By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Lonjakan Turis Asing di Kereta Cepat Whoosh Jadi Sinyal Positif Pariwisata Indonesia 2025
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Lonjakan Turis Asing di Kereta Cepat Whoosh Jadi Sinyal Positif Pariwisata Indonesia 2025

Terkini

Lonjakan Turis Asing di Kereta Cepat Whoosh Jadi Sinyal Positif Pariwisata Indonesia 2025

Syahrul Munir
By
Syahrul Munir
BySyahrul Munir
Jurnalist
"Setiap kesalahan adalah pelajaran berharga, bukan alasan untuk menyerah. Bangkitlah dengan kebijaksanaan yang baru"
8 months ago
Share
4 Min Read
KICC
KICC
SHARE

Kereta Cepat Whoosh, yang dioperasikan oleh PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), kembali mencatat pencapaian luar biasa dalam mendukung sektor pariwisata nasional. Sepanjang Januari hingga Oktober 2025, jumlah penumpang wisatawan mancanegara (WNA) yang menggunakan layanan Whoosh mencapai 335.681 orang, meningkat 65,3% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Lonjakan ini tidak hanya mencerminkan popularitas Whoosh sebagai moda transportasi modern, tetapi juga menunjukkan kontribusi strategisnya dalam memperkuat konektivitas pariwisata antara Jakarta dan Bandung, dua kota utama dengan potensi wisata dan ekonomi yang besar.

Menurut siaran pers resmi KCIC, sejak awal operasional pada Oktober 2023 hingga Oktober 2025, total penumpang WNA yang telah menggunakan Whoosh mencapai 600.958 orang. Angka ini menunjukkan bahwa wisatawan asing semakin menjadikan Whoosh sebagai pilihan utama untuk menjelajahi destinasi di Indonesia, terutama di koridor Jakarta–Bandung.

Peningkatan ini sejalan dengan tren pertumbuhan pariwisata Indonesia yang terus menunjukkan kinerja positif. Destinasi seperti Lembang, Kawah Putih, Gedung Sate, dan kawasan heritage di Jakarta menjadi lebih mudah diakses berkat kecepatan dan kenyamanan Whoosh.

Faktor Pendorong Lonjakan Penumpang WNA

Beberapa faktor utama yang mendorong peningkatan jumlah penumpang WNA antara lain:

  • Konektivitas cepat dan efisien: Whoosh memangkas waktu tempuh Jakarta–Bandung menjadi hanya 45 menit, memudahkan wisatawan asing yang memiliki waktu terbatas.
  • Integrasi dengan transportasi lokal: KCIC bekerja sama dengan DAMRI, Grab, dan layanan shuttle untuk menghubungkan stasiun Whoosh dengan destinasi wisata.
  • Promosi pariwisata digital: Kampanye digital yang menargetkan wisatawan asing melalui platform seperti TikTok, Instagram, dan YouTube berhasil meningkatkan awareness.
  • Kemudahan pembelian tiket: Sistem reservasi online yang mendukung berbagai metode pembayaran internasional membuat wisatawan asing lebih nyaman.

Dampak Ekonomi dan Pariwisata

Lonjakan penumpang WNA berdampak langsung pada sektor pariwisata dan ekonomi lokal:

  • Peningkatan kunjungan ke destinasi wisata di Bandung dan sekitarnya
  • Pertumbuhan UMKM lokal di sekitar stasiun Whoosh seperti Halim, Padalarang, dan Tegalluar
  • Peningkatan okupansi hotel dan restoran di kawasan wisata
  • Peluang kerja baru di sektor transportasi, hospitality, dan retail

Menurut data Kemenparekraf, kontribusi wisatawan asing terhadap devisa negara meningkat 12% pada kuartal III 2025, sebagian besar berasal dari wisatawan yang menjelajahi Jawa Barat melalui Whoosh.

