By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Pemerintah Targetkan Pertumbuhan Ekonomi Tembus 5,6 Persen
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Pemerintah Targetkan Pertumbuhan Ekonomi Tembus 5,6 Persen

Terkini

Pemerintah Targetkan Pertumbuhan Ekonomi Tembus 5,6 Persen

Adrian
By
Adrian
5 months ago
Share
5 Min Read
Foto : Presiden Prabowo Subianto menghadiri Indonesia Economic Outlook 2026 yang digelar di Auditorium Wisma Danantara Indonesia (Sumber : setkab.go.id)
Foto : Presiden Prabowo Subianto menghadiri Indonesia Economic Outlook 2026 yang digelar di Auditorium Wisma Danantara Indonesia (Sumber : setkab.go.id)
SHARE

Inversi Pemerintah Republik Indonesia secara resmi menetapkan arah kebijakan ekonomi tahun 2026 dengan optimisme tinggi terhadap akselerasi pertumbuhan nasional.

Contents
Apresiasi Kinerja Kabinet dan Penguatan Soliditas TimCapaian Makroekonomi dan Stimulus Sektor KonsumsiMetafora “Lepas Landas”: Target Pertumbuhan 5,4 hingga 5,6 PersenPeran Strategis Danantara dan Investasi Masa DepanSinergi Multisektoral dan Kehadiran Mitra InternasionalMomentum Penguatan Daya Saing

Dalam forum strategis Indonesia Economic Outlook 2026 yang diselenggarakan di Auditorium Wisma Danantara Indonesia, Jakarta, Jumat (13/2/2026), Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya konsolidasi internal dan sinergi lintas sektoral sebagai fondasi transformasi ekonomi.

Acara yang dihadiri oleh jajaran Menteri Kabinet Merah Putih, duta besar negara sahabat, serta para pakar ekonomi ini menjadi momentum bagi pemerintah untuk memaparkan capaian satu tahun pertama masa kepemimpinan sekaligus memitigasi tantangan global di masa depan.

Apresiasi Kinerja Kabinet dan Penguatan Soliditas Tim

Dalam pengantar pidatonya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi mendalam terhadap performa jajaran menteri dan tim teknis pemerintah.

Presiden menilai bahwa efektivitas kebijakan yang dirasakan masyarakat saat ini merupakan derivasi dari dedikasi putra-putri terbaik bangsa yang mengisi pos-pos strategis.

“Seluruh pencapaian yang kita raih merupakan hasil kerja keras kolektif dari tim yang saya pimpin. Saya melihat secara langsung dedikasi mereka; mereka sungguh merupakan putra-putri terbaik Indonesia yang bekerja demi kepentingan nasional,” tutur Presiden Prabowo.

Penegasan ini dipandang sebagai upaya penguatan stabilitas politik internal yang menjadi syarat mutlak bagi masuknya investasi asing dan kepercayaan pasar domestik.

Capaian Makroekonomi dan Stimulus Sektor Konsumsi

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, memaparkan data indikator ekonomi makro yang menunjukkan ketahanan nasional di tengah volatilitas pasar global. Pertumbuhan ekonomi Indonesia secara tahunan (year-on-year) tercatat tumbuh sebesar 5,11 persen.

Angka pertumbuhan ini ditopang secara dominan oleh konsumsi rumah tangga yang tumbuh solid pada angka 4,98 persen. Menko Airlangga menjelaskan bahwa performa konsumsi masyarakat dipengaruhi oleh tiga faktor utama:

Baca Juga :

Fakta-fakta Fat Cat, Gamer China yang Bunuh Diri Karena Cinta
Profil dan Biodata AKBP Buddy, Figur Ayah yang Jadi Panutan Keluarga
  • Stimulus Ekonomi Tepat Sasaran: Kebijakan bantuan sosial dan intensif fiskal yang berhasil menjaga daya beli.
  • Stabilitas Harga: Pengendalian inflasi pangan dan energi yang terjaga di level yang moderat.
  • Aktivitas Musiman: Peningkatan mobilitas dan belanja masyarakat selama periode libur Natal dan Tahun Baru.

Metafora “Lepas Landas”: Target Pertumbuhan 5,4 hingga 5,6 Persen

Menatap tahun berjalan, Pemerintah memproyeksikan target pertumbuhan ekonomi yang lebih ambisius. Menko Airlangga menyebutkan target moderat berada pada angka 5,4 persen, dengan potensi ekspansi mencapai 5,6 persen.

