By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Pembagian Bibit Cabai Berhasil, Poktan Surabaya Panen Desember Ini
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Pembagian Bibit Cabai Berhasil, Poktan Surabaya Panen Desember Ini

Ekonomi

Pembagian Bibit Cabai Berhasil, Poktan Surabaya Panen Desember Ini

yenny hardiyanti
By
yenny hardiyanti
6 months ago
Share
3 Min Read
Gerakan pangan murah mengantisipasi kenaikan harga bahan pokok jelang akhir tahun di Surabaya. (Foto : Dok Pemkot)
Gerakan pangan murah mengantisipasi kenaikan harga bahan pokok jelang akhir tahun di Surabaya. (Foto : Dok Pemkot)
SHARE

SURABAYA, INVERSI — Masyarakat dan kelompok tani (poktan) Kota Surabaya bersiap panen cabai rawit pada pekan kedua Desember ini. Ini merupakan hasil pembagian 25.000 bibit cabai sejak Agustus lalu.

“Pembagiannya melalui kelurahan dan kecamatan untuk warga. Karena kami sudah menghitung mundur melakukan pembibitan dan kami bersama dengan kelompok tani menanam serentak di bulan Agustus. Sekarang sebagian besar di bulan ini (Desember 2025) sudah panen” ujar Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Surabaya, Antiek Sugiharti seperti dikutip, Sabtu (13/12/2025).

Atas pendekatan itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya meyakini harga pangan menjelang Natal dan Tahun Baru 2025 bakal terkendali. Langkah pembagian bibit cabai menjadi penyeimbang alami ketika harga cabai rawit melonjak tajam akibat cuaca ekstrem. Strategi penguatan produksi lokal ini membuat warga ikut menjadi produsen cabai di rumah.

Berdasarkan data DKPP per 10 Desember 2025, harga cabai rawit di Surabaya mencapai Rp 70 ribu per kilogram, naik dari kisaran Rp 42–46 ribu pada akhir November. Kenaikan ini terjadi hampir di seluruh Jawa Timur dan Indonesia.

“Jadi tidak terjadi kenaikan yang signifikan, tapi ada beberapa komoditas yang memang mengalami kenaikan. Diantaranya adalah yang naik agak lumayan itu cabai rawit. Di beberapa daerah itu ada yang sampai Rp 100 ribu per kilogram ya memang. Karena cuaca ya, itu salah satu faktornya,” jelas Antiek.

Namun, berbeda dari daerah lain, Surabaya memiliki benteng penahan berupa panen dari bibit bantuan pemkot yang mulai dipetik warga sejak Desember.

Pemkot Surabaya membagikan 25.000 bibit cabai rawit sejak Agustus hingga awal September 2025. Bibit itu disalurkan melalui kelurahan, kecamatan, hingga komunitas urban farming. Kini, sebagian besar sudah panen.

“Dua pohon saja sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan satu keluarga. Bahkan ada yang panen satu kilo tiga ons dari dua polybag,” kata Antiek.

Hasil panen rumah tangga ini membuat permintaan cabai dari pasar menurun, sehingga tekanan harga di Surabaya bisa lebih terkendali dibanding daerah lain.

Baca Juga :

5 Rekomendasi Film Kartini, Seru dan Inspiratif
Tingkatkan Kuantitas Dokter Jantung, Jalin Kolaborasi Antar Negara

Selain cabai rawit, hampir semua komoditas pangan menurut dia tetap stabil menjelang akhir tahun. Sebutlah seperti daging ayam ras: Rp 37.000/kg, lalu telur ayam ras: Rp28.000/kg dan cabai merah besar: fluktuatif ringan di kisaran Rp 44–48 ribu/kg.

“Secara prinsip, hanya cabai rawit yang naik cukup lumayan. Yang lain stabil dan ketersediaannya aman,” tegas Antiek.

Ia mengimbau warga untuk tidak memborong bahan makanan berlebihan agar tidak menimbulkan food loss maupun kepanikan pasar. DKPP sendiri bersama lintas OPD juga menurut dia bersiap menggelar pemantauan intensif di pasar tradisional dan modern.

You Might Also Like

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan
Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN
Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat
Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite
Bahlil Gelontorkan Rp10 Triliun! Ribuan Desa Siap Keluar dari Gelap
TAGGED:Bibit CabaiJawa TimurPoktan Surabaya
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Rektor UNDIP, Prof. Dr. Suharnomo, dalam konferensi pers ‘UNDIP Peduli Banjir Sumatera’ di Kampus Tembalang, Semarang, Jumat (12/12/2025). (Foto: Eko) Banjir Sumatra: UNDIP Beri Bantuan UKT & Biaya Hidup untuk Mahasiswa Terdampak
Next Article Gubernur Sumatra Utara Bobby Nasution melaporkan kerugian akibat bencana di Sumut dalam rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto secara daring di Posko Tanggap Bencana di Gedung Bakti Kwarda Sumut, Jalan AH Nasution, Medan. (Foto: Pemprov Sumut) ‎Bobby Nasution: Kerugian Akibat Banjir dan Longsor di Sumut Mencapai Rp9,98 Triliun
1 Comment
  • Pingback: Harga Cabai hingga Telur Jadi Sorotan, Agustina Pastikan Stok Aman Jelang Nataru 2025/26 - inversiid

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Program BPBL Bahlil Terangi 220 Ribu Rumah, Listrik Gratis Tembus Pelosok

Bahlil Bongkar Faktanya! 87% Batu Bara PLN Sudah Aman, Tak Perlu Panik

PLN Ambil Tanggung Jawab Pemadaman di Pulau Jawa! Gangguan Listrik Karena Masalah Internal

Inflasi Stabil, Ekonomi Indonesia Tumbuh Solid dan Tahan Guncangan Global

Kabar Gembira 1 Juli! B50 Lolos Uji Alat Berat, Impor Solar C48 Siap Diakhiri

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

EkonomiTerkini

PLN Masih Cari 20 Juta Ton Batu Bara, Bahlil Jamin Indonesia Tak Akan Mati Lampu

4 days ago
EkonomiPildun 2026Terkini

Piala Dunia 2026 Diserbu Judol, Polisi Putar Otak Kejar Bandar

5 days ago
Ekonomi

Perang Reda, BBM Tetap Aman! Jurus Bahlil Ini Tuai Pujian

5 days ago
EkonomiTerkini

Harga Minyak Turun, Pertamax Belum? Ekonom Bongkar Alasannya!

5 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index