By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Merevolusi Studi Oseanografi dengan ARHEA: Uji Coba di Kepulauan Seribu
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Merevolusi Studi Oseanografi dengan ARHEA: Uji Coba di Kepulauan Seribu

Terkini

Merevolusi Studi Oseanografi dengan ARHEA: Uji Coba di Kepulauan Seribu

Natio
By
Natio
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Follow:
1 year ago
Share
3 Min Read
SHARE

Dalam rangka Archipelagic and Island States (AIS) Forum bersama dengan Universitas Padjadjaran, Lazada Indonesia, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenkomarves) Republik Indonesia, dan Diver Clean Action telah mengadakan uji coba alat drone bawah laut bernama ARHEA (Advanced Drifter GPS Oceanographic Coverage Area) di Kepulauan Seribu.
Setelah melaksanakan kegiatan bersih-bersih pantai dan penanaman koral dengan Divers Clean Action, pada acara ini juga telah berhasil melakukan uji coba alat drone ARHEA hasil penelitian Universitas Padjadjaran dan University of Philippines atas dukungan dari AIS Forum serta bermitra dengan Robomarine Indonesia. Teknologi terbaru ini bertujuan untuk merevolusi studi oseanografi dengan memberikan data yang lebih akurat dan mengurangi biaya serta waktu yang dibutuhkan untuk penelitian.
“ARHEA merupakan progress yang signifikan dalam teknologi pengukuran oseanografi, dan kami berharap acara ini akan memberikan wawasan yang berharga tentang potensi penerapannya di berbagai industri,” ujar Zainul Walidatish, ARHEA Research Lead, Robomarine Indonesia & Universitas Padjadjaran.

Drone ARHEA dilengkapi dengan teknologi sensor yang mencakup kekeruhan, keasaman, suhu, kandungan oksigen, konduktivitas dan kedalaman pada berbagai titik di perairan. Data tersebut akan ditransmisikan melalui sinyal satelit untuk ditelaah lebih lanjut mengenai kondisi laut kita. “Dengan adanya teknologi ini, ARHEA akan berperan kuat dalam pengawasan kawasan lindung laut, Fishing Ground Prediction, dinamika kelautan, ENSO events, dan lainnya,” dirangkum oleh Noir P Purba, Phd (cand.), Universitas Padjadjaran.
“Dalam konteks lingkungan, bidang penelitian ilmiah yang semakin signifikan akan memperhatikan dampak kompleks pada ekosistem laut yang berasal dari pertumbuhan aktivitas ekonomi yang diharapkan di laut, dikombinasikan dengan efek perubahan iklim yang meningkat. Kebutuhan untuk menjembatani scientific gap seringkali akan didahulukan sebelum meluncurkan perkembangan besar,” ujar Sora Lokita mewakili Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi, Kemenkomarves, Jodi Mahardi.
Teknologi ARHEA didemonstrasikan di hadapan representatif dari kedutaan negara AIS, dimana Duta Besar Solomon Island, H.E. Salana Kalu, dan Suriname, H.E. Erick Rahmat Moertabat, menghadiri uji coba alat ini. ARHEA diharapkan dapat memberikan kontribusi besar bagi penelitian kelautan dan pengelolaan sumber daya laut di berbagai negara pulau dan kepulauan dan direncanakan untuk diterapkan di Indonesia dan negara dibawah naungan AIS Forum.

You Might Also Like

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat
Bola “Meriam” dan Rahasia Banjir Gol di Piala Dunia 2026
Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan
Dramatis! Aljazair Paksa Yordania Angkat Koper Lebih Cepat
Haaland Menggila, Viking Norwegia Meluncur Mulus ke Fase Gugur
Share This Article
Facebook Email Print
Share
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Follow:
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Previous Article Umi Kalsum Punya Permintaan ke Boy William Jika Ingin Menikahi Ayu Ting-Ting, Ini Dia
Next Article Hari Raya Nyepi Tanpa Internet di Bali, Apakah Sebuah Petaka?
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

Bahlil Gelontorkan Rp10 Triliun! Ribuan Desa Siap Keluar dari Gelap

Program BPBL Bahlil Terangi 220 Ribu Rumah, Listrik Gratis Tembus Pelosok

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Tak Cuma Mbappe! Trio Maut Prancis Kirim Sinyal Bahaya ke Semua Rival

8 hours ago
Pildun 2026Terkini

Argentina Tanpa Messi? Jawabannya Mulai Terlihat dan Bikin Suporter Was-was

9 hours ago
Pildun 2026Terkini

Belgia Terancam Pulang Lagi, Iran Bikin Kejutan! Grup G Piala Dunia Makin Brutal

1 day ago
Pildun 2026Terkini

Cape Verde Tinggal Selangkah Ukir Sejarah ke Babak Gugur Piala Dunia

1 day ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index