Airlangga menggunakan metafora penerbangan untuk menggambarkan kondisi ekonomi Indonesia saat ini. Ia menyebutkan bahwa Indonesia kini berada di landasan pacu yang tepat untuk melakukan “lepas landas” (take off) ekonomi dalam dua tahun mendatang.

“Kita pernah berada dalam posisi siap lepas landas pada tahun 1998, namun terhambat oleh krisis internasional. Saat ini, kondisi kita jauh lebih resilien. Mesin produksi nasional, belanja pemerintah, investasi sektor swasta, serta peran Badan Pengelola Investasi Danantara harus bergerak secara harmonis untuk mendorong momentum ini,” jelas Airlangga.

Peran Strategis Danantara dan Investasi Masa Depan

Pemerintah menyoroti pembentukan dan optimalisasi Badan Pengelola Investasi Danantara sebagai instrumen baru dalam memperkuat kapitalisasi pasar dan manajemen aset negara.

Danantara diharapkan menjadi penggerak (engine) investasi yang mampu mengonsolidasikan kekayaan negara untuk membiayai proyek strategis nasional tanpa bergantung sepenuhnya pada APBN.

Kehadiran lembaga ini dipandang sebagai langkah adaptif dalam menghadapi persaingan investasi di tingkat regional, khususnya dalam menarik modal pada sektor ekonomi hijau, digitalisasi, dan hilirisasi industri.

Sinergi Multisektoral dan Kehadiran Mitra Internasional

Kehadiran duta besar negara sahabat dalam forum ini juga mengindikasikan bahwa Indonesia sedang memperkuat diplomasi ekonominya. Pemerintah berupaya meyakinkan komunitas internasional bahwa iklim investasi di Indonesia tetap kondusif, transparan, dan berorientasi jangka panjang.

Akademisi dan ekonom yang hadir memberikan catatan mengenai pentingnya menjaga kualitas pertumbuhan. Pertumbuhan ekonomi yang tinggi harus disertai dengan penciptaan lapangan kerja berkualitas guna menurunkan angka pengangguran terbuka dan mempersempit gini rasio.

Momentum Penguatan Daya Saing

Kehadiran Presiden Prabowo dalam Indonesia Economic Outlook 2026 menegaskan bahwa arah kebijakan pemerintah pada 2026 akan sangat adaptif terhadap dinamika global namun tetap teguh pada prinsip kemandirian ekonomi.

Fokus pada penguatan konsumsi rumah tangga, akselerasi investasi melalui Danantara, dan perbaikan iklim usaha menjadi pilar utama dalam strategi lepas landas ini.

Pemerintah meyakini bahwa dengan koordinasi yang solid antara pembuat kebijakan dan pelaku usaha, target pertumbuhan 5,6 persen bukan sekadar angka statistik, melainkan representasi dari peningkatan kesejahteraan masyarakat secara nyata.

You Might Also Like

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo
Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!
Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia
Argentina Terlalu Tangguh untuk Swiss, Jadi Penyelamat Amerika Latin di Piala Dunia 2026
Inggris Tunjukkan Mental Juara, Singkirkan Norwegia dan Melaju ke Semifinal
TAGGED:PemerintahPersenPertumbuhanPertumbuhan EkonomiTarget
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Foto : Presiden Prabowo menyampaikan sambutan pada acara Indonesia Economic Outlook 2026 (Sumber : setkab.go.id) Presiden Prabowo Targetkan Kebangkitan Ekonomi dari Lapisan Akar Rumput
Next Article Foto : Program Makan Bergizi Gratis (MBG) (Sumber : bgn.go.id) SPPG Pejuang Pakem Perkuat Rantai Pasok Pangan Berbasis Potensi Lokal Sleman
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

Pat Gulipat Hasil Korupsi? Polri Geledah 12 Lokasi dari Kafe, Money Changer hingga Rumah Mewah

Lolos dari Selat Hormuz! Pertamina Jaga Pasokan 2 Juta Barel Minyak Bagi Ketahanan Energi RI

Korupsi Masuk Jantung Penegak Hukum, Polri Bongkar 3 Mega Kasus

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Internasional

Konflik AS-Iran Memanas, PBB Ingatkan Ancaman bagi Stabilitas Dunia

3 days ago
Internasional

Cuaca Ekstrem Melanda Korea Selatan, Pemerintah Tetapkan Siaga Gelombang Panas Level Peringatan

4 days ago
Pildun 2026Terkini

Mbappe Cs Tampil Super Attacking, Les Bleus Makin Difavoritkan Juara

4 days ago
Pildun 2026Terkini

Messi, Mbappe, Haaland atau Kane? Siapa yang Akan Raih Sepatu Emas Piala Dunia 2026

5 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index