Halo Inversi! Pesta olahraga pelajar terbesar se-Tanah Air, Popnas XVII dan Peparpenas XI Tahun 2025, resmi dibuka di Jakarta International Velodrome, Minggu (2/11). Ribuan atlet dari Sabang sampai Merauke berkumpul, dan NTB hadir dengan squad terkuatnya.
Kontingen NTB berjumlah 102 atlet didukung 28 pelatih dan 13 ofisial. Mereka akan bertanding di 15 cabang olahraga(termasuk cabor unggulan seperti Angkat Besi, Atletik, Karate, dan Pencak Silat).
Acara dibuka langsung oleh Wamenpora RI, Taufik Hidayat, yang menitipkan pesan krusial: Junjung tinggi sportivitas, dan berprestasi untuk negeri!
TARGET SETTING: DARI DUA EMAS JADI TIGA (ATAU LEBIH!)
Kepala Dispora NTB, Wirawan, menegaskan bahwa keikutsertaan ini adalah momentum pembuktian. Terutama bagi atlet binaan SPOBNAS (Sentra Pembinaan Olahragawan Berbakat Nasional) NTB.
“Ini saatnya menunjukkan hasil latihan keras para atlet kita… Ini momentum pembuktian hasil pembinaan atlet pelajar selama ini,” ujar Wirawan.
Dispora NTB menetapkan target yang level up:
- Tahun Lalu (Popnas XVI): 2 Medali Emas (Atletik dan Pencak Silat).
- Tahun Ini (Popnas XVII): Minimal 3 sampai 4 Emas, bahkan berpeluang lebih.
Poin Intelektualnya: Target yang realistis namun menantang ini mencerminkan growth mindset. Wirawan optimis NTB akan bertransformasi menjadi pusat pembibitan atlet nasional yang berkelanjutan, mencetak future athletes yang siap berlaga di ajang internasional (SEA Games, Asian Games, hingga Olimpiade).
MENTAL JUARA: JUJUR ITU LEBIH CORE DARIPADA MEDALI
Meski target medali tinggi, Wirawan menekankan bahwa kualitas mental dan karakter jauh lebih penting. “Kami ingin anak-anak kita tampil jujur, sportif, dan bermental juara. Itu jauh lebih penting dari sekadar medali,” tegasnya.
Ini adalah wisdom yang relevan: di mata Dispora NTB, value seperti kejujuran dan sportivitas adalah fondasi bagi karieratlet yang panjang, melebihi euforia kemenangan sesaat. Atlet yang terpilih adalah hasil seleksi ketat dan mereka membawa amanah besar: nama baik NTB.
INCLUSIVE VIBES: PEPARPENAS JUGA GAZPOL
NTB juga menegaskan komitmen mereka pada olahraga yang inklusif dengan mengirimkan kontingen untuk PEPARPENAS XI (kompetisi olahraga pelajar bagi penyandang disabilitas).
NTB mengirim 12 atlet dari berbagai Sekolah Luar Biasa (SLB), yang akan berlaga di Para Atletik dan Para Tenis Meja. “Kami ingin memastikan semangat olahraga juga inklusif. PEPARPENAS adalah ruang bagi atlet disabilitas untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka,” tutur Wirawan.
Intinya: Dengan spirit “NTB Makmur dan Mendunia,” 102 atlet pelajar ini siap menorehkan sejarah. Mereka tidak hanya bertanding untuk medali, tetapi untuk membuktikan potensi diri, membangun karakter juara, dan menegaskan posisi NTB sebagai salah satu player penting di kancah olahraga nasional.