By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Menguji Ketahanan Energi Domestik di Tengah Tipisnya Stok Batubara PLTU
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Menguji Ketahanan Energi Domestik di Tengah Tipisnya Stok Batubara PLTU

Ekonomi

Menguji Ketahanan Energi Domestik di Tengah Tipisnya Stok Batubara PLTU

Dede isharuddin
By
Dede isharuddin
4 months ago
Share
3 Min Read
Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung saat ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta, akhir Januari 2026. (Foto, Dok.Kementerian ESDM)
SHARE

JAKARTA – Pemerintah, melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), menegaskan bahwa pasokan batubara untuk Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di seluruh Indonesia berada dalam kondisi aman dan terkendali.

Pernyataan ini dilontarkan untuk meredam kekhawatiran publik mengenai potensi krisis listrik nasional menyusul isu menipisnya stok energi primer di sejumlah pembangkit. Namun, data di lapangan menunjukkan gambaran yang lebih kompleks, menyoroti tantangan mendasar dalam menjaga pilar ketahanan energi domestik.

Wakil Menteri ESDM, Yuliot Tanjung, menyatakan bahwa koordinasi intensif dengan PT PLN (Persero) telah dilakukan untuk memastikan kebutuhan energi primer, terutama batubara, tercukupi. “Secara kebutuhan itu seharusnya mencukupi,” ujar Yuliot di Jakarta (27/2/2026), merujuk pada kebijakan Domestic Market Obligation (DMO) yang mewajibkan alokasi 30% dari total produksi nasional untuk pasar dalam negeri.

Persoalan menipisnya stok bukan disebabkan oleh kurangnya produksi batubara nasional. Pada tahun 2025, Indonesia memproduksi 790 juta ton batubara, dengan realisasi DMO mencapai 254 juta ton atau 32% dari total produksi, melampaui kewajiban minimal 25%. Masalah sesungguhnya terletak pada struktur harga dan prioritas distribusi.

Harga DMO untuk sektor kelistrikan dipatok sebesar US$70 per ton, sebuah angka yang tidak berubah sejak 2018. Harga ini jauh lebih rendah dibandingkan harga DMO untuk industri semen (US$90 per ton) dan industri smelter yang mengikuti harga pasar internasional. Akibatnya, produsen batubara secara keekonomian lebih memprioritaskan pasokan ke sektor industri lain yang menawarkan harga lebih baik, menjadikan PLTU sebagai prioritas terakhir.

“Jadi wajar saja kalau minat suplai mereka ke kita rendah. Ada yang malah rugi karena jual ke listrik,” jelas Joseph Pangalila, Dewan Pengawas Asosiasi Produsen Listrik Swasta Indonesia (APLSI) di Jakarta, Senin (2/3/2026)

Pemerintah tidak tinggal diam. Kementerian ESDM menegaskan bahwa stabilitas pasokan energi primer adalah prioritas utama. Sebagai langkah antisipasi, pemerintah telah menugaskan perusahaan tambang Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) Generasi I dan IUP BUMN untuk menyetor 75 juta ton batubara pada semester pertama 2026 guna mengamankan kebutuhan domestik.

Isu pasokan batubara ini menjadi pengingat krusial akan pentingnya sinergi kebijakan yang komprehensif. Sekadar menaikkan porsi DMO terbukti tidak cukup tanpa diimbangi dengan penyesuaian struktur harga yang lebih adil bagi produsen dan mekanisme distribusi yang menjamin prioritas bagi kepentingan strategis nasional.

Ketahanan energi domestik tidak hanya diukur dari melimpahnya sumber daya alam, tetapi juga dari kemampuan negara untuk memastikan sumber daya tersebut dapat diakses secara berkelanjutan dan terjangkau untuk menggerakkan roda perekonomian dan menerangi seluruh negeri. Keandalan pasokan listrik adalah fondasi, dan memastikan setiap PLTU memiliki cadangan yang kokoh adalah tugas yang tidak bisa ditawar.

Baca Juga :

Penasaran Ritual Biksu Jelang Waisak? Ternyata Meditasi Itu Kayak…
Wih! Telkom Lagi-Lagi Jadi Tempat Ngebangun Karir Paling Oke versi LinkedIn

You Might Also Like

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan
Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN
Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat
Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite
Bahlil Gelontorkan Rp10 Triliun! Ribuan Desa Siap Keluar dari Gelap
TAGGED:BatubaraKementerian ESDMKrisis listrikPLNPLTU
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Foto : Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyampaikan keterangan pers di hadapan awak media di lingkungan Istana Kepresidenan Jakarta (Sumber : setkab.go.id) Anggaran Pendidikan 2026 Tetap Prioritas & Meluas di Era MBG
Next Article Utang Kereta Cepat Whoosh 116 Triliun Adalah Beban Fiskal?
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Program BPBL Bahlil Terangi 220 Ribu Rumah, Listrik Gratis Tembus Pelosok

Bahlil Bongkar Faktanya! 87% Batu Bara PLN Sudah Aman, Tak Perlu Panik

PLN Ambil Tanggung Jawab Pemadaman di Pulau Jawa! Gangguan Listrik Karena Masalah Internal

Inflasi Stabil, Ekonomi Indonesia Tumbuh Solid dan Tahan Guncangan Global

Kabar Gembira 1 Juli! B50 Lolos Uji Alat Berat, Impor Solar C48 Siap Diakhiri

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

EkonomiTerkini

PLN Masih Cari 20 Juta Ton Batu Bara, Bahlil Jamin Indonesia Tak Akan Mati Lampu

4 days ago
EkonomiPildun 2026Terkini

Piala Dunia 2026 Diserbu Judol, Polisi Putar Otak Kejar Bandar

5 days ago
Ekonomi

Perang Reda, BBM Tetap Aman! Jurus Bahlil Ini Tuai Pujian

5 days ago
EkonomiTerkini

Harga Minyak Turun, Pertamax Belum? Ekonom Bongkar Alasannya!

5 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index