By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Penganiayaan Anak AKBP Achiruddin Hasibuan dan Relasi antara Flexing dan Kekerasan
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Penganiayaan Anak AKBP Achiruddin Hasibuan dan Relasi antara Flexing dan Kekerasan

Terkini

Penganiayaan Anak AKBP Achiruddin Hasibuan dan Relasi antara Flexing dan Kekerasan

Natio
By
Natio
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Follow:
1 year ago
Share
5 Min Read
SHARE

Pelaku flexing biasanya ingin mendapatkan pengakuan dari publik ataupun pihak lain, bisa jadi juga untuk memperkuat pengakuannya. Tujuannya, dari pengakuannya itu pelaku bisa mendapatkan sesuatu yang lain, entah itu keuntungan, ketenaran, hingga proses peningkatan kepercayaan diri.

Lebih jauh lagi, relasi antara felxing dengan kekerasan memiliki hubungan yang sangat dekat. Apalagi sebuah studi yang diterbitkan jurnal Personality and Individual Differences menunjukkan bahwa seseorang yang gemar melakukan flexing, cenderung memiliki tingkat kecemasan sosial yang lebih tinggi.

Sementara dalam kajian psikologi klinis, flexing memiliki hubungan dengan rasa tidak aman (insecurity). Rasa tersebut menjadi dorongan memamerkan kelebihan dari orang-orang lain. Untuk itu, biasanya seseorang yang merasa tidak percaya diri, akan menunjukkan sesuatu yang dianggap berharga miliknya di hadapan orang-orang. Bahkan, sebuah penelitan menunjukkan, perilaku flexing justru membuat seseorang menjadi sulit bergaul dengan orang lain.

Studi yang lain juga menemukan bahwa seseorang yang sering melakukan flexing cenderung mengalami kesulitan dalam memempertahankan hubungan interpersonal yang sehat dan bahagia. Bahkan, Flexing bisa menjadi tanda gangguan mental seperti kecemasan, depresi dan gangguan kepribadian. Namun, perilaku flexing tersebut tidak selamanya menunjukkan masalah psikologis. Karena motivasi setiap orang berbeda-beda, atau bahkan hanya sekadar ingin mengapresiasi diri mereka sendiri atau orang yang mereka cintai.

Dari kajian tersebut flexing dan kekerasan fisik sebenarnya memiliki kaitan yang sangat erat jika flexing tersebut diindikasikan sebagai gangguan psikologis seseorang seperti kecemasan, depresi, dan gangguan kepribadian. Gangguan kecemasan, kekhawatiran jika dalam kondisi tertentu bisa menimbulkan perilaku yang emosional dan berakibat pada tindakan kekerasan pada orang lain.

–

Tulisan ini merupakan kiriman opini dari pembaca inversi.id. Bagi pembaca yang ingin mengirim tulisan ke inversi.id, silakan kirimkan tulisan melalui email: [email protected]. Segala isi tulisan merupakan tanggung jawab penulis.

Previous Page12

You Might Also Like

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo
Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!
Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia
Argentina Terlalu Tangguh untuk Swiss, Jadi Penyelamat Amerika Latin di Piala Dunia 2026
Inggris Tunjukkan Mental Juara, Singkirkan Norwegia dan Melaju ke Semifinal
Share This Article
Facebook Email Print
Share
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Follow:
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Previous Article 5 Rekomendasi Buah yang Bisa Sembuhkan Sariawan
Next Article 6 Daftar Bahan Alami yang Bisa Obati Ambeien
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

Pat Gulipat Hasil Korupsi? Polri Geledah 12 Lokasi dari Kafe, Money Changer hingga Rumah Mewah

Lolos dari Selat Hormuz! Pertamina Jaga Pasokan 2 Juta Barel Minyak Bagi Ketahanan Energi RI

Korupsi Masuk Jantung Penegak Hukum, Polri Bongkar 3 Mega Kasus

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Internasional

Konflik AS-Iran Memanas, PBB Ingatkan Ancaman bagi Stabilitas Dunia

3 days ago
Internasional

Cuaca Ekstrem Melanda Korea Selatan, Pemerintah Tetapkan Siaga Gelombang Panas Level Peringatan

4 days ago
Pildun 2026Terkini

Mbappe Cs Tampil Super Attacking, Les Bleus Makin Difavoritkan Juara

4 days ago
Pildun 2026Terkini

Messi, Mbappe, Haaland atau Kane? Siapa yang Akan Raih Sepatu Emas Piala Dunia 2026

5 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index