By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Mimpi Career Grand Slam Jannik Sinner Pupus di Paris
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Mimpi Career Grand Slam Jannik Sinner Pupus di Paris

Olahraga

Mimpi Career Grand Slam Jannik Sinner Pupus di Paris

Jack
By
Jack
4 weeks ago
Share
4 Min Read
Petenis Italia Jannik Sinner. (Foto: Antara)
SHARE

INVERSI.ID – Kejutan besar terjadi di Roland Garros 2026 setelah petenis nomor satu dunia, Jannik Sinner, tersingkir secara dramatis pada babak kedua, Kamis waktu setempat. Upaya Sinner untuk melengkapi Career Grand Slam harus terhenti usai takluk dari petenis Argentina Juan Manuel Cerundolo dengan skor 3-6, 2-6, 7-5, 6-1, 6-1.

Sinner sebenarnya tampil dominan pada awal pertandingan dan terlihat berada di atas angin ketika unggul 5-1 pada set ketiga. Namun situasi berubah drastis setelah petenis asal Italia itu mulai mengalami masalah fisik yang diduga akibat kram.

“Ini sulit baginya,” kata Cerundolo tentang Sinner setelah pertandingan dikutip dari ATP.

“Saya tidak bisa memenangi lebih dari tiga gim dalam satu set, jadi saya sedikit beruntung.”

Kondisi fisik Sinner terus menurun di tengah pertandingan. Ia bahkan dua kali gagal menyelesaikan gim dengan baik dan sempat meminta medical timeout di luar lapangan saat skor menunjukkan 5-4, 0/40.

Setelah momen tersebut, permainan Sinner tak lagi sama. Cerundolo langsung mengambil momentum dan tampil agresif hingga berhasil merebut 18 dari 20 gim terakhir untuk memastikan salah satu hasil paling mengejutkan di musim 2026.

Kemenangan itu membuat Cerundolo yang kini menempati ranking 56 dunia mencatat sejarah tersendiri. Ia menjadi petenis putra pertama yang mampu menyingkirkan unggulan teratas di Grand Slam lapangan tanah liat sebelum babak ketiga sejak Karol Kucera melakukannya pada tahun 2000.

“Dia pantas memenangi pertandingan ini, dan kemudian saya tidak tahu apa yang terjadi. Tapi saya merasa kasihan padanya dan berharap dia pulih,” ujar Cerundolo.

Roland Garros sendiri menjadi satu-satunya gelar Grand Slam yang belum pernah dimenangkan Sinner. Sebelum turnamen dimulai, petenis berusia 24 tahun itu membidik pencapaian Career Grand Slam dan berpeluang masuk daftar elite petenis era Open yang sukses menjuarai seluruh turnamen major.

Baca Juga :

Proliga 2024: Bandung bjb Tandamata Siap Sapu Bersih Seri Palembang
Pacaran di Sekolah: Drama Romansa atau Distraksi Fatal? Yuk, Kupas Tuntas!

Sinner datang ke Paris dengan performa luar biasa setelah mencatat 30 kemenangan beruntun serta menyapu bersih lima gelar ATP Masters 1000 sepanjang musim 2026.

Masalah fisik sebenarnya sempat menghantui Sinner di Australian Open awal tahun ini saat menghadapi Eliot Spizzirri pada babak ketiga. Ketika itu, aturan cuaca panas membuat atap Rod Laver Arena ditutup sehingga ia mampu memulihkan tenaga dan akhirnya menang dalam empat set.

Namun situasi berbeda terjadi di Roland Garros. Kali ini, Sinner tidak mampu bangkit meski masih sempat memperlihatkan kualitas pukulan forehand andalannya di beberapa momen pertandingan.

Cerundolo pun memanfaatkan kondisi lawannya dengan cerdas. Petenis Argentina itu berkali-kali memainkan drop shot untuk menguras pergerakan Sinner yang mulai terbatas akibat gangguan fisik.

Kekalahan tersebut menjadi pukulan telak lainnya bagi Sinner di Lapangan Philippe-Chatrier. Tahun lalu, ia juga harus menelan kekecewaan setelah gagal mengonversi match point saat menghadapi Carlos Alcaraz di partai final.

Meski tersingkir lebih cepat, Sinner tetap meninggalkan Paris dengan catatan impresif 37 kemenangan dan tiga kekalahan sepanjang musim 2026 berdasarkan data ATP.

Dalam beberapa tahun terakhir, Sinner dan Carlos Alcaraz mendominasi tenis dunia dengan menyapu sembilan gelar Grand Slam terakhir. Namun dengan Sinner tersingkir dan Alcaraz absen akibat cedera pergelangan tangan, Roland Garros 2026 kini membuka peluang lahirnya juara baru.

Cerundolo yang sukses menembus babak ketiga Grand Slam untuk pertama kali dalam kariernya akan menghadapi pemenang laga antara petenis Spanyol Martin Landaluce melawan petenis Republik Ceko Vit Kopriva.

You Might Also Like

Klasemen MotoGP 2026 Usai GP Ceko: Bezzecchi Masih Memimpin, Marc Marquez Kian Mengancam
Marc Marquez Tak Terbendung di Brno, Kemenangan Kedua Beruntun Bikin Rival Waspada
Miguel Almiron Jadi Pemain Pertama Kena Aturan Prestianni di Piala Dunia 2026
Langkah Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
Alex Marquez Prioritaskan Pemulihan, Absen di Sprint dan Race GP Ceko
TAGGED:Jannik SinnerRoland Garrostenis
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Arus Kendaraan di Tol MBZ Tembus 48 Ribu Saat Long Weekend Idul Adha
Next Article Nova Arianto Bidik Timnas U20 Indonesia Lolos ke Piala Asia 2027 sebagai Juara Grup
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Olahraga

Cetak Brace Perdana di Piala Dunia, Cunha Bawa Brasil Makin Percaya Diri

4 days ago
Olahraga

Ronaldinho Dikabarkan Gabung Ravenna FC, Siap Kembali ke Dunia Sepak Bola di Usia 46 Tahun

4 days ago
Olahraga

Siapkan Generasi Emas, Pemerintah Dorong Pembinaan Atlet Sejak Usia 8 Tahun

5 days ago
Olahraga

Herdman Bidik Gelar FIFA ASEAN, Timnas Indonesia Harus Jadi Raja Asia Tenggara

5 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index