By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Mengenal Deep Learning, Sebuah Teknologi untuk Restorasi Film Hitam-Putih Otomatis Ala Peneliti
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Mengenal Deep Learning, Sebuah Teknologi untuk Restorasi Film Hitam-Putih Otomatis Ala Peneliti

Terkini

Mengenal Deep Learning, Sebuah Teknologi untuk Restorasi Film Hitam-Putih Otomatis Ala Peneliti

Natio
By
Natio
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Follow:
1 year ago
Share
2 Min Read
SHARE

Zaman yang semakin canggih ini, manusia dituntut untuk serba cepat bahkan melakukan berbagai hal dalam satu waktu. Untuk menunjang itu semua, perlu adanya teknologi. Seperti Deep Learning.

Deep Learning adalah teknologi yang digunakan oleh para peneliti untuk merestorasi film hitam-putih secara otomatis.

Peneliti tersebut berasal dari Universitas Teknologi Graz (TU Graz) yang bekerja sama dengan HS-Art, sebuah perusahaan yang mengkhususkan diri dalam restorasi film bersejarah yang kebanyakan dalam bentuk hitam-putih.

Meskipun Deep Learning masih dalam tahap pengembangan, perangkat lunak yang terintegrasi dengan teknik pewarnaan dengan teknologi Deep Learning, digadang-gadang dapat mengembangkan proses pewarnaan yang sebagian besar otomatis pada semua film hitam-putih, untuk cuplikan film bersejarah.

Dilansir dari Liputan6, Rabu, 22 Maret 2023, percobaan untuk pewarnaan pada foto hitam-putih telah dilakukan pada tahun 1970-an. Namun, saat itu teknik yang digunakan sangatlah mahal.

Selain mahal, warna yang dihasilkan seringkali jauh dari yang dinginkan dari foto hitam-putih itu.

Untuk itu, lahirlah Deep Learning yang merupakan teknologi yang tengah dikembangkan oleh para peneliti Universitas Teknologi Graz (TU Graz) yang bekerja sama dengan HS-Art.

Dalam Deep Learning ada logaritma yang akan memandu dalam proses pewarnaan film atau foto hitam-putih yang akan diberikan warna agar lebih enak untuk dinikmati.

Sehingga, film dan foto bersejarah tidak hilang sisi historisnya dan dapat dipelajari kembali oleh para generasi selanjutnya.

Baca Juga :

Presiden Jokowi Ucapkan Duka Cita Atas Meninggalnya Rizal Ramli
Maliq & D’Essentials Beri Tantangan Baru: Album Terbaru ‘Can Machines Fall In Love?’

Dalam bidang pewarnaan otomatis, ada jaringan syaraf tiruan yang dapat memandu tata letak warna agar sesuai dengan semestinya, agar sisi histori tidak hilang.

Syaraf tiruan ini berdasarkan kecerdasan buatan bikinan manusia agar dapat memudahkan hidup manusia tersebut, mendapatkan skema warna yang sesuai dengan warna aslinya saat pengambilan gambar.

Dengan begitu, film dan foto hitam-putih penuh sejarah itu menjadi lebih bersih dan tertata dengan rapi.

Perangkat lunak yang tengah dikembangkan ini, nantinya akan menyediakan pendekatan yang inovatif untuk mewarnai cuplikan film bersejarah dan memastikan keasliannya.

Sehingga, film hitam-putih yang telah direstorasi ini akan dapat dinikmati lebih lama oleh masyarakat yang bahkan, belum menonton film tersebut.

You Might Also Like

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat
Bola “Meriam” dan Rahasia Banjir Gol di Piala Dunia 2026
Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan
Dramatis! Aljazair Paksa Yordania Angkat Koper Lebih Cepat
Haaland Menggila, Viking Norwegia Meluncur Mulus ke Fase Gugur
Share This Article
Facebook Email Print
Share
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Follow:
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Previous Article Gara-gara Orang Ini, 27 Juta Orang India Tak Dapat Akses Internet, Berpotensi Kerusuhan?
Next Article Jelang Bulan Ramadan, Ma’ruf Amin Minta Elit Politik Jangan Kampanye di Masjid
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

Bahlil Gelontorkan Rp10 Triliun! Ribuan Desa Siap Keluar dari Gelap

Program BPBL Bahlil Terangi 220 Ribu Rumah, Listrik Gratis Tembus Pelosok

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Tak Cuma Mbappe! Trio Maut Prancis Kirim Sinyal Bahaya ke Semua Rival

7 hours ago
Pildun 2026Terkini

Argentina Tanpa Messi? Jawabannya Mulai Terlihat dan Bikin Suporter Was-was

9 hours ago
Pildun 2026Terkini

Belgia Terancam Pulang Lagi, Iran Bikin Kejutan! Grup G Piala Dunia Makin Brutal

1 day ago
Pildun 2026Terkini

Cape Verde Tinggal Selangkah Ukir Sejarah ke Babak Gugur Piala Dunia

1 day ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index