukir atlet Indonesia di SEA Games dan ASEAN Para Games 2025 di Thailand. Saya nilai ini prestasi yang luar biasa,” ujar Hetifah.

Menurutnya, capaian tersebut tidak hanya membanggakan, tetapi juga menjadi bukti bahwa Indonesia mampu bersaing di level regional dengan persiapan yang matang.

Apresiasi serupa disampaikan Anggota Komisi X DPR RI dari Partai Demokrat Sabam Sinaga. Ia menilai kinerja Kementerian Pemuda dan Olahraga bersama seluruh pemangku kepentingan patut diapresiasi karena mampu menghadirkan hasil konkret di ajang multievent regional.

“Saya sangat mengapresiasi prestasi yang dihasilkan Kemenpora, terutama di SEA Games dan ASEAN Para Games 2025. Kami berharap prestasi ini bisa terus dipertahankan dan ditingkatkan lebih baik lagi,” kata Sabam.

Baca Juga :

Teco Ungkap Kondisi Bali United dan Target di Kandang Persib
Mahfud MD Sebut Pancasila Bantu Wujudkan Indonesia Emas 2045, Singgung Soal Kecerdasan

Ia menekankan pentingnya kesinambungan pembinaan agar hasil positif tersebut tidak bersifat sementara.

Menanggapi apresiasi tersebut, Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menegaskan bahwa capaian di SEA Games dan ASEAN Para Games 2025 tidak boleh membuat seluruh jajaran terlena. Menurutnya, hasil tersebut justru harus menjadi pemicu untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh dan menyiapkan strategi menghadapi ajang berikutnya.

Erick menyoroti tantangan besar yang menanti Indonesia pada SEA Games 2027. Ia menyebut persaingan akan semakin berat karena negara-negara rival telah mempersiapkan diri secara serius.

“Saya mendorong untuk segera dilakukan evaluasi dan persiapan untuk SEA Games 2027, karena tantangannya tidak mudah,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa Malaysia memiliki ambisi besar untuk menjadi juara umum saat menjadi tuan rumah SEA Games 2027. Selain itu, Vietnam dan Thailand juga dipastikan akan kembali tampil dominan dan berupaya merebut posisi teratas klasemen. Dalam kondisi tersebut, Indonesia harus memaksimalkan seluruh potensi yang dimiliki untuk mempertahankan prestasi.

“Kita akan menghadapi persaingan dari Malaysia yang berambisi menjadi juara umum di rumahnya sendiri, ditambah lagi Vietnam dan Thailand yang juga akan kembali menunjukkan dominasinya. Kita berusaha maksimal mempertahankan prestasi,” kata Erick.

Menurut Erick, kunci menjaga prestasi terletak pada konsistensi pembinaan, peningkatan kualitas pelatihan, serta penguatan sport science dan manajemen kompetisi. Ia juga menegaskan komitmen pemerintah untuk terus mendukung atlet, baik atlet able-bodied maupun penyandang disabilitas, agar mampu berprestasi secara berkelanjutan.

Apresiasi dari Komisi X DPR RI menjadi sinyal positif bagi dunia olahraga nasional. Dukungan legislatif dan eksekutif yang sejalan diharapkan mampu menciptakan iklim pembinaan yang kondusif.

Dengan evaluasi yang tepat dan persiapan yang matang, Indonesia diharapkan tidak hanya mampu mempertahankan prestasi di SEA Games dan ASEAN Para Games berikutnya, tetapi juga meningkatkan daya saing di tingkat yang lebih tinggi.

You Might Also Like

Klasemen MotoGP 2026 Usai GP Ceko: Bezzecchi Masih Memimpin, Marc Marquez Kian Mengancam
Marc Marquez Tak Terbendung di Brno, Kemenangan Kedua Beruntun Bikin Rival Waspada
Miguel Almiron Jadi Pemain Pertama Kena Aturan Prestianni di Piala Dunia 2026
Langkah Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
Alex Marquez Prioritaskan Pemulihan, Absen di Sprint dan Race GP Ceko
TAGGED:DPRErick ThohirKemenpora
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Ancaman Kesehatan Bayi dan Anak di Pengungsian Banjir
Next Article Mobil Hybrid dan Listrik Baru Siap Ramaikan Pameran Otomotif Februari 2026
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Olahraga

Cetak Brace Perdana di Piala Dunia, Cunha Bawa Brasil Makin Percaya Diri

3 days ago
Olahraga

Ronaldinho Dikabarkan Gabung Ravenna FC, Siap Kembali ke Dunia Sepak Bola di Usia 46 Tahun

3 days ago
Olahraga

Siapkan Generasi Emas, Pemerintah Dorong Pembinaan Atlet Sejak Usia 8 Tahun

4 days ago
Olahraga

Herdman Bidik Gelar FIFA ASEAN, Timnas Indonesia Harus Jadi Raja Asia Tenggara

4 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index