Baca Juga :

Istilah Teknik Diubah Jadi Rekayasa, Komisi X DPR Sebut Selaras Standar Global
OMI 2025, Lumajang Buktikan Generasi Madrasah Bisa Jadi Teladan Bangsa

Menjadi Katalis Wisata Nasional

KCIC tidak berhenti pada pencapaian ini. Beberapa strategi ke depan yang telah disiapkan antara lain:

  • Paket wisata terintegrasi: Bekerja sama dengan travel agent untuk menawarkan paket “Whoosh + Destinasi”
  • Stasiun tematik wisata: Mengembangkan stasiun sebagai pusat informasi dan promosi budaya lokal
  • Layanan multilingual: Menyediakan petunjuk dan staf berbahasa asing untuk memudahkan wisatawan
  • Ekspansi rute: Studi kelayakan untuk memperluas jalur ke Yogyakarta dan Surabaya sebagai koridor wisata baru

Banyak wisatawan asing memberikan ulasan positif terhadap pengalaman naik Whoosh. Salah satu turis asal Malaysia, Lim Wei, menyebut bahwa Whoosh adalah “kereta cepat terbaik di Asia Tenggara.”

“Saya bisa ke Bandung dalam waktu kurang dari satu jam. Stasiunnya bersih, pelayanannya ramah, dan pemandangannya indah. Sangat cocok untuk wisatawan,” ujarnya.

Kereta Cepat Whoosh bukan hanya moda transportasi, tetapi juga simbol modernitas dan daya saing pariwisata Indonesia. Dengan peningkatan penumpang WNA sebesar 65,3% dan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi lokal, Whoosh membuktikan bahwa infrastruktur publik bisa menjadi katalis pembangunan pariwisata yang inklusif dan berkelanjutan.

Ke depan, sinergi antara KCIC, pemerintah, dan pelaku industri pariwisata akan menjadi kunci untuk menjadikan Indonesia sebagai destinasi unggulan di kawasan Asia.

You Might Also Like

PT Timah Bantu Bangun Sumur Bor, SMPN 3 Simpang Katis Segera Nikmati Akses Air Bersih
Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo
Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!
Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia
Argentina Terlalu Tangguh untuk Swiss, Jadi Penyelamat Amerika Latin di Piala Dunia 2026
TAGGED:2025Kereta CepatPeriwisataWhooshWNA
Share This Article
Facebook Email Print
Share
BySyahrul Munir
Jurnalist
"Setiap kesalahan adalah pelajaran berharga, bukan alasan untuk menyerah. Bangkitlah dengan kebijaksanaan yang baru"
Previous Article Wakil Menteri UMKM Helvi Yuni Moraza dan Bupati Jember Muhammad Fawait saat wawancara usai menghadiri pelaksanaan Program Kemudahan Usaha Mikro untuk Bermitra (Kumitra) di Balai Serba Guna, Jember Entrepreneur Hub Bantu UMKM Jember Beradaptasi dengan Ekosistem Bisnis Modern
Next Article Tanah Abang Punya Wajah Baru, Prabowo Yang Resmikan Tanah Abang Punya Wajah Baru, Prabowo Yang Resmikan
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Hadapi Musim Kemarau, Pemerintah Pastikan Stok Pangan Nasional Tetap Aman

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

Pat Gulipat Hasil Korupsi? Polri Geledah 12 Lokasi dari Kafe, Money Changer hingga Rumah Mewah

Lolos dari Selat Hormuz! Pertamina Jaga Pasokan 2 Juta Barel Minyak Bagi Ketahanan Energi RI

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Inggris Tunjukkan Mental Juara, Singkirkan Norwegia dan Melaju ke Semifinal

2 days ago
Internasional

Konflik AS-Iran Memanas, PBB Ingatkan Ancaman bagi Stabilitas Dunia

4 days ago
Internasional

Cuaca Ekstrem Melanda Korea Selatan, Pemerintah Tetapkan Siaga Gelombang Panas Level Peringatan

4 days ago
Pildun 2026Terkini

Mbappe Cs Tampil Super Attacking, Les Bleus Makin Difavoritkan Juara

4 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index