By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Kontroversi 7 Film Indonesia yang Paling Banyak Dihujat
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Kontroversi 7 Film Indonesia yang Paling Banyak Dihujat

Terkini

Kontroversi 7 Film Indonesia yang Paling Banyak Dihujat

Natio
By
Natio
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Follow:
1 year ago
Share
3 Min Read
SHARE

Industri perfilman Indonesia telah mengalami perkembangan pesat dalam beberapa dekade terakhir, menghasilkan berbagai karya yang mendapat apresiasi tinggi. Namun, tidak semua film berhasil memikat hati penonton dan kritikus. Beberapa di antaranya justru menuai kritik tajam dan kontroversi. Berikut adalah tujuh film Indonesia yang paling banyak dihujat:

1. Hanum & Rangga (2018)

Disutradarai oleh Benni Setiawan, “Hanum & Rangga” merupakan film drama autobiografi yang mengisahkan perjalanan hidup dan asmara Hanum Salsabiela Rais dan suaminya, Rangga Almahendra. Meskipun dibintangi oleh aktor ternama seperti Rio Dewanto dan Titi Kamal, film ini mendapat kritik karena dianggap mengangkat kisah hidup tokoh yang kurang dikenal masyarakat luas, alur cerita yang membosankan, serta kontroversi terkait yang menyertainya.

2. Angel: Kami Semua Punya Mimpi (2023)

Sebagai sekuel dari “My Idiot Brother” (2014), film ini dibintangi oleh Ari Irham dan Baby Tsabina. Meskipun menampilkan aktor muda berbakat, “Angel: Kami Semua Punya Mimpi” hanya mampu menarik 7.013 penonton. Kritik utama tertuju pada alur cerita yang dianggap kurang menarik dan promosi yang minim, sehingga gagal menarik minat penonton.

3. Dua Surga Dalam Cintaku (2024)

Film bertema cinta dan religi ini menampilkan Yuki Kato sebagai pemeran utama. Ceritanya berfokus pada rumah tangga Arham dan Husna yang terguncang oleh kehadiran Zilka. Meskipun premisnya menarik, film ini hanya ditonton oleh 2.459 orang. Kritik menyebutkan bahwa eksekusi cerita kurang maksimal dan promosi yang tidak efektif sebagai penyebab rendahnya minat penonton.

4. A Bussiness Proposal (2025)

Diadaptasi dari drama Korea populer, film ini diharapkan mampu menarik penonton seperti pendahulunya. Namun, “A Bussiness Proposal” justru gagal memikat hati penonton Indonesia, dengan hanya 19.631 orang yang menonton. Kritikus menilai bahwa adaptasi ini kurang berhasil menangkap esensi dari versi aslinya, ditambah dengan kurangnya promosi yang efektif.

Baca Juga :

Trump Umumkan 9 Negara Sumbang Rp112 Triliun untuk Gaza
Sejarah Ponpes Al Zaytun dari Kontroversi ke Kontroversi Bikin Alumni Gerah

5. Dragon Ball: Evolution (2009)

Meskipun bukan film Indonesia, “Dragon Ball: Evolution” layak disebut karena mendapatkan hujatan yang luar biasa dari penonton global, termasuk di Indonesia. Adaptasi live-action dari anime terkenal ini dikritik habis-habisan karena alur cerita yang jauh menyimpang dari sumber aslinya dan penggambaran karakter yang tidak sesuai ekspektasi penggemar.

6. Identity (2003)

“Identity” adalah film thriller psikologis yang disutradarai oleh James Mangold. Meskipun memiliki premis menarik tentang sekelompok orang yang terjebak di motel terpencil, film ini menerima kritik karena plot twist yang dianggap dipaksakan dan kurangnya pengembangan karakter yang mendalam.

7. Orphan 3 (2024)

Sebagai lanjutan dari seri “Orphan”, film ini diharapkan dapat mengulang kesuksesan pendahulunya. Namun, “Orphan 3” justru menuai kritik karena dianggap kehilangan elemen kejutan dan ketegangan yang menjadi ciri khas seri sebelumnya. Alur cerita yang terkesan repetitif dan kurangnya inovasi membuat film ini kurang diterima oleh penonton.

Kontroversi dan kritik terhadap film-film di atas menjadi refleksi bahwa industri perfilman harus terus berinovasi dan memahami selera serta ekspektasi penonton. Meskipun demikian, setiap karya tetap memiliki nilai dan pelajaran tersendiri bagi perkembangan sinema Indonesia.

You Might Also Like

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo
Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!
Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia
Argentina Terlalu Tangguh untuk Swiss, Jadi Penyelamat Amerika Latin di Piala Dunia 2026
Inggris Tunjukkan Mental Juara, Singkirkan Norwegia dan Melaju ke Semifinal
Share This Article
Facebook Email Print
Share
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Follow:
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Previous Article Erick Thohir Ajak Mahasiswa IPB Jadi Regenerasi BUMN, Punya Soft Skill untuk Kemajuan Bangsa
Next Article Kemenag Sumatera Selatan Mewujudkan Pendidikan Berbasis Teknologi
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

Pat Gulipat Hasil Korupsi? Polri Geledah 12 Lokasi dari Kafe, Money Changer hingga Rumah Mewah

Lolos dari Selat Hormuz! Pertamina Jaga Pasokan 2 Juta Barel Minyak Bagi Ketahanan Energi RI

Korupsi Masuk Jantung Penegak Hukum, Polri Bongkar 3 Mega Kasus

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Internasional

Konflik AS-Iran Memanas, PBB Ingatkan Ancaman bagi Stabilitas Dunia

3 days ago
Internasional

Cuaca Ekstrem Melanda Korea Selatan, Pemerintah Tetapkan Siaga Gelombang Panas Level Peringatan

3 days ago
Pildun 2026Terkini

Mbappe Cs Tampil Super Attacking, Les Bleus Makin Difavoritkan Juara

3 days ago
Pildun 2026Terkini

Messi, Mbappe, Haaland atau Kane? Siapa yang Akan Raih Sepatu Emas Piala Dunia 2026

4 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index