By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Motif Penganiayaan pada Kasus Bintang Balqis Maulana di Ponpes Al Hanifiyah Kediri
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Motif Penganiayaan pada Kasus Bintang Balqis Maulana di Ponpes Al Hanifiyah Kediri

Terkini

Motif Penganiayaan pada Kasus Bintang Balqis Maulana di Ponpes Al Hanifiyah Kediri

Natio
By
Natio
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Follow:
1 year ago
Share
6 Min Read
SHARE

Motif penganiayaan dalam kasus kematian Bintang Balqis Maulana di Pondok Pesantren (Ponpes) Tartilul Quran (PPTQ) Al Hanifiyah Kediri akhirnya terungkap.

Setelah pihak polisi mengamankan keempat pelaku penganiayaan, akhirnya mereka mengungkapkan alasan melakukan penganiayaan, hingga mengakibatkan Bintang Balqis Maulana meninggal dunia.

Baca juga: Kronologi Bintang Balqis Maulana Dianiaya di Ponpes Al Hanifiyah Kediri

Adapun keempat pelaku yang telah diamankan tersebut diantaranya beriniasial MN (18) asal Sidoarjo, MA (18) asal Ngajuk, AF (18) asal Denpasar, dan AK (17) asal Surabaya.

Motif Penganiayaan Bintang Balqis Maulana

Kepada kuasa hukumnya, para pelaku mengaku memukul Bintang karena jengkel. Sebab, Bintang susah dinasehati terutama dalam kewajiban salat berjamaah.

Sebagaimana diungkapkan oleh pengacara keempat pelaku, Rini Puspitasari, bahwa kliennya merasa frustrasi karena Bintang Balqis Maulana sulit diajak komunikasi, terutama dalam hal ketaatan beragama.

Baca juga: Terungkap, Alasan Pelaku Aniaya Santri Kediri hingga Meninggal Dunia

Para pelaku dan korban tinggal dalam satu kamar di pondok pesantren yang diasuh oleh Gus Fatihunnada alias Gus Fatih.

Pada awalnya, para pelaku mengetahui bahwa Bintang Balqis Maulana tidak melakukan ibadah wajib salat 5 waktu.

Baca Juga :

Penting! Manfaat Buka Puasa Bersama saat Bulan Ramadan, Dapat Hilangkan Stres
Generasi Hebat Tegaldlimo! RA Perwanida II Rayakan Wisuda Kelas B Tahun Ajaran 2024-2025

Atas hal tersebut, para pelaku mencoba menasihati korban, namun tidak direspon dengan baik.

“Ini berdasarkan keterangan anak-anak mengakui memukul dan tidak niat biar Bintang sampai gimana. Itu benar-benar emosi sesaat, karena Bintang diomongin tidak manut,” kata Rini Puspitasari, Rabu (28/2/2024).

Rini turut menambahkan, bahwa korban juga baru sembuh dari sakitnya. Sehingga dirinya tidak bersekolah dan hanya di kamar saja.

“Bintang itu baru sembuh dari sakit. Kemudian beberapa hari tidak masuk sekolah dan tidak salat jamaah. Mereka ini kan satu kamar. Awalnya itu yang dapat info itu AK dan AF sepupunya. Kemudian menegur si Bintang. Ditanya, kamu kenapa tidak salat? Bintang jawabnya itu tidak nyambung. Kejadian ini pada Rabu (21/2),” kata RIni.

Baca juga: Chat Terakhir Bintang Balqis Maulana, Santri Kediri Tewas Dianiaya Sempat Minta Tolong

Saat itulah kondisi kian memanas lantaran Bintang keluar dari kamar mandi dalam keadaan tanpa busana. Atas hal tersebut para pelaku menganggap Bintang sedang menantang mereka.

“Keluar dari kamar mandi Bintang itu telanjang. Kemudian oleh salah satu pelaku dirangku dan dibawa ke kamar. Kemudian diomongin lagi dan Bintang jawabnya tidak nyambung. Iya-iya gitu tok, tapi tidak dilaksanakan. Terus sempat melotot, akhirnya dipukul lagi,” ucap Rini.

Pada Kamis (22/2) malam, para pelaku sempat mengobati luka-luka korban akibat pemukulan. Mereka juga sempat berniat untuk membawa korban ke rumah sakit, namun tidak jadi.

“Pada Jumat (23/2) jam 03.00 WIB si AF (sepupu korban) dibangunin. Diomongin, kok bintang tambah pucat. Lalu dibawa ke rumah sakit. Terus di rumah sakit ternyata kan meninggal,” ucapnya.

Mengetahui Bintang Balqis Maulana telah meninggal dunia di Rumah Sakit Arga Husada Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, AF kembali ke pondok.

Baca juga: Daftar Tersangka Kasus Penganiayaan Santri di Kediri

Dia melaporkan ke pengasuh PPTQ Al-Hanifiyyah Desa Kranding, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, Gus Fatih.

“Kemudian, jenazahnya dibawa ke pondok, lalu dimandikan dan dikafani, kemudian dibawa ke Banyuwangi hari Jumat setelah salat Jumatan. Hingga akhirnya seperti ini,” jelas RIni.

123Next Page

You Might Also Like

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo
Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!
Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia
Argentina Terlalu Tangguh untuk Swiss, Jadi Penyelamat Amerika Latin di Piala Dunia 2026
Inggris Tunjukkan Mental Juara, Singkirkan Norwegia dan Melaju ke Semifinal
Share This Article
Facebook Email Print
Share
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Follow:
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Previous Article Hacker Incar Cloud dan Manfaatkan AI, Bikin Serangan Siber Semakin Canggih
Next Article Biodata dan Profil Tigor Sihombing, Peserta X Factor Indonesia 2024
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

Pat Gulipat Hasil Korupsi? Polri Geledah 12 Lokasi dari Kafe, Money Changer hingga Rumah Mewah

Lolos dari Selat Hormuz! Pertamina Jaga Pasokan 2 Juta Barel Minyak Bagi Ketahanan Energi RI

Korupsi Masuk Jantung Penegak Hukum, Polri Bongkar 3 Mega Kasus

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Internasional

Konflik AS-Iran Memanas, PBB Ingatkan Ancaman bagi Stabilitas Dunia

3 days ago
Internasional

Cuaca Ekstrem Melanda Korea Selatan, Pemerintah Tetapkan Siaga Gelombang Panas Level Peringatan

4 days ago
Pildun 2026Terkini

Mbappe Cs Tampil Super Attacking, Les Bleus Makin Difavoritkan Juara

4 days ago
Pildun 2026Terkini

Messi, Mbappe, Haaland atau Kane? Siapa yang Akan Raih Sepatu Emas Piala Dunia 2026

5 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index