By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Mau Buka Usaha, Cek 7 Industri Kecil Menengah yang Kini Jadi Fokus DPRD Surakarta
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Mau Buka Usaha, Cek 7 Industri Kecil Menengah yang Kini Jadi Fokus DPRD Surakarta

Terkini

Mau Buka Usaha, Cek 7 Industri Kecil Menengah yang Kini Jadi Fokus DPRD Surakarta

Natio
By
Natio
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Follow:
1 year ago
Share
3 Min Read
SHARE

DPRD Kota Surakarta akan fokus pada perkembangan industri kecil dan menengah (IKM) di wilayah Surakarta. Maka hanya akan ada tujuh sektor yang akan menjadi perhatian untuk pengembangan.

Anggota DPRD Kota Surakarta Wahyu Haryanto mengatakan kondisi geografis Solo tidak cocok lagi untuk pengembangan industri besar yang berbasis sumber daya alam.

Menurut Wahyu, pihaknya akan mengarah pada pembangunan industri kecil dan menengah dan industri kreatif. Hal ini ia sampaikan saat membacakan laporan hasil pembahasan Pansus Raperda Rencana Pembangunan Industri Kota Solo 2024-2044 pada Rapat Paripurna DPRD Kota Surakarta di Solo, Jawa Tengah, Senin, 6 Mei 2024.

“Ini menjadi alasan bahwa perhatian mengarah pada pembangunan industri kecil dan menengah dan industri kreatif,” kata Wahyu.

Baca Juga: Judika Akan Meriahkan HUT Sragen ke-278, Catat Tanggalnya!

IKM, kata Wahyu, mengalami pertumbuhan signifikan dan mampu menyerap banyak tenaga kerja. Namun, masih banyak IKM yang mengalami kendala seperti lokasi industri bercampur dengan pemukiman, keterbatasan modal, industri masih berstatus informal, tenaga kerja berpendidikan rendah, dan teknologi yang masih sederhana.

Dengan adanya kendala itulah, pihaknya memilih untuk fokus ke sektor tersebut.

Pembangunan industri Kota Surakarta yang berkelanjutan diupayakan dapat tercermin dalam tiga aspek, yaitu lingkungan, ekonomi, dan sosial.

“Ketiganya ini saling terkait. Hubungan antara ekonomi dan sosial diharapkan dapat menciptakan hubungan yang adil dan hubungan antara ekonomi dan sosial dapat terus berjalan, serta hubungan antara sosial dan lingkungan dapat menciptakan keharmonisan,” katanya.

Baca Juga :

Harga Emas di Pegadaian Naik Signifikan, UBS Catat Kenaikan Tertinggi
Dorong Elon Musk Buka Kantor Starlink di RI, Menkominfo: Kita Punya UU Perlindungan Data

Baca Juga: Cegah Perundungan Siswa, Plh Sekda Kota Bandung: Ciptakan Sekolah Menyenangkan, Ramah dan Aman

Tujuh industri yang akan dimaksimalkan Pemkot Surakarta dalam 20 tahun ke depan yakni industri makanan, industri tekstil, industri pakaian jadi. Selain itu, industri kayu, dan gabus (tidak termasuk furnitur), industri elektronik dan optik, serta industri furnitur.

Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka sepakat dengan raperda tersebut. Bahkan tujuh industri yang disebutkan menjadi penyumbang terbesar pertumbuhan ekonomi di Kota Solo.

Ia berharap dengan ditetapkannya Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Pembangunan Industri Kota Surakarta Tahun 2024-2044, industri unggulan Kota Surakarta mampu berdaya saing dan menjadi ciri khas daerah.

You Might Also Like

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat
Bola “Meriam” dan Rahasia Banjir Gol di Piala Dunia 2026
Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan
Dramatis! Aljazair Paksa Yordania Angkat Koper Lebih Cepat
Haaland Menggila, Viking Norwegia Meluncur Mulus ke Fase Gugur
Share This Article
Facebook Email Print
Share
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Follow:
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Previous Article Menag Yaqut Cholil Qoumas Bahas Layanan Mitigasi Pelayanan Jemaah Haji pada Persiapan Akhir
Next Article Mobil Dinas Polri Tabrak Minibus di Tol MBZ, Berikut Deretan Kecelakaan Diakibatkan Mobil Dinas
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

Bahlil Gelontorkan Rp10 Triliun! Ribuan Desa Siap Keluar dari Gelap

Program BPBL Bahlil Terangi 220 Ribu Rumah, Listrik Gratis Tembus Pelosok

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Tak Cuma Mbappe! Trio Maut Prancis Kirim Sinyal Bahaya ke Semua Rival

14 hours ago
Pildun 2026Terkini

Argentina Tanpa Messi? Jawabannya Mulai Terlihat dan Bikin Suporter Was-was

15 hours ago
Pildun 2026Terkini

Belgia Terancam Pulang Lagi, Iran Bikin Kejutan! Grup G Piala Dunia Makin Brutal

2 days ago
Pildun 2026Terkini

Cape Verde Tinggal Selangkah Ukir Sejarah ke Babak Gugur Piala Dunia

2 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index